Takdir Cinta CEO

Takdir Cinta CEO
14. BAB 14 - Best Friends Forever


__ADS_3

Qila dan dua sahabatnya melajukan mobil mengelilingi jalan raya yg padat. Mereka mengunjungi tempat tempat wisata, berkeliling memanjakan mata di kota itu.


40 menit kemudian mereka sampai di tujuan pertama


Sepanjang jalan mereka bergandengan untuk mengelilingi tempat wisata pertama, berpose unik dan yg pasti kocak.


Tempat ini merupakan tempat kenangan antara Qila dan Jason, tak sadar ia menitikan air matanya


" Lo kenapa nangis la ? " panik amanda melihat temannya yg tiba tiba menangis


" Gue inget Jason man, tempat ini sering banget kita kunjungi waktu dulu " jawab Qila sedih


" Gue tau perasaan lo, tapi lo ga boleh gini terus la. Lo ngga kasian sama Jason, dia udah bahagia disana. Kalo lo nangisin terus kepergiannya, dia ngga akan mungkin tenang apalagi lo kan tau dulu sebelum Jason meninggal dia bilang Lo harus bahagia " jawab manda menenangkan yg di ikuti anggukan oleh marisa


" Iya, gue tau " jawab Qila, lalu ia menyeka air matanya " Gue ga boleh sedih, gue harus bahagia "


" Kita ngga akan mungkin ninggalin lo la, jangan pernah ngerasa sendirian. Kita itu udah kayak saudara " marisa


" Iya la, kita akan selalu ada buat lo " manda


" Thanks ya guys kalian emang sahabat terbaik gue " kata qila yg terharu dengan sahabatnya


" Iya sama sama, kita bakal tetep jadi Best Friends Forever " manda

__ADS_1


Mereka bertiga pun berpelukan dan saling tertawa.


Setelah acara sedih sedihan, mereka melanjutkan keliling di kota nya sekarang.


Berfoto dan membeli kuliner kuliner cepat saji di pinggir jalan


Foto Qila saat berpose



****


Daren sedang melakukan meeting bersama karyawannya, ia sudah mengetahui siapa yg menggelapkan dana perusahaan sampai membengkak sekitar 50 Milyar.


" Kau tau, untuk apa kau dipanggil kesini ? " tanya daren pada karyawan tersebut, ya orang itu adalah Arga. ia telah menggelapkan dana perusahaan untuk kebutuhan pribadinya


" Ti..tidak tuan " jawab Arga takut dan menunduk tidak berani menatap bosnya yg sedang dalam emosi tingkal tinggi


" Cih, kau masih tidak mau mengakui perbuatanmu " daren


" Ma..af tuan.. sa..saya tidak tau apa maksud tuan " jawab arga terbata bata karena ketakutan


Matilah aku, apa tuan sudah mengetahui kalau aku yg menggelapkan dana perusahaan. Aku harus bisa berdalih

__ADS_1


Daren yg kesal menggebrak meja


Brraakkkk


" Apa gajimu selama ini kurang sampai kau menggelapkan dana perusahaan ? Apa selama ini aku terlalu berbaik hati padamu dan kau seenaknya melanggar kepercayaanku !! " emosi daren


" Kau dipecat ! "


" Ma..afkan saya tuan, saya khilaf " arga berlutut di kaki daren dengan tidak tahu malunya


" Cih , kau bilang apa? Kau bilang khilaf ? Jawaban macam apa itu " sarkas daren yg sudah naik pitam


" Aku masih berbaik hati padamu, pergilah ! Jika kau tidak pergi, aku akan melaporkan kasus ini ke polisi " daren


" Maafkan saya tuan " kata arga dan beranjak pergi dari ruangan daren


Dasar arga bodoh, kau sudah membangunkan singa yg tidur_ ucap rico dalam hati mengomentari kebodohan arga


Setelah kepergian arga, daren melampiaskan emosinya. Membuang semua berkas berkas diatas meja nya dan setelah itu ia pergi meninggalkan kantor cabangnya dan kembali ke hotel di ikuti dengan rico


JANGAN LUPA LIKE, KOMEN, VOTE !


Maaf jika masih banyak typo yg bertebaran

__ADS_1


__ADS_2