
Pelelangan masih berlanjut, meskipun saat ini Barang terakhir, tapi persiapan untuk mengeluarkan Barang terakhir ini sangat lama Sekitar setengah Jam lebih! Hanza bertanya-tanya di dalam Hati. Memang apa sih Barang terakhir ini?. Ternyata bukan Hanza saja yang penasaran tapi seluruh Peserta juga sangat penasaran.
"Uhuk Uhuk.... Maaf Hadirin semuanya, karena ada kendala saat mau mengeluarkan Barang Terakhir, jadinya butuh waktu agak lama untuk menyiapkan Barang terakhir dari peleangan ini. Baiklah tampa basa-basi! Barang yang akan di tampilkan terakhir dari Lelang ini adalah suatu yang akan membuat Hadirin semuanya akan membeli dengan apapun itu." Ucap Host sambil menunggu Wanita pembawa Troli tapi ternyata yang membawa Troli bukan Wanita melainkan para Penjaga dengan aura Batin yang sangat kuat/Tenaga Dalam.
"Pelelangan Tian Long kami sangat mempentingkan Penjagaan Barang terakhir ini dan untuk keselamatan barangnya juga." Ucap Host terus perlahan-lahan membuka Kain penutup yang berwarna Merah, bukan warna Hitam.
"Ini lah para Hadirin Semua! barang terakhir adalah Pill Abadi!." Saat Host ini membuka kain penutup Troli, langsung saja, di atas troli itu ada barang yang akan membuat Peserta Leang sangat terkejut.
"Pill Abadi! Yaaaa... apunnn....! benarkah itu!?." Ucap Orang acak sambil berdiri.
"Tidak salah lagi! itu adalah Pill Abadi!." Ucap Orang acak juga sbil berdiri.
"Hohoho...akhirnya barang itu muncul juga." Ucap Pria Tua dengan Jenggot panjang berwarna putih.
"Tuan, apa Tuan mau membeli Pil itu?." Tanya Seseorang yang berada di samping Pria Tua itu.
"Hohohoho.... Benar, aku ingin Pill itu." Jawab Pria Tua.
Di tempat Nadia.
"Sial! sungguh aku Sial hari ini!, kalau aku tau kalau Pill ini akan muncul di pelelangan aku akan membawa seluruh Uang ku untuk membelinya! Sigh Sial!." Umpat Nadia yang sudah kesal dari saat menawar Giok dan munculnya Barang yang takterduga itu.
DItempat Hanza.
"Pill Abadi? bukankah itu Pill buatan Orang Cina? dikatankan Bahwa Pill ini bisa menambahkan Umur 300 Tahun. Bukankah itu masa Hidup yang panjang?." Guman Hanza sambil melihat Pill yang berada di wadah kotak dengan ornamen Naga melilit Kotak itu.
Tidak Umum lagi tentang Manusia yang bisa hidup 100 Tahun lamanya, bahkan ada yang umurnya menembus 200 Tahun. Siapa lagi kalau bukan Pembudidaya Tenaga Dalam, biasanya para pembudidaya akan sangat tertutup dari dunia Luar juga ada alasan khusus kalau para pembudidaya keluar dari tempat persembunyian nya, yaitu. Turnamen Beladiri Antar Dunia/Turnamen Beladiri Kuno..
Turnamen Beladiri Kuno bukan sembarangan Turnamen Beladiri saja, bahkan yang bisa ikut cuman orang-orang dengan latar belakang yang sangat mengerikan/Pembudidaya tingkat tertentu. Turnamen Beladiri ini biasanya di adakan di Pulau tak berpenghuni sepeti Pulau yang ada di Indonesia, karena Indonesia indentik dengan Kepulaunya. Sudah sangat sering Turnamen Beladiri Kuno di adakan di Indonesia.
Para Master Pembudidaya akan keluar setiap 1 Tahun sekali, biasanya mereka akan menguji Kesaktian masing-masing lawan tanding dan megoreksi kekuatan diri sendiri, apa masih lemah atau sudah kuat, kurang ini, apa kurang itu. Pokok nya Turnamen Senibeladiri Kuno ini di khusus kan hanya untuk Menguji kekuatan setelah mereka mengurung diri selama satu tahun itu.
Dan Keberadaan Pill Abadi ini akan sangat menguntungkan Bagi para Pembudidaya Yang sudah Sepuh, mereka akan memiliki Umur lebih ketika Meminum Pill Abadi itu. Sayang seribu sayang, Orang Tua yang bersembunyi/menyamarkan diri di Pelelangan Tian Long ini akan menghela nafas berat, karena Hanza tertarik dengan Pill Abadi itu.
"Aku ingin Pill itu, mungkin nanti Untuk Istri Masa depanku, bagaimana aku nanti bisa memiliki Istri yang umurnya hanya sebatas 100 Tahun? bukankah melihat Orang yang kita sayangi Mati di depan mata Sendiri itu sangat menyakitkan?." Batin Hanza sambil memikirkan seseorang.
"Baiklah, Harga Awal Pill Abadi ini Adalah 20T Dengan keniakan Harga 10T!." Host itu langsung membuka Harga pertama dengan mahalnya.
"Nomer 45, 30T." Ucap Santai Orang Berperawakan Seram.
"Nomer 78, 40T." Tak kalah juga, orang Tua nomer 78 ini menawar dengan santainya.
"Hohohoho.... Prai Tua ini ingin Pill itu Nomer 123, 60T." Orang Tua ini menawar sangat Banyak.
