
Ding dong
Anda mendapatkan box kuning
Apa Anda yakin ingin membukanya?
[Ya]
[Tidak]
Fiqan menyentuh tulisan Ya
Ding dong
Selamat Anda mendapatkan uang 100.000.000
Selamat Anda mendapatkan sebuah usaha cafe di jalan jago merah.
Ding dong
Uang Anda di tambah 100.000.000
Uang Anda menjadi 450.000.000.
"Eh Fiqan, minta nomor polwan itu donk," pinta Zacky.
"Apa! Aku? Kenapa nggak kamu saja," ucap Fiqan.
"Plis… tolong donk," rengek Zacky.
"Haish… untung saja kamu temanku," ucap Fiqan berlari mendekati polwan tersebut yang sedang menuju ke dalam kantor polisi.
__ADS_1
"Maaf, itu buk polisi, apa bisa minta nomor ponsel Anda?'" tanya Fiqan menatap Polwan tersebut.
Polwan itu mengangkat alisnya. "Untuk apa?" tanya polwan tersebut.
"Untuk… untuk di simpan," jawab Fiqan.
Polwan itu menatap Fiqan dengan tatapan tajam, namun ia pun tersenyum.
"Aku akan memberi nomorku asalkan kamu bisa memecahkan sebuah kasus yang menjadi misteri saat ini," ucap polwan itu.
"Ha? Tapi bukan aku yang minta tapi…"
"Udah kamu jangan banyak alasan, bilang saja jika kamu yang minta, jika kamu sangat ingin nomorku, nanti malam kita ketemu di lapangan basket di tengah kota, aku akan menunggumu di sana," ucap polwan itu meninggalkan Fiqan dan masuk ke dalam kantor polisi.
Fiqan terdiam terpaku sambil menekuk alisnya.
Zacky mendekati Fiqan.
"Malah di suruh datang ke lapangan basket tengah kota malam ini untuk memecahkan kasus," jawab Fiqan.
"Oh ya, haish… malah nyusahin kamu," ucap Zacky.
"Tidak apa-apa, aku tidak masalah, kita akan pergi malam ini," ujar Fiqan.
"Ha beneran? Tidak apa-apa nih?" tanya Zacky.
"Iya santai saja, ya udah ayo pulang. Eh iya, kita pergi ke cafe ku sebentar," ajak Fiqan.
"Ha? Kamu punya cafe? Kapan pula kamu beli?" tanya Zacky penasaran.
"Pokoknya ini semua punya ku, pokonya semuanya legal punyaku kok, kamu jangan jangan tanya aku dari mana, yang penting nikmati saja," ucap Fiqan membawa Zacky masuk ke dalam mobil.
__ADS_1
Fiqan pun melajukan mobilnya menuju cafenya tersebut.
Sesampainya di sana Fiqan pun memberhentikan mobilnya karena di depan cafe tersebut tertulis namanya 'Fiqan Cafe'
"Waw ini mewah sekali ya benar-benar keren," puji Zacky kagum.
Mereka pun masuk ke dalam cafe tersebut, seorang pria menghampiri Fiqan.
"Maaf apa Anda Tuan Fiqan?" tanya pria yang memakai baju kemeja putih rapi dan bersih.
"Iya, Anda siapa?" Fiqan balik bertanya.
"Oh nama saya Jef, Saya adalah kepala cafe ini. Selamat datang Tuan di cafe Anda, apa ada arahan dari Anda?" tanya pria itu.
"Hm… Apa di sini belum ada pegawainya?" tanya Fiqan.
"Belum Tuan, masalah karyawan itu menunggu keputusan dari Tuan," ucap Jef.
"Baiklah jika begitu, apa bisa kamu mencarikan karyawannya? Besok pagi aku akan ke sini lagi untuk pembagian tugas kalian," ucap Fiqan.
"Baik Tuan, apa Tuan ingin lihat-lihat dulu cafenya, atau mungkin ada yang ingin Tuan tentukan menunya?" tanya Jef.
"Baiklah jika begitu, apa ada pilihan daftar pilihan menunya?" tanya Fiqan.
"Ada Tuan, sebentar saya ambilkan," ucap Jef menuju dapur lalu menyerahkan daftar tersebut kepada Fiqan.
"Ini Tuan," ucap Jef, Fiqan menerimanya dan melihat isi menu tersebut.
Bersambung
Jangan lupa like vote komen dan hadiah
__ADS_1
terima kasih