System Kekayaan!

System Kekayaan!
Jangan Sombong Dulu


__ADS_3

Setelah Hanza memperkenalkan Dirinya Pemuda di depan Hanza saat ini sudah ketakutan, karena ia berfikir kalau akhirdunia sudah melanda dirinya. Bagaimana bisa ia melupakan tatapan Hanza yang sangat mengerikan itu, sudah pasti kalau dirinya sekarang dalam masalah besar.


Tapi ia ingat perkataan Ayahnya kalau saat ia mengaku sebagai keluarga Pratama ia harus memiliki bukti berupa Token kayu yang bertulisan Pratama. Pemuda ini buru-buru mengambil Token itu yang ia simpan di saku celana bagian kanan. Ia mendapat Token Kayu itu dari Ayahnya.


Ayah Pemuda ini adalah Murid langsung dari beberapa Petinggi Keluarga Pratama karena itu Pemuda ini sangat yakin kalau ia menunjukkan Token Kayu kepada Hanza mungkin ia akan lebih Hebat.


Sambil berdiri lagi Pemuda ini menunjukkan Token Kayu kepada Hanza. "Aku anak dari Murid Petinggi Keluarga Pratama." Ucapnya Sombong.


Hanza mengkerutkan Keningnya, Pemuda didepanya memang sudah Cacat. Bagaimana bisa Keluarga Pratama melahirkan anak seperti didepanya saat ini? sebagai pemimpin Keluarga Pratama Hanza sangat malu ketika mengetahui kalau ada orang dari Keluarga Pratama yang bersifat Angkuh dan Gk punya Logika seperti itu.


Mengetahui kalau Hanza mengerutkam Keningnya Pemuda ini semakin menjadi-jadi. "Berlutulah dan cium kakiku sebelum tetlambat, kalau kamu ingin selamat sihhh. . . Hahahaha. . ." Ucap Pemuda ini sambil tertawa.


Hanza menggelengkan kepala. "Siapa namamu?." Tanya Hanza ia harus segera membereskan Aib seperti Pemuda ini.


Seringai muncul di bibir Pemuda ini. "He he he he namaku Jancog Pratama, dan apa kamu Tuli? aku sudah dari tadi meminta mu berlutu!? tapi kamu belum melakukanya!?." Teriak Pemuda ini setelah memperkenalkan Namanya.(Sumpah Gue gk kepikiran nama yg lebih Estetik lagi:v)


Angel sudah sangat ke bingungngan, karena ia melihat ketenangan Hanza ketika mendengar kalau Jancog adalah anak dari Murid Petinggi Keluarga Pratama, Sudah jelas kalau Hanza tidak takut sama sekali setelah mendengar itu, malahan Hanza hanya terus bertanya kepada Jancog seperti sedang mengintrogasi seseorang.


Sementara Orang-orang yang dari tadi mendengar Obrolan Hanza dan Jancog mulai bersemangat karena mereka akan melihat adegan yang lebih seru lagi ketimbang Orang yang kena NTR.


Hanza juga membawa Token tapi Token nya berbeda. Token yang ada di tangan Hanza saat ini bukan terbuat dari Kayu melainkan dari Emas Hitam. Meskipun namanya Emas Hitam warna dari Tokennya sendiri sama kayak kebanyakan Emas pada umunya.


Emas pada Umunya bisa dibentuk karena butiran pasir Emas, kalau Emas Hitam terbentuk layaknya Batu Besar dan keras, jelas kalau Token Hanza tidak akan lecet ataupun bengkok karena bukan dari lelehan Butiran Pasir Emas. Apa kalian bingung? aku pun juga bingung mau jelasinya gimana:v


Kalau kalian main Game Minecraft, kalian akan tahu kalau saat Emas di jadiin Senjata akan gampang rusak, malah lebih bagus senjata Besi ketimbang Emas. Intinya Emas Hitam seperti Brelian di Minecraft.

__ADS_1


Sebenarnya Hanza tak mau mengelurkan Tokennya, tapi ia harus mengeluarkan Token itu untuk mendisiplinkan Pemuda di depanya. Setelah Hanza mengeluarkan Token miliknya ia juga memperlihatkan ke Jancog.


*Deg*


Jantung Jancog iseakan-akan ingin meloncat ke luar biar bisa kabur dari hadapan Hanza saat ini. Tapi ia tidak bisa Kabur karena Identitas Hanza yang membuat Mulutnya tidak bisa mengucapkan satu kata sekali pun, Sungguh Jancog sangat terkejut.


Tububnya bergetar Hebat dengan disusulnya cairan Seni dari tengah-tengah selakang, kaki Jancog tak kuasa menahan berat badanya saat ini karena ketakutan membuat kedua Kakinya sangat lemas.


*Brukkk*


Langsung saja ia ambruk dengan Busa keluar dari mulutnya, semua orang tercengan tak terkecuali Hanza. Melihat kalau Jancog ngompol dan pingsan secara bersamaan sangat terlihat lucu bagi yang melihatnya. Siapa sangka Pemuda Arogan itu akan berakhir sangat Menyedihkan.


Hanza menggelengkan Kepala sambil memandang ke tiga Orang yang ia pukul dengan Auranya tadi. "Kalian bertiga bawa Teman mu ini Pergi." Ucap Hanza menyuruh Ketiga teman Jancog untuk membawa Tubuh menyedihkan itu, dan juga Hanza akan mengerus masalah ini nantinya.


