System Kekayaan Super Box

System Kekayaan Super Box
BAB 64


__ADS_3

Fiqan pun sampai di rumahnya. Ia memarkirkan mobilnya di tempat yang sudah di sediakan.


"Wah… ini dia mobil sportnya," ucap Fiqan mendekati mobil tersebut sambil tersenyum. "Ini benar-benar keren," ucap Fiqan mengelus mobilnya.


Fiqan menutup bagasi mobil dan kemudian masuk ke dalam rumah dan tidur, ia juga sudah mengantuk karena jam sudah menunjukkan jam 02:41 menit waktu Indonesia barat.


Fiqan merebahkan tubuhnya ke kasur empuk dan memejamkan matanya.


xxx


Tririt


Tririt


Tririt


Alarm berbunyi nyaring membuat Fiqan terbangun.


"Hm… sudah pagi rupanya," ucap Fiqan mengosongkan-gosokkan matanya.


Ia mengambil handuk dan segera mandi. Selesai itu ia pun berganti pakaian dan siap-siap berangkat kuliah.


"Mari kita gunakan mobil baru," ucap Fiqan tersenyum, ia sudah tak sabar ingin membawanya di jalanan.


Fiqan masuk ke dalam mobil dan segera menstaternya, Perlahan-lahan mobil sport edisi terbatas itu melaju di jalanan.


"Waw… itu bukannya mobil sport edisi terbatas? Siapa ya memakainya?" tanya salah satu orang yang sedang berkendara di jalanan.


"Benar, wah… andai saja aku juga punya mobil seperti itu, tidak, andai saja aku bisa naik satu kali saja itu pasti sangat menyenangkan," jawab temannya.


"Aku kalo bisa mau numpang foto saja sudah cukup," jawab temannya yang lain.

__ADS_1


Ding Ding


Anda mendapatkan sebuah Box coklat


Apa Anda yakin ingin membukanya?


[Ya]


[Tidak]


Fiqan menyentuh tulisan Ya


Ding ding


Misi baru


Seseorang melakukan tabrak lari.


Sebuah mobil melaju sangat kencang melewati mobil Fiqan.


Namun tiba-tiba…


Ckkiiittt!!


Terdengar suara rem mendadak di depan.


Braak!!!


Suara tabrak kan yang sangat keras, namun mobil itu berputar lalu pergi meninggalkan seseorang yang di tabraknya, korban tergeletak di jalanan dan Fiqan langsung keluar dari mobilnya.


"Buk, buk! bangun buk!" panggil Fiqan namun ibuk itu sudah tak sadarkan diri.

__ADS_1


"Kalian tolong antar kan ibu ini ke rumah sakit segera, aku akan mengejar pelakunya," ucap Fiqan.


"Iya cepat lah pergi," ucap bapak-bapak itu yang segera mengangkat tubuh ibu-ibu itu.


Fiqan langsung masuk ke dalam mobilnya dan mengebut mobilnya di jalanan.


Fiqan memunculkan layar monitornya. Fiqan melihat Lokasi mobil yang menabrak tadi.


"Oh mobil itu tetap lurus saja mengikuti jalan raya," ucap Fiqan yang terus melajukan mobilnya.


Fiqan fokus dengan petanya agar tidak ketinggalan, namun tiba-tiba mobil itu berbelok masuk ke gang kecil.


Fiqan menambah kecepatan mobilnya dan melesat bagaikan bayangan. Tak lama ia pun sudah mendekati mobil yang ia kejar.


Mobil itu di parkir kan oleh pemiliknya di dalam semak-semak dan berusaha mencabut plat mobilnya.


Saat sedang melakukan aksinya, Fiqan berlari ke arah pria tersebut.


Pria itu melihat ke belakang dan segera ingin melarikan diri, Fiqan menendang bokongnya dan membuat pria itu tersungkur.


Fiqan menarik kerah baju pria itu lalu mengangkatnya.


"Kamu sudah menabrak orang dan sekarang malah ingin kabur, tanggung jawab dulu bari pergi, kamu pikir nyawa orang itu mainan," ucap Fiqan marah.


Pria itu menatap Fiqan tiba-tiba ia melayangkan sebuah pukulan ke arah kepala Fiqan, dengan refleks Fiqan menghindar.


"Kau malah ingin memukulku ya," ucap Fiqan kesal, ia langsung meninju wajah pria itu dengan sangat keras membuat hidung pria itu berdarah dan kepalanya pusing


Bersambung


Jangan lupa like vote komen dan hadiah

__ADS_1


Terima kasih


__ADS_2