System Kekayaan!

System Kekayaan!
Mampir Ke Rumah Angel


__ADS_3

Hanza menikmanti makanan nya dan ia sangat suka sama ketiga Hidangan Lokal ini, bahkan ia ingin nambah ketimbang memikirkan kondisi perutnya yang sudah kenyang. Akhirnya Hanza menambah satu porsi Bakso jumbo sama Es Teh Anget.


Perut Sispek Hanza menjadi kembung yang terlihat sangat lucu untuk seukuran tubuh Hanza, pastinnya orang-orang disana selalu mencuri pandangan ke arah Hanza untuk kebahagian Duniawi. Bukan hannya sebuah tatapan saja yang mereka tampilkan ada beberapa orang mengambil Foto saat Hanza makan.


Sungguh mereka yang ada di sana tidak tau sopan santun, masak orang sedang makan di foto? kan aneh. +62 emang beda tingkah lakunya.


Tak terasa Hari sudah menunjukkan Waktu siang jam 12 an, setelah Hanza meminum Teh nya ia langsung berdiri dan membayar semua makana yang ia makan tadi. Sesudah membayar Hanza langsung cabut dari sana tapi langkahnya terhenti ketika lengan sebelah kirinya di pegang seseorang.


Hanza menengok kebelakang dan mendapati kalau Angel lah yang memegang tangan Hanza, terheran sedikit Hanza mulai bertanya. "Ada apa?." Tanya Hanza.


Angel memandang Ke Hanza sesaat setelah itu ia menundukkan kepalanya. "A-apa kah-kamu mau ma-mampir ke ke Ru-rumahku?." Balas Angel gugup karena ia sudah tidak perlu lagi untuk menahan perasaan nya.


Hanza memgerutkan kening. "Emang nya kenapa? apa ada sesuatu yang mau kamu omongin? disini saja kan gak papa?." Ucap Hanza.


Angel kebingung ngan sekarang ini, karena ia tidak tau mau bagaimana lagi menjawab pertanyaan Hanza toh ia kenal dengan Hanza beberapa saat yang lalu. "I-ituuuuu.... emmmm..." Angel kikuk sambil memainkan rambutnya dan posisi kakinya kayak orang kebelet pipis.


Karena Hanza tak mau berlama-lama disini ia langsung mengiyakan Ajakan Angel tadi. "Baiklah, tapi aku tidak akan berlama-lama dirumahmu." Ucap Hanza.


Angel yang mendengar kata-kata penerimaan itu ia langsung Bahagia dan tak sengaja menaraik tangan Hanza menuju ke suatu tempat. Jelas lah tempat itu Rumah Angel masak kuburan masa depanmu:v (canda)


Sesampainya dirumah Angel bisa dilihat kalau Rumah Angel sangat sederhana, meskipun ia dari Keluarga Awekend ia memilih hidup mandiri ketimbang bergantung kepada kedua orang taunya. Anak mandiri memang akan mengalami keluh pahitnya kenyataan ketika mereka sudah tidak di hidupi dengan Uang kedua orang tua.

__ADS_1


Hanza takjup dengan Angel yang notabenya seseorang pejuang mandiri, (sebutan anak Mandiri) meskipun Hanza pernah berada di posisi Angel saat ini Hanza merasa kalau dirinya lebih beruntung karena memiliki dukungan keluarga yang sangat kuat, Hal diluar logika/Hikari, kekuatan yang bisa melindungi dirinya dan orang-orang tersayang.


Semua itu sudah Hanza dapatkan, tapi saat melihat ke arah Angel yang melepas sepatu hak tingginya Hanza teringat kalau ia pernah bermimpi tentang seorang Wanita ketika ia bimbang dengan perasaan dirinya kepada Mantan Laknat nya dulu.


Didalam mimpi Hanza ia melihat gambaran kalau ada seseorang Wanita yang memang sudah di takdirkan untuk bersama dirinya. Tapi ia tidak bisa melihat langsung muka dari si Wanita itu karena terhalang oleh efek samping Mimpi yang bisa menghilangkan ingatan tentang Mimpi itu ketika bangun tidur.


Jadinya Hanza hanya melihat gambaran Blur tepat berada di Wajah Perempuan itu. Tapi sekarang ini Hanza melihat semua ciri-ciri tubuh Wanita itu sangat mirip dengan wanita didepanya, apa hanya sebuah kebetulan saja?.


Angel melihat kebelakang ia mendapati kalau Hanza melamun sambil melihat ke arah dirinya. "Kenapa diam disitu saja? ayo masuk." Ucap Angel membuyarkan lamunan Hanza.


