System Kekayaan Super Box

System Kekayaan Super Box
BAB 41


__ADS_3

"Yaitu di belakang rumahku, aku mengatakan jika kunci rumahku hilang dan minta tolong untuk mencarinya malam itu, saat dia sedang berjongkok di situlah aku memukunya, itu karena salah dia membuat aku jadi begini," jawab wanita itu menangis namun di hatinya tidak punya penyesalan.


"Kenapa kamu bertindak gegabah, apa kamu tau, sebenarnya uang itu di gunakan untuk acara lamaranmu, karena uangnya belum keluar, untuk sementara ia memakai uangmu dan mengantikan uangmu jika uangnya sudah keluar, dia ingin membeikan kejutan untukmu" jawab ibu itu sambil menangis dan terduduk lemas.


"Apa! Tidak mungkin! Lalu siapa wanita uang bersamanya?" tanya Wanita itu dengan mata berapi.


"Itu adalah adiknya, anakku yang paling bungsu," jawab ibu itu menutup wajannya menyesali perbuatan mantan menantunya.


"Lalu kenapa aku tidak pernah melihat sebelumnya, lalu kenapa dia tidak ada di sini!" teriak wanita itu histeris.


"Itu karena dia tinggal di luar negeri, saat itu dia pulang karena Doni minta bantuannya darinya, setelah semuanya selesai adiknya pun kembali karena ada urusan yang tidak bisa ia tinggalkan, dan dia sekarang sedang ada di penerbangan menuju ke sini," jawab ibu itu.


"Apa!" wanita itu terdiam sambil menatap tanah, rasanya ia tak percaya dengan apa yang sudah ia lakukan.


"Ini adalah cincin yang minta ia belikan," ucap ibu mengeluarkan kotak cincin berwarna merah dari tasnya.


Wanita itu mengmbilnya lalu membuka secara perlahan-lahan, di dalamnya ada sepasang cincin pernikahan.

__ADS_1


Wanita itu tak bisa membendung air matanya lagi, ia menangis sesenggukan sambil menempelkan kotak cincin itu di keningnya, kenapa ia harus bertindak gegabah? Kenapa ia harus melakukan perbuatan keji itu? Ia sangat menyesali perbuatannya sehingga bulir bening itu terus berjatuhan membasahi tanah.


"Kenapa kamu melakukan ini? Kenapa kamu tidak terus terang saja padaku? Jika tidak, aku tidak mungkin melakukan ini," ucap wanita itu menagis sesengukan.


Begitulah, terkadang karena cemburu membuat seorang gelap mata gelap hati, kotak cincin berwarna merah itu yang tadinya melambangkan cinta membara namun menjadi tragedi berdarah.


Namun tetap saja, jika suatu kejatan sudah di lakukan maka tidak bisa di perbaikan lagi, begiru juga sang kekasih, yang tadinya ingun membuat kejutan spesial, malah berujung nyawa yang hilang.


Polisi itu membawa wanita itu masuk ke kantor polisi dan masuk ke ruang introgasi, ia terlihat tak berdaya dan lemah.


"Kamu sangat hebat, tidak tahu kamu belajar di universitas ternama di mana dan jurus apa yang kamu ambil," ucap polisi itu menepuk pundak Fiqan dengan bangga


"Eh, oh ya? Saya malah berpikir jika saudara Fiqan belajar ingin menjadi detektif," jawab polisi itu tersenyum.


"Tidak pak, tadi itu hanya terjadi begitu saja," jawan Fiqan.


"Terima kasih ya sudah membantu pekerja polisi, nanti kami akan membuat surat berkelakuan baik untukmu," ucap Polisi itu.

__ADS_1


"Terima kasih banyak pak," ucap Fiqan menyalami tangan Polisi tersebut.


"Iya sama-sama, besok saudara Fiqan datang kembali ke kantor polisi ya untuk mengambil suratnya," ucap polisi itu.


"Baik pak," angguk Fiqan tersenyum senang. Poliai itu menepuk pundak Fiqan lalu pergi kembali masuk ke dalam kantor polisi.


"Ini kartu identitas kalian," ucap polwan itu menyerahkan KTP milik Fiqan dan Zacky.


"Terima kasih," ucap Fiqan menerima KTPnya.


Ding dong


Anda mendapatkan box kuning.


Bersambung


Jangan lupa like vote komen dan hadiah

__ADS_1


Terima kasih.


__ADS_2