Angel menatap Hanza penuh kekaguman yang sangat besar, karena sudah menyelamatkan Hidupnya dari orang seperti Jancog, ia tidak bajingan atapun orang Hidung belang tapi Kesombonganya dan Betapa menjengkelkan dirinya yang membuat Angel tidak mau memiliki Tunangan seperti itu.


Siapa juga yang mau dengan Pria seperti itu? jawabanya tidak ada, ya kalau itu Wanita yang otaknya juga Konslet sepertk Jancog mungkin mereka akan sangat serasi ya?, nah itu mungkin saja.


Orang-orang yang sudah menyaksikan Adegan Estetik itu langsung tersenyum bahagia, mereka seperti melihat Flim fantasi saja. Karena mereka merekam kejadian Epik itu, mungkin Jancog akan segere terkenal, apalgi di Apk ***** nanti(Memang saya plesetkan:v)


Selere makan Hanza sudah menurun karena kejadian tak terduga ini, apalagi ia harus menemui orang seperti Jancog Behhhhhhh. . . otak Hanza makin Ruwet dibuatnya.


Memang sebagai pemimpin ketika melihat anggotanya yang kayak Jancog akan membuat kepala Punyeng tujuh Keliling. Apalagi Hanza sedang kelaparan, jadinya ia juga keluar Restoran karena sudah tidak ada minat sama sekali makan di Restoran itu, mungkin Hnza akan beli Soto atau Bakso untuk mengenyangkan Perutnya.


Angel yang melihat Hanza pergi langsung mengikuti nya karena ia sudah dibilang sangat nyaman Berada di dekat Hanza. Siapa juga yang gk nyaman saat berada di Dekat Hanza? Mereka akan meresa hidup mereka terjamin ketika berada di dekat Hanza. Contohnya saat ini Angel membututi Hanza sambil senyum-senyum sendiri.

__ADS_1


Sekali-kali Hanza menoleh kebelakang untuk melihat Wanita yang dari tadi mengikutinya, Hanza bisa saja langsung wussssh menghilang, tapi ia tidak mau menggunakan kekuatan hanya untuk hal yang sangat sepele seperti itu. Hanza juga tidak ingin berbicara karena masih malas untuk mengucapkan kata-kata.


Di Untid ternyata sangat tidak nyaman ya, apa lagi si penguntit senyum-senyum sendiri kan lebih gak nayaman.


Hanza memgabaikan Wanita di belakangnya dan lebih fokus ke pinggir jalan karena ia sedang mencari Toko Bakso ataupun soto, nasgor juga gk papa. Tak butuh waktu yang lama untuk menemukan Penjual Bakso, Soto dan Nasgor karena lapak mereka saling berdempetan, kayak tetangga ngeselin gitu.


Kebimbangan muncul dihati Hanza karena ia harus milih salah satu Toko dari ketiga Toko makanan itu, semua nampak terlihat Enak saat di pandang tapi ia harus memilih satu dari ketiganya. Masalah beginian Hanza akan mudah memilih tapi kondisinya sekarang ia mau memakan semua Makanan itu.


Tak mau ambil Pusing, Hanza akan memasan Bakso satu mangkok, Soto juga satu Mengkok dan Nasgor satu Piring.


Karena Perut Hanza sudah Protes jadinya ia langsung memesan ketiga makanan itu dan duduk di Luar Toko karena ada tempat makan dalam dan tempat makan Luar. Angel juga ikut memesan tapi ia hanya memesan Soto satu Mengkok dan duduk di Meja Hanza.


Omong-omong Angel dari tadi menatap Hanza, entah apalah pikiran Wanita itu kalau Hanza ingin bicara perutnya harus terisi dulu. Angel sebenarnya ingin mengucapkan sesuatu dan ia tidak bisa mengucapkannya, sangat susah ketika mau berbiacara kepada orang yang sudah menolongnya. (Ciri-Ciri Warga +62, apa lagi kalau dia cewe behhhhh mengucapkan kata "Terimaksih" saja susah bangngeeeet.)


Tapi tak semua Wanita begitu ya, cuman betina yang tau apa isi hatinya ketika mau mengucapkan kata Terimakasih yang sangat susah bagi mereka:v


Makanan Hanza sudah siap saji tak mau menunggu makanan itu dingin langsung saja Hanza menyambarnya dengan cepat. Tenggorokan Hanza yang tadinya sudah gatel langsung saja terpuaskan ketika Kuah Bakso mengalir kebawah dengan tenangnya.(Kok gue laper ya.)


Kaldu Kuah Bakso yang tercampur dengan berbagai Rampah dan tentunya rebusan Ayam segar mrmbuat Kuah itu sangat segar ketika dinikmati di hari yang sangat dingin saat ini. Omong-omong lagi musim Hujan jadi meskipun hari agak cerah Mendung tetap mendominasi.


Behhhhhhh. . . apalagi saat Bakso bulat itu Hanza kunyah secara perlahan-lahan, mulut serasa dimanja oleh bini dengan kasih sayang. Tak lupa Hanza me mekan Bakso Bulat yang sangat seksi itu dengan di iringin Kuah ayam Maknyus nya behhhhhhh. . . nikmat uiyyyyyyy. . . .


**Author: dah dulu karena aku lapar, niatnya sih mau 1.5000 kata tapi setelah menuliskan paragraf terakhir perut ku malah keroncongan, sumpah aku gk tipu-tipu😣


Ohya kalau ada Typo di maklumi saja ya, karena Saat Buat Ch ini keadaan ku sudah agak ngantuk jadi mungkin ada beberapa kata yang typo terlewat saat aku baca ulang tadi untuk membenarkanya**.

__ADS_1


__ADS_2