
Setelah Hanza berbincang-bincang dengan Orang itu akhirnya setelah satu Jam perbincangan mereka Hanza mendapatkan Ramuan yang bisa mengembalikan tubuh ke masa Muda. Tak hanya itu saja Hanza juga mendapatkan sebuah Peti Kayu aneh dan ada ukiran sesuatu yang tidak bisa dijelaskan secara nyata ataupun logika.
Orang itupun pergi setelah Hanza juga memberikan sesuatu barang yang sama pentingnya, Hanza memberikan Sebuah Katana dengan bilah Hitam pekat. Katana itu di dapat Hanza dari dalam tanah halaman belakang Villa nya.
Kata Hikari setelah memindai Katana itu, Hanza mengetahui kalau Katana yang ia berikan adalah sebuah Pusaka Kuno pada jaman dahulu. Hanza tidak membutuhkan Katana itu karena ia sudah memiliki dua Senjata yang sangat kuat, oleh sebab itu Hanza memberikan Katana nya kepada Iblis Merah.
Identitas sebenarnya dari Iblis Merah adalah Djoko Pratama Tangan kanan Abimanyu atau Petinggi Agung. Kenapa ia tidak pernah kembali ke Keluarga Pratama? karena ia memilih Berpetualang ketimbang mengurusi masalah yang tidak penting baginya. Kalaupun Keluarga Pratama dalam masalah ia tidak akan muncul ketika masalah itu benar-benar serius.
Hanza tak ingin berlama-lama disana karena sudah ada janji dengan ketiga Wanitanya untuk segera pulang ketika masalahnya selesai. Sebelum Hanza pergi ia menyuruh Orang-orang untuk mengembalikan Orang-orang yang masih selamat dalam insiden menyedihkan itu.
Tak butuh waktu yang lama untuk Hanza sampai di Villanya karena ia menggunakan kecepatan penuh ketika melesat terbang tadi, jadinya Hanza hanya butuh 5 menit untuk sampai ke Villa. Di depan Pintu Villa ternyata ada 3 Wanita yang sudah berdiri disana.
Ani maju duluan. "Sayang~ kamu sudah pulang~." Ucap nya manja sambil mengelus dada Hanza dengan tangan lembut nya itu.
Nisa merangkul tangan kanan Hanza dan menjepitnya di belahan Bukit kembar besar miliknya. "Kamu pasti lelah kan Sayang~?." Nisa pun juga langsung bermanja disitu.
Tia diam sebentar sambil berpose Jari tulunjuk di tempelkan ke bibir bagian bawah dan agak menariknya ke bawah biar kebuka sedikit, pose badan agak maju kedepan dan dengan semua Pose itu membuat Jantung Hanza berdetak kencang. "Kesini~." Ucap Tia sambil merentangkan kedua tangan. "He he he he...." Hanza tertawa cabul.(sekali-kali menjadi cabul gk papa kan?)
Kedua wanita yang maju seakan-akan kalah dengan pesona Tia dan mereka berdua tidak mengakui kekalahan nya, setelah itu Ani bersamaan Nisa mulai lebih agresif tapi sebelum itu. "Stopppppp! mari kekamar dulu." Ucap Hanza dan berjalan memasuki Villa. "Baiklah." Mereka bertiga menjawab bersamaan sambil memandang satu sama lain, muncullah kilatan petir di mata mereka bertiga.
__ADS_1
Setelah mereka berempat berada di kamar langsung saja Hanza membuka bajunya dan duduk di Ranjang, sementara ketiga wanita itu berdiri tepat didepan Hanza. "Baiklah siapa yang bisa membuat Adik kecilku berdiri nanti aku akan kasih Hadiah." Ucap Hanza bagaikan suara dewa bagi ketiga wanita itu.
Mereka saling memandang dan mulai melepaskan baju masing-masing, Hanza dapat melihat kalau tubuh mereka bertiga tidak ada bedanya, semua sempurna!. Mereka bertiga maju bersamaan dan mulai bermanja ria di tubuh Hanza.
Author: Saya Skip adegan begituanya, karena saya sudah capek-capek bikin adegan begituan selalu di tolak sama Nt, udah 4 hari ch ini di tolak entah apalah pikiran pihak sono nya. Bnyak cerita dengan adegan yang lebih vulgar ketimbang Ch saya saat ini, tapi kenapa mereka meluluskan karya author lain? dan saya tidak diluluskan? inilah alasan saya dulu pindah lapak.
Tak terasa waktu sudah berlalu. Hanza bermain ranjang dengan ketiga wanita nya selama 4 jam lebih sampai-sampai ketiga wanita itu lemas layaknya Kertas terkena air. Sementara kondisi Hanza sendiri masih segar bugar dan tidak ada tanda-tanda kelelahan sama sekali.
