
Tak terasa sudah satu minggu berlalu, hanya sebuah waktu yang berjalan dan sebuah peristiwa yang akan merubah konsep hidup seseorang. Dan saat ini Game yang Hanza buat sudah mulai mendunia, hanya orang bodoh saja yang tidak mau membeli VR buatan Hanza, bahkan sekarang sudah hampir 1M jiwa yang memakai/menggunakan HVRIW. Bukan hanya itu saja, selama satu minggu ini Hanza selalu mendapatkan Kekayaan yang melimpah.
Siapakah orang terkaya sedunia? ya pastinya orang lah, Keluarga Floret adalah Keluarga terkaya di Dunia, mereka itu keluarga dari Negara Eropa, yaaaaaa itupun karena keluarga mereka punya sejarah yang sama dengan sejarah Keluarga Pratama, tapi Keluarga Prtama adalah Keluarga terkuat Sedunia, dan Keluarga Floret adalah Keluarga terkaya Sedunia.
Hanya masalah waktu sampai keluarga Pratama menjadi keluarga yang menyandang dua gelar sekaligus, yaitu keluarga terkuat dan keluarga Terkaya. Apa itu mungkin? ya pastinya bisa lah, Hanza adalah orang yang sudah berubah setelah mendapatkan Jari Emasnya/keberuntungan(pepatah Cina). Dengan bekal yang sudah sangat matang itu ia pasti bisa memiliki Dunia ini hanya untuk dirinya sendiri.
Meskipun begitu, bukan masalah berat atau pun sulitnya untuk menempuh Impian yang hanya bisa menjadi angan-angan seseorang, tetapi tekat dan Kemauan untuk menggapai nya itulah yang harus di jaga. Modal Uang hanya akan mendapatkan penilaian buruk kepada orang, tapi kalau bukan karena Uang semua itu tidak akan berjalan lancar. Manusia sifatnya memang mudah serakah maupun egois, jadi begitu dehhh....
Hanza saat ini sedang mengotak-atik Pc nya, kemarin malam ada sebuah musibah yang membuat Pc Hanza jatuh ke lantai, jadinya dalaman Pc ada yang rusak berat maupun hanya rusak ringan. Kemarin malam itu tiba-tiba Nisa masuk kedalam Ruangan Gaming dan langsung meloncat ke kursi Hanza, karena Hanza berada di rumah jadinya kewaspadaan dirinya tidak di maksimalkan, ahasil tangan Hanza yang saat itu sedang menyentuh Pc dan terkena dorongan dari belakang akhirnya Pc itu Jatuh.
"Hufffff.... untung aku punya cadangan Komponen yang ini." Ucap Hanza dan mulai memasang Ram Pc.
"Baiklah, tinggal menyalakan nya saja." Hanza langsung memencet tombol Power Pc, tak butuh waktu yang lama Pc itu langsung menyala.
"Hahhhh.... untung tidak ada Problem nya sama sekali." Lanjut Hanza menghela nafa lega ketika layar monitor menyala dengan aman/lancar jaya.
Hanza pun langsung memindahkan Badan Pc kebawah saja biar kejiadian semalam tidak terulang lagi. Setelahnya Hanza langsung membuka Progam Game dan data pemain saat ini, ketika melihat semua data-data Game milik nya Hanza langsung senang. Bahkan siaran Internasional membahas Game milik Hanza, hanya orang super Jenius yang bisa membuat Game VR seperti Dunia Asli.
Tak luput dari terkenalnya Game VR, perusahaan H. Techknoogy Juga mengalami keuntungan dari Game itu, sudah banyak perusahaan yang ingin meng Inventasi kan Uang nya di Perusahaan H. Techknology, Hanza hanya memperboleh kan 10% Saham H. Techknology yang dibuat untuk para pembisnis ber Inventasi. Dan juga para orang-orang Pembisnis nakal saja yang Hanza tolak untuk meng Investasikan Saham nya.
"Baiklah, mari kita membuat Event." Ucap Hanya dan mulai memberi kan pemberitahuan kepada pemian HVRIW.
__ADS_1
SG/Siatem Game:(Para Pemain HVRIW di mohon untuk keluar sebentar dari permainan, karena Developer akan membuat Event mingguan. Kalau ada yang masih menjalankan Dungeon ataupun Raid, kalian bisa tenang di karenakan Sistem akan menghitung akun kalian sedang di Pause. Terimaksih dan selamat bersenang-senang kembali nantinya.)
Langsung saja Dunia menjadi gempar hanya karena sebuah Event Game, bagi para Pemian HVRIW. Event ini adalah sebuah anugrah yang harus mereka dapat, karena Hanza membuat sebuah Event yang akan menggugah selera para Pemian. Jadinya hanya sebuah Event mingguan akan menjadi berita topik no 1 di setiap siaran Berita Tv maupun media sosial.
