System Kekayaan!

System Kekayaan!
Jalan-Jalan/Liburan


__ADS_3

Persiapan para wanita sungguh sangat Lama Hanza sendiri sudah dibuat pusing dengan para wanita itu apalagi ia sudah menunggu di garasi selama satu jam lebih, ia menyuruh membawa barang yang penting-penting saja, tapi kebutuhan wanita tidak bisa dimengerti laki-laki.


Hanza hanya bisa pasrah dan menunggu sampai mereka selesai mengkemasi brang untuk kepantai nanti. Sambil menunggu mereka Hanza sekalli-kali mengecek apa senjatanya sudah di buat apa belum sesaat melihat durasi dari waktu pembuatan tinggal beberapa menit lagi, dari bentuk Basokanya sendiri pertama kali Hanza liat sudah kelihatan keren.


Apa lagi kalau sudah dicoba nantinya, malah lebih keren atau tidak. Hanza membuka menu Profil miliknya yang sudah sangat lama ia tidak lihat, dan perkembangan diri nya sendiri sudah lumayan bagus, tapi ada sesuatu hal di menu Quest, sebuah tanda seru ditampilkan disana tapi Hikari tidak pernah bilang kalau ada Misi.


"Hikari kenapa kamu tidak memberi tahuku kalau ada Misi?." Tanya Hanza kebingungan, karena Misi itu sudah ada sejak sebulan yang lalu.


[Hmmmmm.... itu karena Hikari sedang malas saja.]


"Bagaimana kamu bisa malas? tubuhpun tidak punya kan?." Hanza semakin dibuat aneh oleh Hikari.


[Nt]


"Hahhhhh.... bisa-bisa nya kamu mempunyai sifat seperti itu, tapi Misi yang tercantum sebulan yang lalu disuruh ngapain?." Ucap Hanza sambil memencet tombol seru ditulisan Quest dan disana ada sebuah misi.


[Bunuh Pembunuh berantai yang meresahkan Negara xxxx.


Hadiah: 1 Triliun Rupiah.]


"Cuman membunuh orang? hadiahnya juga lumayan, apa aku selesaikan saja misi ini. . . tapi kan aku mau jalan-jalan bersama Harem ku, ahhhh bodo amatlah pikirkan saja nanti, dan nikmati hari santai ini." Ucap Hanza menyelakan mesin Upper MVP.


Hanza Mendapat Mobil itu dari sebuah Perusahaan yang mana ia mengajukan kerjasama atas Game yang Hanza buat, dan ia dihadiahi Mobil Upper MVP. Yaaaaa. . . meskipun dipikiran Hanza Mobil yang mereka berikan jarang ia pakai tapi disaat mendadak ingin liburan dengan keluarga begini untung saja ada Mobil berkapasitas penumpang 7 orang yang mereka berikan.


Jadinya Hanza tinggal pakai saja dan tidak usah membeli Mobil lainya, repot kalau harus kesana kemari ujung-ujung nya hanya dibuat untuk ini itu.


[Tuan ada Misi baru!]


"Hehhhhhh kata mu tadi sedang tidak mau memberi tau ku kalau ada misi." Ucap Hanza penasaran dengan Sifat Hikari, apa ia kesambet sesuatu? entalah.


[Eissttttt.... Misi yang akan Hikari berikan akan membuat Tuan senang.]


"Tidak usah basa-basi lagi, cepat kasih tau apa misi itu." Ucap Hanza to the poin.


[Baiklah, misi ini mengharuskan Tuan untuk menggunakan Dagger Tuan.]

__ADS_1


"Serius? Misi sulit kah?." Tanya Hanza karena kalau ia menggunakan Dagger yang kekutan Dagger itu sendiri sangat besar jadinya Misi yang Hikari berikan pasti sulit.


[Owhhhhh tenang saja Tuan, Misi ini tidak akan sesulit perkiraan Tuan. Tuan hanya perlu menggunakan Dagger untuk membunuh Monster Dimensi yang akan datang nantinya.]


"Kan aku memang mau membunuh Monster itu." Ucap Hanza yang susah agak tidak tertarik dengan Misi yang akan Hikari berikan.


[Bukan Monster nya yang akan membuat Tuan Senang]


"Terus? Hadiahnya. . . betul?." Tanya Hanza.


[Yapppp. . . Hadiah dari membunuh Monster Dimensi berupa Peningkatan satu Ranah Setelah Tingkat Kuno.]


"Serius, gk tipu-tipu?." Tanya Hanza memastikan.


[Kapan Hikari berbohong?]


"Hahahaha. . . kalau begitu aku tidak sabar untuk membunuh Monster itu, owhhhh iya beberapa presentase kemenangan ku nanti saat melawan Monster itu." Tanya Hanza ia memastikan dulu seberapa kemungkinan ia akan menang melawam Monster yang belum pernah ia lihat.


[40%]


Kenapa Hanza malah senang ketika persentase kemenanganya dibawah 50%? karena Hanza ingin menambah pengalaman tempur, selama Hanza mendapatkan kekuatan ia belum pernah menggunakan kekuatan nya sampai 100% jadinya Monster yang akan Hanza lawan bisa membantu pengalaman Hanza dalam pertempuran nantinya.


Sungguh ironis bukan? mempunyai kekuatan besar tapi tidak mempunya pengalaman, itupun sudah sama saja bisa diartikan, Bayi Naga yang belum pernah mengigit sekuat tenaga.


