System Kekayaan!

System Kekayaan!
Pergerakan Sekte Blood Devil


__ADS_3

Author: Saya sangat berterimaksih sebesar-besarnya karena para Readres memahami kondisi saya, sekali lagi saya sangat berterimaksih!.


Diwaktu yang bersamaan, terdapat sebuah meja bundar disebuah rungan besar nan gelap tapi. Ada penerangan lampu kuning bergelantungan di atas Meja bundar itu. Bukan hanya meja saja yang terdapat disana, melainkan juga ada sembilan kursi dan sembilan orang yang menempati kursi tersebut.


Sembilan orang itu memiliki prawakan seperti Kakek-Kakek dan ada juga Wanita yang kelihatanya masih Perfeck Body. Hanya saja diantara kesembilan orang itu, ada satu orang yang memiliki Pustur badan besar serta kekar.


Yang lebih menyeramkan lagi, kesembilan orang itu memancarkan Aura yang sangat besar. Seharus nya mereka berada di Tingkat Master ataupun Grend Master.


(Tingkat Kekuatan)




Rendah




Menengah




Tinggi




Master




Grend Master




Legenda




Surga

__ADS_1




Kuno




Tingkatan Kekuatan hampir sama dengan tingkatan Energy, hanya membedakan penambahan Tingkatan nya saja. Sebenarnya semua orang bisa menjadi kuat hanya saja masih ada orang yang belum memahami jati diri sendiri.


Ibaratkan, seberapa jauh kamu bisa mencapai batasanmu? dan semua orang biasa tidak akan bisa memahami arti sesungguhnya apa itu Batasan. Mereka memilih jalan yang relatif efisien dan tidak akn membuat mereka sakit-sakitan layaknya seseorang yang mau melampoui Batasanya.


Kerja keras tidak ada yang tidak membuah kan hasil, semua kerja keras akan mendapatkan hasilnya ketika sudah tau apa yang mereka cari dan apa yang mereka kerjakan selama ini. Meskipun hanya sebatas bekerja menjadi buruh/Kuli bangunan, yang pastinya nanti, suatu hari Kuli itu akan bisa merubah kehidupanya dan menjalani kehidpan yang lebih Mengenakkan.


Kalau pun ada seseorang yang tidak bisa merubah Batasan mereka, yang didapat ya itu-itu saja selama seluruh Hidup nya. Manusia akan memilih jalan yang tidak selalu terasa sulit, itulah mengapa Manusia biasa hanya akan selalu mendapatkan nilai di bawah Rata-rata(cuman istilah)


Kesembilan orang itu masih saling diam, tapi saat mereka diam ada sesuatau hal yang membuat mereka terkejut, Yaitu sebuah krital Ungu gelap di tengah meja itu memancarkan Aura Hitam yang sangat mengerikan. Kejadian itu terjadi hanya beberapa saat saja.


"Apa kalian sudah siap!?." Suara berat terdengar ke seluruh ruangan itu.


"Ya!." Jawab kesembilan yang ada di Rungan itu.


Jadi siapa tadi yang bicara? entah lah nanti saja kalian juga akan tahu. Pastinya bukan hanya kesembilan orang itu yang ada disana, melainkan ada beberapa orang lagi.


Kembali ketempat Hanza.


"Enaknya ngapain?." Sambil mengotak-ngatik sebuah Progam, Hanza selalu mengeluh tentang kemalasanya.


"Game yang ku buat sudah Mendunia, malahan 80% Jiwa di Dunia ini memainkan Game ku dan saat ini aki sedang menderita penyakit......... Gabutsssssss..." Hanza mengehentikan ketikan Jarinya di Kybord, dan memandang ke arah kanan lebih tepatnya cendela ruangan yang sedang terbuka.


"Hmmmm.... aku punya perasaan Bagus saat ini." Ucap Hanza dan tiba-tiba tersenyum bahagia.


Kriekkk*


"Hmmmm?." Hanza memandang ke arah pintu Kamar Gaming nya.


"Owhhhh.... kenapa kamu kesini?." Hanza bertanya ke Pria yang berdiri di luar kamar.


"Saya membawa Berita Tuan." Balas Pria ini yang tak lain dan tak bukan adalah Sebas.


"Berita apa itu? kalau tidak menarik aku tidak akan mendengarnya." Ucap Hanza memalingkan pandanganya ke layar monitor lagi.


"Birita ini mengenai pergerakan Sekte Blood Devil Tuan." Ucap Sebas yang dari tadi tubuhnya membungkuk.