"Baiklah, waktunya membuat Event bertema Kerajaan!." Ucap Hanza bersemangat dan memulai pekerjaan nya itu.
Tak butuh waktu yang lama untuk menyelesaikan Pembuatan Event Game, Hanza langsung menggunakan Siaran Media Sosial milik Perusahaan H. Techknology untuk memberi tahu kalau Event sudah selesai di rilis. Jadi Hanza saat ini sudah kembali ke masa-masa kebosanan.
"Kabawah dulu saja lah." Ucap Hanza dan mulai berjalan menuju lantai bawah.
Sesampainya Hanza di sana, ia mendapati kalau Joko sudah duduk di sofa ruang tamu di temani oleh Ani dan seseorang yang ia kenal, dan itu adalah Om nya, Om Tagar dan juga Istrinya yang bernama Gina serta ke empat anaknya Galih, Tio, Vebian dan Duwi. Setelah mereka mengetahui kalau Hanza sudah muncul, mereka langsung melepas rindu dengan cara berpelukan, dan yang pasti Hanza mendapat Ciuman gratis dari Gina di kedua pipinya.
"Apa kalian sudah lama disini? dan juga kenapa gk kasih kabar kalau mau mampir kesini." Ucap Hanza bertanya dengan Duwi yang ada di pangkuanya.
"Hahah... jadi begitu yahhhh.. apa kalian sudah makan?." Tanya Hanza.
"Hehehe... sebenarnya kami belum makan." Dengan ekpresi malu, Om Tegar tertawa canggung.
"Tidak usah sungkan, anggap rumah sendiri. Ayo semua nya kita makan dulu." Ajak Hanza berdiri sambil menggendong Duwi yang masih kecil itu.
Akhirnya Keluarga Pratama Reunian di rumah Hanza, sementara kedua Adik Hanza masih malu-malu dengan orang-orang yang baru pertama kali mereka lihat, jadi nya mereka hanya bisa diam dan akan berbicara kalau di beri pertanyaan. Tia sendiri sudah tinggal di Rumah Hanza dan saat ini ia sedang molor di Kamar karena tadi pagi ia memaksakan dirinya untuk melakukan itu dengan Hanza.
__ADS_1
Canda tawa keluarga Hanza yang selama ini sudah jarang berkumpul kembali menjadi hidup kembali, dan Hanza yang sedang di sambang menjadi sangat bahagia kerena ini adalah masa-masa langka untuknya. Bahkan kalau Keluarga Pratama itu kuat, tentu saja mereka tidak luput dari yang namanya kepentingan pribadi, jadinya keluarga Pratama memisahkan diri untuk memulai Hidup yang damai, dan Keluarga Pratama bukan keluarga yang membuat rusuh seperti keluarga Kuno lainya.
Meskipun Keluarga Pratama jarang berlatih beladiri, kemampuan Ilmu beladiri keluarga Pratama tidak akan pernah Tumpul sekali pun dalam hal yang hanya meninggal kan latihan. Sebuah Latihan itu hanya di pergunakan untuk menyempurnakan Ilmu dan memahami suatu hal dalam Ilmu Beladiri, dan juga penambahan Pengalaman tentang Pertarungan.
"Hanza apa kamu nanti akan ikut Turnamen Beladiri?." Tanya Kakek Joko.
"Hmmmm.... kayaknya itu menarik." Balas Hanza sambil memegang dagu.
"Hahaha.... sudah sangat lama keluarga Pratama memunculkan akan diri lagi, baiklah. Aku nanti akan menghubungi nya kalau kau ingin mengikuti Turnamen ini." Ucap Kakek Joko dan mulai berdiri dari meja makan.
"Mau kemana Kek?." Hanza bertanya.
"Hohoho.... orang tua ini akan melakukan separing dulu, apa kamu mau ikut?." Balas Kakek Joko.
"Owhhhh tentunya!." Jawab Hanza juga berdiri dariduduk nya dan mulai mengikuti Kakek Joko berjalan ke belakang Rumah.
"Hedehhhh mereka ini selalu saja ingin bertarung." Ucap Ani yang juga mulai mengikuti Hanza.
"Baiklah Anak-anak, mari kita lihat Kakek mu yang di hajar!." Ucap Tegar bersemangat ketika mendengar kata pertarungan dan Om Tegar ini juga sudah mrngetahui kalau Hanza mendapatkan Warisan dari Abimanyu.
"Yaaaaa...!" Jawab semua Anaknya Tegar.
__ADS_1
Sementara Gina hanya memandang ke Suaminya dengan tatapan kosong, karena Gina bukan dari keluarga Pratama jadinya ia adalah Orang biasa. Saat Gina melihat Lina dan Luna matanya tiba-tiba menyala terang."Heyyyy ayo ikut Bibi." Ajak Gina menarik tangan Lina dan Luna ke taman depan rumah.