Setelah Hanza pulih dari lamunannya ia langsung berjalan mengikuti Angel yang masuk kedalam Rumah. Pemandangan yang dilihat Hanza pertama kali sudah sangat menyejukkan Hati, karena di sudut ruangan dan tembok-tembok ada berbagai tanaman hias cantik-cantik. Karena saya tidak tau nama-nama tanaman hias jadinya lewatkan saja tentang Tanaman itu.


Angel memandang ke arah Hanza lagi. "Maaf tempat nya agak kecil, jadi hehehehe..." Ucap Angel malu-malu. "Owhhh iya silakan duduk dulu aku mau mengambil sesuatu.".


Sambil memandangi tanaman bunga Hanza juga melihat di salah satu dinding ada sebuah Foto terpajang rapi dengan ornaman pinggiran Foto itu berlapis Emas. Entah Emas sungguhan atau hanya warnanya saja yang msnyerupai Emas, di Foto itu Hanza melihat tiga orang tersenyum bersamaan.


Hanza ber Nostalgia tentang Ayahnya ia sudah lama tidak mengunjungi Kuburan tempat Ayahnya dikubur, jadi Hanza kepikiran kalau ada waktu nanti ia akan mengunjungi makam Ayahnya. Dan untuk Ibunya? Hehhhhhh mayat perempuan itu paling sudah membusuk di pabrik terbelangkalai saat Hanza di jebak.


Angel muncul setelah Hanza mengehela nafas ketika mengingat Ayahnya, jadi sekali lagi Hanza melamun yang membuat Angel kebingungan, ia berfikir kalau Hanza sering melamun tandanya ia memikirkan seuatu yang sangat penting baginya.


Angel menggelengkan kepala. "Hanza, ini aku ada susuatu yang mau kuberikan." Ucap Angel meletakkan sebuah Kotak kayu di depan Hanza.

__ADS_1


Hanza kebingungan sesaat dan kemudia ia bertanya. "Apa ini?." Tanya Hanza.


Angel tersenyum. "Buka lah." Ucap Angel


Karena Hanza tak mau ambil pusing, ia langsung membuka Kotak Kayu itu, setelah penutup Kota kayu terbuka sempurna Hanza mendapti kalau isi dari Kotak kayu itu adalah sebuah Kain?.


Hanza memandang Angel. "Kain? ada apa dengan Kain in-." Ucapan Hanza terjeda ketika ia merasakan sesuatu yang sangat aneh di kain itu.


Angel bingun karena Hanza yang tidak melajutkan ucapanya tadi dan ia bertanya. "Ada apa? itu kan cuman sapu tangan? karena aku tidak punya barang sepesial lainya untuk kuberikan kepadamu ketika kamu tadi menyelamat kanku dari Pria ngeselin itu." Ucap Angel.


Hanza memandang ke arah Angel sekakan-akan ia sudah menemukan sesuatu yang selama ini ia cari. "Ka-kamu." Hanza gugup dengan wajah terkejut.


Angel semakin Kebingungan ketika melihat raut wajah Hanza, apa sapu tanganya sangat sejelek itu yang membuat Pria didepanya sangat jijik ketika mengetahui ia memberikan barang yang tak bermanfaat?. Angel berfikir seperti itu secara garis benar nya.


Hanza tak bisa berkata-kata lagi karena sudah mengetahui tentang siapa Wanita yang ada didepanya sekarang ini, Benar saja.


Menatap kembali ke arah Angel dengan penuh terkejutan Hanza mulai berdiri dan berjalan ke arah Angel setelah itu ia memeluk Angel dengan eratnya. Sementara Angel yang dipeluk Hanza langsung bingung dengan tubuh gemetar.


Angel membantin. 'ada apa dengan orang ini? apa aku mau dilecehkan! owhhhhhh tidakkkkk! aku tidak mau darah Perawanku hilang sebelum menikah!. . . . . tapi ia tampan. mungkin gak papa kali ya darah perwanku di hilangkan oleh Hanza hihihihi. . .' Batin Angel dan membalas pelukan Hanza.


Author: Yooooo. . . kembali lagi di cerita saya, Wtf Men!. Saya punya kabar Buruk, jadi tadi siang aku Vaksin dan setelah pengecekkan kadar darah ku ternyata, aku darah tinggi! sampai 150 lhooooo! pantesan aku sering sekali pusing, sekarang saja aku paksaan in untuk Update Novel dalam keadaan pusing, mungkin ceritanya gk akan menarik. . . . emang cerita ku menarik ya? Mbohlah iku perasaan ne sedulur ku kabeh piye citra mu neng Karya ku iki, sekian. Wtf Men! ! !

__ADS_1



Ojo lali mampir neng Novel le Koncoku yo sedulur ku kabeh. . .


__ADS_2