"Yaaa terusss?." Balas Hanza bosan, dan ia membatin. Apa-apaan itu? Sekte yang tak pernah kudengar selama hidupku. Begitulah.


"Mereka adalah Sekte aliran hitam yang sudah membuat kekacauan di masa Lalu Tuan, dan saat ini mereka bergerak lagi setelah bersembunyi selama Seribu Tahun lamanya." Sebas dengan sabarnya menceritakan apa itu Sekte Blood Devil, ya meskipun tidak semua ia ceritakan sih.


"Hmmmm..... menarik." Ucap Hanza yang tiba-tiba tersenyum.

__ADS_1


"Apa yang mereka lakukan dimasa lampau?." Lanjut Hanza dan bertanya ke Sebas.


"Mereka membantai Sebuah kerajaan dan serta rakyatnya yang tidak bersalah, membunuh lebih dari Ratusan Juta Jiwa, membuat gadis perawan menjadi Ajang kekuatan mereka, bayi yang baru lahir mereka buat sebagai bahan Pil, dan masih banyak lagi Tuan." Sebas menjelaskan apa saja yang dilakukan Sekte Aliran Hitam/Sesat itu.


"Hmmmm.... dan siapa yang bisa menghentikan mereka sampai-sampai harus mengurung diri selama itu?." Hanya bertanya meskipun sudah tau siapa yang membuat Sekte itu harus bersembunyi.


"Keluarga Pratama Tuan, mereka hanya membutuhkan satu hari untuk membantai sebagian Orang Sekte Blood Devil." Balas Sebas.


"Sudah kuduga." Guman Hanza tersenyum.


"Kalau begitu kamu siapkan pasukan mu, dan jangan lupa untuk mengawasi setiap sudut wilayah Villa ku." Hanza memerintah Sebas yang dulunya ia adalah Awekend terkuat sepanjang masa di Militer Indonesia.


"Baik Tuan dan akan saya laksanakan secepatnya." Balas Sebas setelah itu ia langsung hilang dan pintu Kamar Geming tertutup sendiri.


Setelah Sebas pergi, Hanza langsung berdiri dari kursi Gaming dan berjalan menunuju Cendela besar yang sedang terbuka itu, nampak kalau hari sudah mau petang.


"Hehehe.... ber siap-siap lah kalian untuk ku bantai!." Ucap Hanza dengan kata-kata penuh hawa mengerikan dan Auara Ungu gelap keluar disertai senyuman Iblis yang belum Hanza perlihatankan kesiapapun.(Bayangkan saja senyuman Iblis yang ada di Anime, ataupun Komik yang pernah kalean liat)


Setelah mengeluarkan Aura nya, Hanza berjalan ke arah luar kamar Gaming dengan membawa sebuah Bola Hitam yang ada di gegaman tangan, bola itu adalah suatu yang seharusnya tidak ada di Bumi ini.


Dan Bola itu Hanza dapatkan dari peningkatan Versi Hikari, karena ia sudah menghabiskan Uang sebanyak $100T dan jumblah itu adalah hal yang mustahil di dapatkan oleh Manusia manapun itu, bahkan Hanza juga sempat-sempatnya membuat sebuah Senjata yang sangat mengerikan.


Senjata itu adalah sebuah Degger bermata dua, apa kalian ingat dengan Pedang yang di beli Hanza saat pelelangan? Pedang itu sudah Hanza hancurkan serta batu Hitam yang menjadi tancapan Pedang itu juga Hanza hancurkan.


Setelahnya Hanza mencampurkan semua material itu dengan berbagai Material yang berbau Energy Langit dan Bumi, akhirnya Hanza membuat sebuah Degger kecil yang dihasilkan dari semua gabungan Material itu.


Saat Hanza mengetes seberapa Kuat Degger ciptaanya, hanya satu kata yang berhasil keluar dari mulut Hanza "Kerennnnn." Kata itulah yang keluar dari mulut Hanza saat mencoba kekuatan Degger itu, dan objek uji cobanya adalah sebuah Gunung di Pegunungan Es ter besar sepanjang masa, yaitu Gunung Flores(ngarang sendiri).


(Dibawah ini, Degger yang Hanza buat)



(Dibawah ini Ilustrasi Hanza)


z



(Dibawah ini Ilustrasi Ani)



(Di bawah ini Ilustrasi Nisa)



(Dan yang terakhir, Ilustrasi Tia)



Author: Semua Ilustrasi Saya dapat dari Pintres atau apalah itu, kalau gambarnya tidak muncul tolong isi kolom komentar tentang Gambar yang bermasalah. Sekian.

__ADS_1


__ADS_2