Author: Nahhhh kalau sudah muncullanya Monster Dimensi, berarti Jalan cerita sudah memasuki Alur pertarungan/Action. Di tunggu saja kelanjutan jalan Ceritanya, Sekian.


Akhirnya para Wanita sudah mengemas barang mereka dan memasukkan kebagasi belakang, saat Hanza melihat mereka berenam yang hanya membawa barang-barang biasa?.


"Apa kalian hanya membawa barang itu setelah satu jam lamanya?." Hanza bertanya saat sudah masuk mobil.


Mereka ber enam saling pandang dan tersenyum penuh rahasia.


"Betullll!!." Balas mereka bersamaan.


"Hahhhhh.... terserah kalian, aku disana nanti hanya akan berjemur." Ucap Hanza menjalankan Mobil.

__ADS_1


Sekali lagi keenam Perempuan itu saling pandang dan memberi sebuah kode entah apa itu, karena Hanza tidak terlalu mengerti tentang Wanitanya. Kalau soal kedua Adiknya. . . Hanza pun juga tidak tau bagaimana muka aslimereka, tohhhhh kalau memang hanya untuk itu itu saja sudah akan Hanza maklumi tapi kalau mereka melewati batas. . . Hukumanlah yang akan menanti Mereka berenam.


Dalam perjalanan semua berjalan dengan lancar, dan mereka membutuhkan waktu dua Jam untuk sampai ke Pantai yang mereka inginkan. Hanza sendiri terus diam dan tidak banyak berbicara ketika di dalam Mobil itu yang sudah di buat tempat karaoke para Wanita. Ingin rasanya Hanza mengeluarkan mereka berenam karena saat mereka bernyanyi Hanza harus menahan kebisingan dari suara tidak enak di dengar itu.


Bukanya malah membuat suara yang enak didengar tapi mereka malah kayak sedang tawuran saja, apalah daya Hanza yang memang malas untuk mendisiplinkan Wanita nya kalau pun ia sudah tidak malas lagi mungkin ia akan menampar bokong masing-masing dari Wanitanya dan kedua Adiknya.


Dalam dua Jam Hanza harus mengalami penyiksaan yang tiada hentinya, dan akhirnya mereka sampai di Pantai tak berpenghuni atau bisa disebut belum dikelola. Jalan dari Pantai itu sendiri sangat sulit untuk dicapai apalagi menggunakan kendaraan roda Empat, tapi siapa Hanza kalau ia tidak bisa melewati Hal-hal sepele seperti itu.


Tinggal buat Jalan dari Energy dalam dan masalah beres:v


Memakirkan Mobil agak maju ke pinggiran Pantai, Hanza turun dari mobil setelah mematikan Mesin Mobil nya dan disusul para Wanita yang sudah memakai bikini. Memang mereka sudah memakai bikini itu dari rumah jadi mereka tinggal melepas pakaian yang dikenakan dan beres.


Hanza meletakkan tempat santai Lipat yang biasanya di pakai untuk berjemur taklupa payung untuk menutupi sebagian tubuh juga Hanza pasang, meja Lipat sudah ada di sana bersaam saat memasang payung tadi.


Para Wanita sudah bersenang-senang bermain air dipinggiran Pantai sana, Hanza hanya memantau dari belakang sambil meminum Air Kelapa muda yang ia petik tadi langsung dari pohonya, sungguh menyegarkan Tenggorokan Hanza saat Air kelapa itu mengalir deras kedalam perut.


"Heyyyyyy Lina, Luna jangan main terlalu jauh!!." Teriak Hanza memperingati mereka berdua yang berenang menjauh dari pinggiran Pantai.


"Yaaaaa!!." Jawab merek berdua.


"Kalian yang dewasa jaga anak-anak!!." Teriak Hanza sekali lagi.


"Tenang saja sayang!!!." Jawab mereka berempat.


Entah kenapa tiba-tiba saja Angel sudah sangat akrap dengan ketiga wanita itu, yaaaa itupun bagus untuk Angel kalau Hanza tidak ada mereka bertiga bisa menemaninya dia.


Saat enak-enak Hanza bersantai sebuah benda bergerak sangat cepat terdeteksi Oleh Aura Hanza dalam radius 1Km, Hanza memposisikan tubuhnya berduduk dan menunjuk ke arah benda cepat itu yaitu kearah Laut, Energy dalam terkumpul di ujung jari telunjuk Hanza.


*Swossssss*


Lesatan Energy dalam melesat dengan cepat yang tidak disadari oleh para Wanita, saat Energy itu masuk ke air laut dan mengenai sasaran Hanza langsung menggegam/mengepalkan tangan yang langsung di tarik kebelakang.


Tempat sesuatu yang melesat dengan cepat tadi langsung terlihat kalau sebenaynya itu adalah Ikan Tuna yang sangat besar, panjang nya 6 Meter lebih dengan lebar tubuh 1 Meter. Sungguh Ikan Monster, untung saja Hanza menangkapnya.


Saat Hanza manangkap Tuna itu, ia kepikiran untuk membuat Ikan Bakar, akan sangat bagus ketika Ikan itu langsung dari laut, dagingnya sudah segar dan masih ada keuntungan lainya dalam aspek tertentu.

__ADS_1


Author: Ok sampai disini aja dulu, satu Ch lagi akan saya buat entah itu sore apa malam nanti, dan jangan lupa di Like nya ya, boleh juga berkomentar untuk menilai bagaimana kemaujan jalan cerita Novel, membosankan apa tidaknya itu tergantung selera para Readres, Sekian dari Author yang Rendah hati ini.


__ADS_2