
ASSALAMUALAKUN...... MAS FIRMAN.........
ASSALAMUALAKUN...... MAS FIRMAN.........
Firman yang sedang terlelap sedikit terbangun karana mendengar terika itu, Ia memijit kepala nya yang tersa sedikit sakit. Laki-laki itu sangat lelah sampai-sampai lupa Shalat Subuh.
ASSALAMUALAKUN...... MAS FIRMAN.........
Apa-apaan ini apa Firman masih bermimpi?. Kenapa suara teriakan Istri Manja nya semakin keras saja. Dan kenapa mimpi ini sangat jelas?.
Firman seketika langsung membuka matanya. Tidak ini bukan mimpi, ini memang suara Istri Manja nya. Sadar kalau ini bukan mimpi Firman langsung bergegas, untuk melihat Istri Manja nya.
Firman tidak tahu harus merasa senang atau sedih saat mendengar suara Istri Manja nya. Yang dia tahu sekarang, dia harus melihat wajah Istri Manja nya.
"Syaira.." Saat kakinya sedang menuruni tangga. Mata Firman melihat wajah yang sangat dia rindukan.
Saat Wanita itu tersenyum, hati Firman manjadi tenang. Tampa sadar Laki-laki itu membalas senyuman Syaira.
Adelia terus menperhatikan Syaira dan Firaman. Untuk pertama kali nya Adelia melihat senyuman Firman seperti itu, Firman tidak pernah memperlihatkan senyuman seperti itu, bahakan walau sedang bersama kekasih nya. Apa Firman sudah mencintai adiknya?.
"Good morning" Ucap Adelia. Membuat Firaman dan Syaira langsung menatap Adelia.
Adelia?. Firman terkejut saat melihat Adelia di sini, Ia sekilas melihat wajah bahagia Istri Manja nya, saat melihat Adelia. Apa Istrinya mengenal Adelia?.
"Kakak. Ini Mas Firman" Ucap Syaira dengan senyuman di wajah nya. Ia langsung mendekati kakak nya dan memeluk tangan Adelia.
Kakak?. Apa Adelia kakak perempuan Syaira, yang selalu Istri Manja nya ceritakan itu?. Habis lah Firman apa rahasia nya akan terbongkar sekarang.
Sedangkan Adelia langsung tersenyum saat melihat wajah Firman. Sepetinya Laki-laki itu menghawatirkan sesuatu, apa dia sedang takut?. Huh, Adelia tidak peduli dengan Bajinga* itu. Karana ini hanya awal bagi Adelia.
Cepet atau lambat Firman harus bertindak tegas. Entah dia mencintai Adiknya atau tidak, Laki-laki itu harus memberi keputusan untuk Adiknya, tampa menghina atau merendahkan Adik nya. Tidak sia-sia Adelia lagi langsung ke mari, ini tontonan yang sagat mengasyikan.
**
15 menit yang lalu...
"Apa kamu punya kunci nya" Adelia bertanya kepada Adik nya. Adelia menengok ke kiri dan ke kanan untuk mencari menjaga. Tapi Ia tidak menemukan nya.
__ADS_1
*Shit,,, Apa-apaan ini?. Apa Firman tidak memikirkan keselamatan Syaira. Kenapa Laki-laki itu seperti, tidak memperdulikan Istrinya*.
Tadi. Pagi-pagi sekali Adelia langsung menbawa Syaira pulang, ke rumah Suaminya. Rumah ini cukup besar dan mewah, tapi Adelia tidak melihat satpam yang menjaga rumah ini. Karana itu Adelia merasa kesal sekarang.
"Ada Kak.. Waktu itu Mas Firman memberikan kunci cadangan rumah ini" Ucap Syaira.
Adelia menganguk. Syukurlah adiknya menbawa kunci rumah ini, kalau tidak mungkin Adelia sudah menghancurkan pintu ini.
"Baiklah.. Coba kamu buka sekarang" Kata Adelia. Syaira menganguk, Ia pun langsung mengambil kunci rumah, di dalam tas nya.
Syaira dan Adelia melangkah masuk ke rumah mewah itu. Adelia menatap ke kiri dan ke kanan, dia pikir rumah ini tidak ada isi nya. Tapi untung lah Adik Ipar nya masih punya otak.
"Pasti Mas Firman masih tidur di kamar, Syaira akan membangunkan nya" Ucap Syaira. Ia ingin pergi ke kamar, untuk membangunkan Suaminya.
