
Fiqan menganggukkan kepalanya.
Tak lama kemudian, mereka pun sampai di tempat penitipan mobil milik Fiqan.
"Ya udah, aku langsung pergi ya," ucap Stella yang langsung menginjak pedal gas mobilnya.
"Haish… gadis itu mengatakan terima kasih aja nggak," ucap Fiqan. "Ayo masuk, kita berangkat kuliah lagi," ajak Fiqan. Mereka berdua pun masuk ke dalam mobil dan Fiqan pun melajukan mobilnya di jalanan.
"Kapan nih kamu ngajarin aku naik mobil?" tanya Zacky.
"Pulang kuliah nanti, kita akan langsung pergi menuju warung Micka juga untuk bertemu dengan Aska dan yang lainnya," ucap Fiqan.
"Oke," jawab Zacky senang.
Dan mereka pun sampai di rumah juga, Fiqan dan Zacky masuk ke dalam kamar dan mereka pun segera mandi.
Hari ini Fiqan memakai celana polo berwarna navi yang sudah di rombak menjadi celana pensil dengan baju kaos tipis berwarna coklat dan di tutupi kemeja berwarna abu-abu.
"Warnanya tabrak banget," ucap Zacky.
"Namanya juga fashion," jawab Fiqan menyisir rambutnya ke atas.
Setelah selesai berpakaian, mereka langsung menuju mobilnya.
__ADS_1
Fiqan melajukan mobilnya ke suatu tempat.
"Hm… ingat ku ini bukan jalan ke kampus," ucap Zacky heran.
"Iya, aku mau lihat cafe ku sebentar," ucap Fiqan.
"Oo… benar juga sih," angguk Zacky.
Sesampainya di sana, cafe masih tampak sepi. Wajar saja karena belum ada pengunjungnya.
"Jef, kamu sudah datang?" tanya Fiqan.
"Iya Tuan, karena rumah saya ada di sana," ucap Jef menunjuk rumahnya yang terletak di beberapa bagian rumah yang lainnya.
"Oh begitu ya, oh ya apa kamu sudah mendapatkan para pekerja itu?" tanya Fiqan.
Fiqan mengangguk dan mereka masuk ke dalam cafe tersebut.
"Selamat pagi semuanya," ucap Jef.
"Pagi," jawab yang para karyawan.
"Tuan ini adalah pemilik cafe ini, namanya adalah Fiqan, berikan selamat kepada Tuan," ucap Jef.
__ADS_1
"Selamat pagi dan selamat datang Tuan," ucap karyawan itu membungkuk kan badan memberi hormat.
"Selamat datang kembali, terima kasih semuanya, semoga kalian semua betah kerja di sini. Baiklah untuk masalah menu itu sudah di tetapkan kalian cukup mempelajarinya dan masalah gaji, setiap tanggal 1 dan untuk gaji para koki itu 5 juta, untuk gaji pelayan 3 juta, jadi saya harap kalian bekerja sama semuanya ya, jadi nanti aku akan berikan uang kepada Jef untuk membeli bahan makanannya, saya mohon bantuannya kepada kalian semua ya," ucap Fiqan.
"Baik Tuan," ucap mereka.
"Baik, kalian semua bisa mengerjakan pekerjaan masing-masing," ucap Jef.
"Baik," jawab mereka dan mereka pun mulai membersihkan peralatan dapur dan meja cafe.
"Jef, kamu yang memilih merek siapa saja yang menjadi koki dan menjadi pelayan, aku percayakan kepadamu semuanya. Oh iya ikut aku," ucap Fiqan berjalan menuju mobilnya.
Fiqan membuka tas yang ada di dalam mobil lalu mengeluarkan beberapa gepok uang dari tasnya.
"Ini ada 20 juta, kamu gunakan untuk membeli bahan makanan, dan juga, beri mereka 1 juta perorang dan untukmu juga, anggap saja sebagai bonus awal mereka bekerja," ucap Fiqan menyerahkan uang kepada Jef.
"Terima kasih banyak Tuan, saya akan bekerja keras untuk membangun cafe ini lebih maju lagi," ucap Jef.
"Terima kasih Jeff," ucap Fiqan.
"Sama-sama Tuan," jawab Jef mengangguk.
Bersambung
__ADS_1
Jangan lupa like vote komen dan hadiah
bersambung