
Visual tokoh-tokoh dalam novel ini, semoga semua reader suka ya dan cocok dengan karakternya masing-masing.
Terimakasih 🙏❤️
Dinda Khaiyang Az-Zahra
Gadis manis berumur 23 Tahun yang selalu tulus, lugu, polos dan sederhana. Kecantikannya yang alami dengan bola mata coklat muda yang memikat dan menambah keanggunan diwajahnya. Gadis yang sangat mencintai seorang pria dimasalalunya.
Arya Wibawa
Seorang pria tampan yang berkharisma dengan wajah seperti artis India, berumur 28 Tahun. Kepala cabang sebuah perusahaan yang cukup besar di usianya yang masih terbilang muda. Lelaki yang masih sangat mencintai dan setia pada seorang wanita dimasalalunya.
Adryan Pashanov Aynan
Seorang Pria Playboy yang tidak pernah percaya dengan yang namanya cinta. Hobinya mematahkan hati wanita dan selalu memanfaatkan ketampanan dan kekayaan orang tuanya untuk bersenang-senang. Seorang CEO sebuah perusahaan yang sangat besar dan terkenal di Indonesia dan luar Negeri. Pria dengan ketampanan dan wajah perpaduan Eropa-Jawa.
Bayu Abdullah Al-Wafi
__ADS_1
Seorang pria tampan nan berkharisma yang soleh dan kalem. Lelaki yang berumur 28 Tahun, sangat suka berkerja keras, rajin beribadah dan selalu melindungi dan menjaga adik-adiknya dengan cara apa pun. Anak yang berbakti dan kakak yang terbaik untuk adik-adiknya.
Lania Yurisya Nugroho
Seorang gadis berumur 24 Tahun nan cantik dan seksi. Sangat suka berbelanja, nongkrong di klub dan berfoya-foya dengan uang ayahnya yang kaya. Wanita yang sangat tergila-gila dan terobsesi dengan Arya Wibawa, ia akan melakukan segala cara untuk mendapatkan yang ia inginkan. Ia sangat ingin menjadi istri seorang Arya.
*****
Sudah hampir dua Minggu lamanya Arya menjemput antar Bayu dan Dinda pulang dan pergi ke kantor. Ia ingin memastikan gadis yang sangat ia cinta dan sahabatnya selalu aman. Arya tak ingin kejadian yang menimpa Bayu dan Dinda terjadi lagi.
Pagi itu Arya melajukan mobilnya menuju rumah kos Dinda, dari kaca mobil mewahnya Arya melihat kedua kakak beradik itu sudah menunggunya di depan kamar kos Dinda. Gadis manis itu tersenyum manis mobil Arya yang memasuki halaman rumah kosnya.
"Pagi, dah siap?" tanya Arya berdiri di pintu mobilnya yang masih terbuka.
"Pagi, udah" jawab Bayu dan Dinda bersamaan lalu berjalan menuju mobil Arya dan mereka memasuki mobil mewah berwarna hitam metalik itu.
Setelah mereka berada di dalam mobil, Arya menghidupkan mesin mobilnya dan menjalankan mobil mewah itu keluar dari halaman rumah besar berwarna putih itu. Mobil melaju membelah jalanan Jakarta pagi itu.
"Ar gue rasa, gue udah kuat buat bawa motor lagi, besok gue pergi ke kantor pake motor lagi aja" Ucap Bayu hati-hati.
"Lu yakin Bay" ujar Arya melirik sekilas pada Bayu lalu fokus lagi pada jalanan.
"Iya Ar, gue yakin kok, lagian motornya gue kan udah lu perbaiki juga, udah lama, gue kangen juga sama motor gue" ujar Bayu.
"Ya... ilah mas, sama motor pake kangen, kan motornya gak kemana, makanya cari cewek dong kakakku tersayang, biar kangennya gak sama motor lagi" potong Dinda lalu tertawa mengejek Bayu.
Arya ikut tertawa mendengar ucapan Dinda pada Bayu.
__ADS_1
"Emang cari cewek ya baik dan tulus itu gampang apa dek?" tanya Bayu dengan wajah kesal melirik pada Dinda.
"Gampang Mas, kalau Mas Bayu mau terima cintanya Mbak Aya tetangga sebelah kamar kos aku itu, dia bener-bener suka sama Mas Bayu loh, ampe curhat ke aku gitu" jawab Dinda
"Apa sih dek, kenapa jadinya ke Aya sih?" ucap Bayu asal. Dinda tertawa lepas melihat wajah Bayu yang kesal karena perkataannya.
Arya memperhatikan perdebatan kakak beradik itu dan tersenyum dengan tingkat mereka. Suasana hening setelah perdebatan Bayu dan Dinda.
"Bay, tar sore sepulang kantor gue masih jemput lo kan, mulai besok aja ya lu pake motor ke kantornya, oh iya Bay... gue boleh gak jemput dan antar Dinda terus" ucap Arya meminta izin Bayu.
"Kalau gue sih boleh-boleh aja Ar, tapi gak tau tuh tanya Khaiyang" ujar Bayu.
Arya melihat Dinda yang duduk di bangku belakang dari kaca spion dalam.
"Kamu mau gak yang, abang jemput antar aja" tanya Arya dengan senyum yang paling manis di bibir seksinya.
"......" Dinda hanya diam dan tidak menjawab pertanyaan Arya, gadis itu cuma tersenyum dan membalas tatapan Arya yang melihatnya dari kaca.
Setelah beberapa menit Arya melajukan mobilnya di Jalanan Jakarta dan mereka pun sampai di parkiran kantor Bayu. Arya menghentikan mobilnya di depan pintu masuk kantor Bayu.
"Thanks ya bro" ucap Bayu lalu membuka pintu mobil dan keluar.
"Sama-sama Bay" seru Arya dengan senyum.
"Dek... Mas masuk dulu ya, pindah ke depan gih" ucap Bayu pada Dinda yang duduk di bangku belakang.
"Iya Mas" ucap Dinda lalu keluar dari mobil dan duduk di bangku penumpang yang berada di sebelah Arya.
"Hati-hati ya Ar" seru Bayu.
"Siap, kakak ipar" ujar Arya dengan meletakkan tangan kanannya di keningnya seperti prajurit yang hormat pada komandannya lalu mereka tertawa bersamaan.
Bayu memasuki pintu kantornya. Arya pun melajukan mobilnya keluar dari parkiran gedung bertingkat tiga yang berwarna putih dan merah maroon itu menuju ke kantornya.
Bersambung...
Maaf telat up ya pembaca setia Destiny karena lagi banyak tugas kantor yang sangat mendesak, terimakasih udah setia membaca novel aku 🙏🙏
__ADS_1
Mohon terus bantu author dengan like dan komen setiap episodenya ya, terimakasih 🙏🙏