__ADS_1
"Nomer 67, 70T." Pokoknya Yang menyamar dari Pertama Lelang langsung memawar dengan gila-gilaan.
"Ya Sepatula! apa-apaan dengan orang2 ini!?." Ucap Orang acak terkejut ketika para Pembudidaya menawar dengan Uang yang sangat Gila.
"Ya Sepongbob! Bagimana Bisa ada orang yang sngat Kaya di kursi Belakang!?." Ucap orang acak yang juga terkejut.
"Kerang Ajaib, apakah aku sedang bermimpi?." Tanya Orang Acak.
Buk!*
"Bangs*d kenapa kau memukulku!?."
"Membangunkan mu dari kenyataan yang pahit ini." Balas orang yang memukul tadi.
"Hikss... Brooo~"
"Huaaaa... Bro!."
Akhirnu Dua Orang itu berpelukan.
Author: —_—
Dahlah lanjut.
"Hufffff... saat nya menawar, Nomer 10. 450T." Hanza langsung menawar dengan harga berkali-kali lipat.
Para Peserta pun jadi heboh saat Hanza mengikuti Lelang Barang terakhir.
"Fikkssss... Shultan Sungguhan Orang Nomer 10 itu." Ucap Orang Acak
"Makk! kula isa delok wong sugeh tenan! dongakno aku makkkk! ben isi sugeh koyok wong Kuwi!" Teriak Wong Acak.
"Ck ck ck.... lebih baik beli makanan saja ketimbang buat barang begituan." Ucap Orang Acak.
"Loh Bodoh ya bro? jelas-jelas itu Barang bisa buat idup lo panjang, dengan hidup yang panjang itu bukankah malah mendapat Kan lagi Uang yang banyak, bahkan akan lebih Banyak dari pengeluaran nya saat ini." Orang acak membantah Orang acak disampingnya.
"Owhhhh... betul juga yahh.." Balas Orang acak ini.
Ditempat Duduk lain.
"Sial! berapa sih Uang Bocah itu!?." Umpat Kakek Tua.
"Ck, kalau begini bisa apa gua? Hahhhh... Selamat tinggal Umur Panjangku." Kakek Tua lainya juga menghela nafas kecewa.
__ADS_1
"Hohohoho.... Kayaknya aku tidak bisa mendapatkannya." Ucap Kakek Tua berjenggot putih panjang.
Di Atas panggung.
"Apa kah para Hadirin sekalian masih ada yang menawar lagi?." Host ini bertanya ke Para Peserta lelang dan dijawab gelengan Kepala.
"Baiklah, Barang ini sudah didapat Tuan Nomer 10! jadi untuk Pelelangan nya sudah berakhir. Saya sebagai pembawa Acara kali ini sangat-sangat berterimaksih kepada para Hadirin Sekalian karena sudah membeli Barang yang ada di Pelelangan Tian Long Kami, kalau begitu Saya undur diri dulu." Host itu Bla Bla Bla...
"Tuan Silakan ikut saya, untuk mengambil Barang Tuan, serta pembayaran nya." Tiba-tiba muncul seroang Wanita di depan Hanza dan ingin memandu Hanza untuk mengambil Barang yang sudah Hanza beli Tadi.
"Baiklah, pimpin Jalanya." Balas Hanza dan berdiri dari Kursi.
"Mari Tuan." Ucap Wanita ini menuntun Hanza ke arah dalam sebuah Ruangan.
Sesampainya di dalam Ruangan.
"Ini semua Brang yang sudah Tuan Tawar." Ucap Wanita lain nya yang ada di kursi sekarang.
"Jadi Total dari semua Barang yang Tuan beli sekitar 503T, apa mau Debit atau Tunai?." Tanya Wanita ini.
"Debit saja." Balas Hanza dan mengeluarkan Kartu berwarna Hitam kemerahan, serta ada garis berwarna Emas.
"Yaam pun! bukankah kartu itu hanya ada Satu di Dunia?! Owhh My God! sungguh beruntung sekaki aku." Batin si Wanita yang duduk di Kursi.
"Mbak? ini Kartunya." Ucap Hanza yang dari tadi sudah mau memberikan Karu miliknya untuk membayar Barang yang sudah Hanza beli tadi, tapi malah di Kacangin ama Mbak yang didepanya.
"A-Maaf Tuan." Ucap Wanita ini berdiri dan membungkukkan Badanya, setelah itu trangsanksi sudah selesai.
"Tuan ini." Wanita ini memberikan Kartu Hanza kembali dan ada tambahan Kartu lagi.
"Apa ini?." Hanza bertanya.
"Itu kartu Member khusu dari Pelelangan Tian Long dan juga perkenalkan nama saya Yin Yue, pemilik Pelelangan Tian Long ini." Wanita yang bernama Yin Yue ini mengulurkan Tangannya, tanda kalau dia ingin berkenalan dengan Hanza.
"Owhhh... Perkenalkan juga, namaku Hanza, Hanza Pratama." Hanza menjabat Tangan Yin Yue dan juga mengenalkan diri.
Yue langsung bergidik ngeri saat mendengar Marga Hanza.
"Tidak boleh disinggung! Tidak Boleh disinggung!." Batin Yue ketakutan.
"Aku akan membawa Barangku." Ucap Hanza dan membawa koper yang ada di meja nya Yue.
"Ahhhh... mari Tuan Hanza, saya akan mengantar anda sampai luar." Yue langsung bersikap sanhat sopan kepada Hanza.
__ADS_1