Stamina Awekend tingkat Kuno jangan diremehkan, kalau Hanza bermain selama 10 hari bergoyang di ranjang ia akan tahan dan tidak akan loyo. Entah apa lah itu pokoknya Hanza saat ini sedang mandi sambil membersihkan cairan lengket di tubuhnya.
Memandangi tubuhnya Hanza berkata. "Semoga saja aku mendapat Anak nantinya." Kata Hanza mengingat-ngingat kalau selama ini setelah ia begituan ketiga wanita itu tidak hamil-hamil kan aneh?.
Hanza terkejut sesaat dan langsung bertanya ke Hikari. "Kenapa? emangnya tubuh dan darah ku ada masalah?." Hanza tak sabar ketika menayakan itu kepada Hikari dan ia berfikir kalau dirinya adalah seseorang yang tidak akan mempunyai anak/Mandul.
[Saat ini Tuan bisa disebut Manusia tertinggi/High Human. Karena penyatuan Dagger kepada Jiwa Tuan memiliki efek samping berupa Evolusi Ras.]
Di pikir-pikir selama ini Hanza merasakan Suatu hal anrleh di dalam dirinya dan ternayata adalah, tubuh nya saat ini sudah bukan tubuh Manusia biasa melainkan Tubuh Manusia tertinggi. "Kalau begitu bepara persen aku bisa memiliki Bayi?." Hanza bertanya.
[0,99%]
__ADS_1
Hanza shock ketika mendengar presentase mempunyai Anak/buah hati sangat rendah. "Tidak Mungkinnn . . ." Hanza terduduk lemas di kamar mandi yang sower nya masih menyala.
[Tenang saja Tuan! Tuan bisa sepuasnya melakukan itu dengan Wanita Tuan!]
Hikari menyemangati Hanza yang sedang terpuruk, meskipun Hanza terpuruk ia masih ingat kalau hidupnya masih panjang. Mungkin bukan minggu ini ia mempunyai anak bulan depan? atau tahun depan? masih banyak hari untuk bisa mempunyai anak.
Keluarga Pratama tidak memiliki tradisi dalam pernikahan, mereka cukup saling mencintai dan langsung bisa hidup bersama. Keluarga Pratama juga di wajibkan untuk memiliki wanita lebih dari satu, yaaaaa meskipun ada yang mempunyai satu wanita tapi mereka harus menerima hukuman berupa Pelatihan Neraka kalau tidak memiliki wanita lebih dari satu.
Itulah sebab nya keluarga Pratama sangat tertutup, mereka yang memiliki wanita hanya satu saja harus mengikuti pelatihan Neraka dalam 10 Tahun! kenapa mereka yang memiliki satu Wanuta tidak menambah wanita lagi dan malah memilih mempunyai satu wanita? yaaaaa itu adalah devinisi cinta sejati.
Sama hal nya dengan Ayah Hanza, Ayah Hanza tidak mencari wanita lainnya dan ia memilih Melakukan Pelatihan Nereka ketimbang mencari wanita lain, tapi ia harus di Khianati oleh cinta sejatinya kepada wanita jelang itu. Memang Wanita adalah mahluk yang bisa memberi kebahagian dan kesengsaraan.(Ini berlaku untuk pria juga, karena pria/Laki-laki selalu bersifat egois.)
Hanza tidak perlu khawatir dengan namanya penghianatan, karena kalau memang Wanita nya mengkhiatainya ia akan membalas mereka seribu kali lebih menyakitkan ketimbang rasa kematian itu sendiri. Karena Hanza punya Hikari yang bisa melihat kesukaan seseorang kepada dirinya sendiri itu lebih baik ketimbang menerka-nerka perasaan orang lain kepada dirinya.
Masih dipagi hari yang sangat cerah Hanza memilih berbagai Properti yang harus ia kembangkan, karena Hafiah dari Hikari sudah ia dapatkan Hanza harus mengurus mereka semua. Tak tanggung-tanggung, Hanza adalah pemilik Semua Properti di seluruh Indonesia, bayangkan saja seberapa berat Hanza mengurus semua itu.
Meskipun Hanza di bantu oleh beberapa orang yang ada di perusahaan mereka tetap saja kerepotan untuk mengurus semua itu. Bukan kan hanya itu saja Hanza juga harus mengurus berbagai anggita Kelurga Pratama untuk menyeleksi beberapa anak Muda kelurga Pratama biar dapat mencari bibit unggul di antara mereka.
Tambah lah Pusing kepala Hanza, menjadi kaya itu sebenarnya merepotkan hanya saja kalau memang ingin hidup enak yaaaa. . . harus kaya dulu.
__ADS_1
Author: **** mtf! ! ! udah gini saja Ngap cerita hari ini, 4 hari ch ini di tolak membuat minat saya untuk menulis menjadi turun, dahlah.