"Berhenti!!" Kata Adelia. Membuat Syaira langsung menghentikan langkah nya, Syaira menengok ke belakang dengan wajah binggung nya.
"Teriak sekarang. Pangil Suami kamu dari sini" Kata Adelia menyuruh Syaira untuk memangil Suaminya.
"Ta—pi kak.."
"Teriak sekarang" Kata Adelia. Membuat Syaira tidak punya pilihan lain. Ia pun langsung berteriak.
"Syaira.."
Syaira langsung tersenyum. Ia sangat merindukan suara itu. Syaira sangat bahagia sekarang, karana dia bisa melihat wajah Suaminya nya lagi. Wanita itu Syukurlah Karana Suaminya tersenyum saat melihat dirinya, tadi dia pikir Suaminya akan marah dan mengusir nya. Tapi untungnya tidak.
**
"Syaira tunjukan di mana dapur. Aku tidak sempat sarapan tadi" Ucap Adelia. Membuat Syaira langsung menatap Suaminya, Firman sedikit mengangukan kepalanya.
"Baik kakak.." Ucap Syaira. Ia pun langsung mengajak Kakak nya untuk pergi ke dapur.
"Oh yaa" Kata Adelia. Membuat langkah Syaira berhenti.
"Jangan lupa suruh Suami mu untuk membawa koper-koper itu" Kata Adelia lagi. Syaira sedikit terkejut mendengar kata-kata kakak nya, Ia pun menatap Suaminya dengan wajah bersalah.
"Tidak apa-apa. Aku akan membawanya" Kata Firman. Mambuat Syaira semakin menunjukan wajah bersalah nya.
Firman sedikit tersenyum melihat wajah Istri Manja nya seperti itu. Ia pun langsung menbawa koper-koper itu ke atas. Kenapa Istri Manja nya membawa barang sebanyak ini?. Ini sangat berat.
__ADS_1
****
"Ada apa?" Kata Firman. Ia merasa sebal karana sahabatnya lagi-lagi mengangu nya. Tadi dia ingin menyusul Istri Manja nya ke bawah setelah mandi, tapi niat nya terhenti karana Brian menelpon nya.
"Lo kerja kan?. Gue jemput ya" Ucap Brian di seberang sana. Untung saja Firman sudah terbisa menghadapi sahabatnya seperti ini.
"Kayanya Gue tidak kerja hari ini" Kata Firman. Ya, sebaiknya Firman tidak pergi berkerja hari ini karana Istri Manja nya baru saja pulang.
"Why?" Tanya Brain. Firman mengehela napas, dia harus sabar. Karana kalau dia tidak menjawab, Laki-laki ini akan semakin mengangu nya.
"Syaira dan Kakak sedang ada di bawah sekarang" Kata Firman menjawab pertanyaan Brian.
"Wahh.. Baguslah Istri lo udah pulang, by the way. Apa kakaknya cantik seperti seperti Adiknya?, kalau iya.Semoga saja melakukan nya tidak seperti Istri lo" Kat Brian dengan nada bencana.
"Dia Adelia" Kata Firman. Membuat Brian terkejut di seberang sana.
"What?. Lo serius kan, Adelia. Gue emang berjodoh sama itu cewek, gue kerumah lo sekarang. Doain semoga Gue jadi kakak Ipar lo" Kata Brian. Laki-laki itu pun langsung mematikan pangilan begitu saja.
Kakak Ipar?. Sehabatnya selalu berhayal teralalu tinggi. Brian memang waktu di London sangat suka dengan Adelia, tapi sayang nya Adelia tidak pernah memperdulikan Brian. Karana Adelia dulu adalah kekasih nya Bara.
Hubungan Bara dan Adelia berakhir karana, Kekasih Firman yang bernama Jessica menghianati perasabatan nya dengan Adelia. Dan itu juga awal mula permusuha antara Firman dan Bara terjadi.
Bara bilang bahwa waktu itu, dia di jebak oleh Jessica. Tapi Firman tidak peduli itu. Karana Firman sangat mempercayai kekasih nya.
-------------------------------------------------
**Jika Kamu Senang Membaca Cerita Ini**
**Jangan Lupa Untuk**
Like
Komentar
Dan Juga Vote
Kritik dan Saran Author Terima
**Jangan Lupa Juga Untuk Join Ke Grup Dan Follow Author Agar Kita Semakin Dekat.. Terima Kasih**
__ADS_1