System Kekayaan Super Box

System Kekayaan Super Box
BAB 11


__ADS_3

Ding dong


Misi selesai


Selamat Anda mendapatakan Box merah.


Apa Anda yakin ingin membukanya?"


[Ya]


[Tidak]


Fiqan menyentuh tulisan Ya


Ding dong


Selamat Anda mendapatkan uang 15.000.000


Selamat Anda mendapatkan kekuatan pukulan.


Status Misi: selesai.


Ding dong


Uang Anda menjadi 31.640.000.


Fqan tersenyum.


"Hey! Apa yang kamu senyumkan?" tanya Zacky melihat wajah Fiqan menyengir.


"Eh, tidak ada, ya udah ayo pulang," ajak Fiqan tersadarkan oleh Zacky.

__ADS_1


"Cepat amat, kita pergi ke tempat lain yuk, uang yang kamu berikan ini lumayan banyak, bagaimana jika kita pergi beli baju baru satu pasang buat ganti pas kuliah," ucap Zacky.


"Oh iya juga, ayo," ajak Fiqan setuju.


Mereka pun naik motor dan Zacky pun mengarakan haluannya menuju toko baju.


"Eh, kenapa ke sini?" tanya Fiqan.


"Tapi mau beli baju," ucap Zacky.


"Kita ke mall yuk, sekali-kali," ajak Fiqan menaik turunkan alisnya.


"Ah, tapi uangku nanti mana cukup," jawab Zacky.


"Ayo saja, kali ini biar aku yang bayar," ucap Fiqan.


"Eh kamu serius nih?" tanya Zacky.


"Hehehe… dengan senang hati," ucap Zacky bersemangat.


Zacky kembali mengengkol motornya lalu menuju mall.


Sesampainya di sana, Zacky memberhentikan mobilnya dan memarkirnya.


"Tidak menyangka, sudah 3 tahun aku sudah tidak ke sini lagi dan hari ini aku bisa datang lagi," ucap Zacky senang.


"Aku sudah 4 tahun tidak ke sini," ucap Fiqan.


"Ayo hari ini kita puaskan keliling meski hanya membeli sepasang baju," ajak Zacky.


Mereka pun masuk dan berkeliling di mall.

__ADS_1


"Wah… wah… tidak menyangka, orang paling miskin ternyata bisa datang ke mall yang menjual barang branded ini," ucap salah satu mahasiswa yang bernama Deri yang tiba-tiba berpapasan dengan Fiqan dan Zacky.


"Eh bukannya dia kecelakaan? Kenapa bisa hidup kembali? Apa jangan-jangan dia hantu," tebak Geo membulatkan matanya.


"Eh longor, jika di hantu mana bisa dia datang ke sini," ucap Deri.


"Benar, tidak menyangka, ternyata kamu selamat dari kecelakaan itu, tapi yang mengherankan kenapa dia bisa datang ke sini, dia 'kan sudah di usir dari tempat kerjanya, apa jangan-jangan dia datang ke sini untuk mencuri," tebak Moran.


"Hey para pengunjung dan karyawan di sini! Mereka berdua ingin mencuri!" terika Deri dengan suara lantang.


Semua orang tertuju ke arah mereka semua.


"Hey! Jaga ucapanmu! Meskipun kami miskin tapi kami bukan orang bejat yang kamu maksudkan, kamu jangan sembarangan bicara ya," ucap Zacky geram dan ingin meninju Deri namun di tahan oleh Fiqan.


"Sudah, terserah dia mau bilang apa, mari kita pergi ke tempat lain saja," ucap Fiqan tenang.


"Untuk apa? Untuk mencuri," ucap Moran terkekeh.


"Kalian tak punya bukti untuk mengatakan kami pencuri, lebih baik kalian urus saja irusan kalian, kalian saja belum tentu ke sini untuk membeli, bisa saja hanya datang untuk ngadem saja," ejek Fiqan.


"Apa kamu bilang? Siapa bilang kami hanya datang untuk ngadem, aku akan membeli barang branded," ucap Deri.


"Silahkan mencari, kami tunggu," ucap Fiqan menarik tangan Zacky segera untuk pergi sebelum para petugas datang untuk mengusir mereka karena buat keributan.


"Ayo cepat pergi dari sini, atau kita tidak bisa membeli pakaian," bisik Fiqan.


Zacky mengangguk.


Bersambung


Jangan lupa like vote komen dan hadiah

__ADS_1


Terima kasih


__ADS_2