SYAIRA

SYAIRA
Bab 25- Adelia!!


__ADS_3

"Tidak ada yang tidak mungkin, di dunia ini" Ucap Adelia dengan senyuman di wajah nya.


Gadis itu langsung melangkahkan kakinya untuk mendekati Adik dan Orang Tua nya. Sebenarnya dia merasa sebal dengan penyambutan seperti ini.


Bagai mana dia tidak merasa sebal. Adelia baru saja sampai di rumah ini. Tapi Ia sudah di sambut dengan rengekan adik nya, yang sangat kencang itu.


Adik nya ternyata masih sama seperti dulu. Badanya memang berkembang tapi otak nya?. Ohh yatuhan.


Kalau saja waktu itu Bara tidak memberitahunya, kabar itu. Adelia tidak mungkin kembali ke negara ini. Jika dia kembali, orang tuanya pasti akan, menyuruhnya untuk cepat menikah. Adelia harus menghindari hal itu.


"Ada apa?. Apa kalian melihat hantu?" Tanya Adelia dengan nada bergurau.


Indra dan Tiara langsung tersenyum, saat melihat Putri pertama nya yang sudah kembali dari London. Mereka sangat merindukan Adelia.


Sedangkan Syaira. Wanita itu langsung menghapus air mata nya, dan dia tersenyum saat melihat kakak yang sangat dia rindukan sudah berada di hadapan nya.


"Kakak" Ucap Syaira. Ia langsung memeluk kakak nya. Wanita itu tersenyum, seakan lupa akan masalah nya tadi.


Indra dan Tiara hanya menatap kedua Putri nya yang sedang berpelukan dengan senyuman di wajah nya. Wanktu cepat sekali berlalu, Putri yang dulu mereka gendong dan timang, sekarang sudah menjadi Wanita dewasa yang sangat cantik.


"Iyuu... Menjauh satu meter" Kata Adelia. Ia sedikit mendorong Adik nya uduk menjauh dari nya.


"Adelia.." Kata Indra. Ia sedikit menegur perilaku Putri pertamanya.


"Yaa.. Baiklah kemari" Ucap Adelia. Ia langsung merentangkan tangan dan menyuruh adik nya untuk memeluk nya lagi.


Syaira langsung memeluk kakak nya lagi. Ia sedikit melompat-lompat, karana sangking senang nya. Adelia sebenarnya merasa kesal dengan tingkah Adik nya, tapi dia tidak bisa melakukan apa-apa. Karana Abi dan Ummi nya sedang menatap mereka.


****


"Brian.." Pangil seorang Gadis. Membuat pemilik nama langsung menengok ke belakang.

__ADS_1


"Lo udah dateng ternyata" Kata Brian. Ia sengaja menyuruh Killa untuk datang ke kantor Firman. Karana Brian ingin menunjukan sesuatu.


"Kenapa?. Brian kangen ya sama Killa" Kata Killa. Ia mencoba mengoda Brian.


Brian merasa malas, meladeni tingkah Killa. Kalau Brian bilang tidak, Gadis ini tidak akan percaya juga. Biarlah Killa sesuka hati berfikir hal yang tidak masuk akal itu.


"Gue nyuruh lo kesini, karana. Gue ingin nunjukin kedaan Abang lo" Kata Brian.


Brian langsung mengajak Killa untuk pergi ke kantor Firaman. Killa hanya mengikuti langkah kaki Brian, dengan wajah binggung nya.


"Bodoh... Apa kamu tidak bisa melakukan perkerjaan ini huh?, jika iya kamu bisa pergi dari kantor saya" Firman berteriak kencang karana sekertaris nya tidak bisa menyelesaikan tugas nya dengan benar.


Langkah kaki Brian dan Killa seketika berhenti saat mendegar teriakan Firman. Dapat Killa lihat dari sela-sela pintu yang tidak tertutup, kalau penampilan kakaknya saat ini sangat kacau.


Ada apa dengan kakak nya?. Firaman tidak pernah seperti ini sebelumnya nya, penampilan adalah no satu bagi kakak nya. Dan buruk apapun perkerjaan bawahanya Firaman tidak pernah berteriak seperti itu sebelum nya.


"Lo lihat itu" Ucap Brian. Membuat Killa langsung menatap Brian dengan wajah binggung.


Killa semakin binggung. Sebenarnya apa yang terjadi. Istri, Suaminya?. Apa yang Brian maksud?.


Brian langsung menarik paksa Killa untuk pergi dari sana. Ia semakin kesal melihat Gadis di depan nya masih saja tidak sadar, akan kesalahan yang dia perbuat.


"Apa lo bodoh?. Syaira sudah pergi sekarang, dan Abang Lo jadi berantakan kaya gitu" Kata Brian dengan wajah kesal nya.


"Bukankan ini keinginan Bang Firaman?. Killa hanya membantu nya" Ucap Killa. Membuat Brian smirk.


"Gue udah pernah bilang kan, kalau kakak lo itu. Cinta sama Istrinya, tapi lo gak percaya. Dan lo bisa liat sekarang, dari tadi lagi Firman hanya marah-marah seperti kehilangan jati diri nya" Kata Brian.


Killa langsung terdiam, saat Brian mengatakan itu. Apa benar kakak nya mencintai Istri nya?. Logika Killa terus menolak tapi, kenyataan di depan nya menunjukan kebenaran nya.


Jik benar apa yang Brian katakan tadi. Berarti Killa sudah membuat kesalahan besar, dia salah membuat tidakan. Oh yatuhan, apa yang Killa harus lakukan?. Untuk memperbaiki semunya.

__ADS_1


****


"Berhenti menangis Syaira" Kata Adelia dengan kesal.


Baru saja tadi di depan Adik nya tersenyum bahagia saat melihat diri nya. Tapi sekarang Adik nya sudah membuat kepala Adelia pusing lagi.


Dan ada apa dengan orang tua nya. Adelia dan Syaira sudah dewasa, tapi tetap saja mereka harus berbagi kamar seperti dulu. Kamar ini tidak berubah sama sekali, Hello Kitty, Hello Kitty. OMG.


Hiks.... Hiks.... Kakak.....


Lihat Adik nya sekarang. Setelah mereka berdua masuk ke kamar, dengan air mata yang sangat menyebalkan itu. Syaira langsung menceritakan kisah dirinya dan Suaminya yang sangat menjikan.


"Bediri sekarang juga. Kita akan pergi ke rumah Lo. Gue pingin liat, saat Bajinga* itu, Kalau Lo Adik nya Adelia. Apa dia masih berani bersikap kaya gitu" Ucap Adelia.


Dia harus membuat perhitungan dengan bajinga* itu. Berani sekali dia bersikap seperti itu terhadap Adik nya.


Muhammad Firaman, hanya kakak nya saja yang boleh membuat Syaira menangis seperti ini. Orang lain tidak boleh.


-------------------------------------------------


**Jika Kamu Senang Membaca Cerita Ini**


**Jangan Lupa Untuk**


Like


Komentar


Dan Juga Vote


Kritik dan Saran Author Terima

__ADS_1


**Jangan Lupa Juga Untuk Join Ke Grup Agar Kita Semakin Dekat.. Terima Kasih**


__ADS_2