
"Apa kamu bilang!" ucap wanita itu membelalakkan matanya.
"Aku bilang… bude nasi gorengnya dua sama kopi 2 cangkir," ucap Fiqan menyengir lalu duduk di kursinya.
"Kamu… kenapa nyebelin banget sih!" ucap gadis itu kesal.
"Kamu duduk dengan tenang dulu," ucap Fiqan. "Bude, pesan 3 nasi goreng lagi untuk mereka ya sama… sama minuman apa? Kamu suka minuman apa?" tanya Fiqan kepada gadis itu.
"Apa aja," jawab wanita itu sambil manyun. Zacky menutup mulutnya dengan kuat agar ia tidak melepaskan tawanya.
"Bude sama susu hangat 3 gelas," ucap Fiqan.
"Baiklah," angguk ibu kantin.
"Tu udah di pesan tuh, duduk saja ya," ucap Fiqan.
Ketiga gadis itu pun duduk di kursi yang tidak jauh dari Fiqan.
Tak lama kemudian, pegawai kantin itu membawakan makanannya dan meletakkan di atas meja.
"Terima kasih," ucap Fiqan.
"Sama-sama," jawab pegawai kantin itu tersenyum ramah dan ia pun membawakan makanan untuk gadis yang duduk berbalik dengan Fiqan.
Mereka pun melahap makanan. Zacky mendekati ke pundak Fiqan.
"Aku sangat ingin tertawa, tadi dia marah, pas giliran di traktir dia langsung diam," bisik Zacky sambil menahan tawanya.
"Heh! Aku akan mengerjainya nanti," ucap Fiqan tersenyum.
Selesai makan Fiqan berdiri, "Bude berapa semuanya?" tanya Fiqan.
__ADS_1
"Masuk Mereka?" tanya Bude tersebut menunjuk ke arah ketiga gadis tersebut yang Fiqan pesan.
"Enggak," jawab Fiqan menggeleng.
"Hey apa maksudmu? Tadi kamu yang mau traktir aku," ucap gadis itu tak terima.
"Tadi kan aku cuma pesan makanan untuk kalian, mana ada aku berkata akan traktir kalian makan," ucap Fiqan mengelak.
"Tapi tadi kamu...," ucap gadis itu mengingat-ingat. "Kamu benar-benar pria yang menyebalkan!" teriak wanita itu kesal 2x lipat. Wanita itu pergi tanpa membayarnya.
"Hey bayar dulu baru pergi!" panggil Fiqan.
"Kamu yang sudah bayar," jawab wanita itu berlari.
"Haish sudahlah, berapa semuanya bude?" tanya Fiqan.
"130 ribu," jawab pemilik kantin.
Fiqan membuka dompetnya dan menyerahkan uang 2 lembar warna merah.
"Terima kasih ya, kamu baik banget lho, sering-sering kamu kayak gini ya," ucap pemilik kantin.
"Eh… iya bude," angguk Fiqan dan mereka meninggalkan tempat tersebut.
Ding Ding
Pembayaran berhasil ✔️
Uang Anda di potong 200.000.
Sisa uang Anda 1.699.800.000
__ADS_1
Mereka pun masuk ke dalam ruangannya dan duduk di kursi masing-masing.
Diam-diam Fiqan mengirim uang ke rekening Zacky.
Ding Ding
Pengiriman berhasil ✔️
Uang Anda di potong 19.000.000
Sisa uang Anda 1.680.800.000
Ponsel milik Zacky berbunyi dan ia memeriksanya.
"Dapat pengiriman uang, hm… ini pasti dari Fiqan," ucap Zacky melihat ke arah sahabatnya itu.
Fiqan tersenyum. "Kamu gunain uangnya untuk biaya pengobatan ayahmu, semoga dia cepat sembuh ya," ucap Fiqan.
"Hu-hu-hu Fiqan, kamu baik bangettt," ucap Zacky memeluk Fiqan.
"Ye… aku kan emang dari dulu baiknya, ah lepaskan sesak nafasku," jawab Fiqan melepaskan pelukan Zacky.
"Tapi ini banyak banget," ucap Zacky.
"Udah, ngapain kamu pikirkan, anggap saja rezeki ayahmu," jawab Fiqan.
Tak lama dosen pun masuk ke dalam ruangan.
"Selamat pagi semuanya, hari ini salah satu teman kita sedang berduka karena kepergian salah satu orang tuanya, jadi untuk kalian harap membayar iuran untuk meringankan bebannya," ucap dosen tersebut.
Bersambung
__ADS_1
Jangan lupa like vote komen dan hadiah
Terima kasih