Takdir Cinta CEO

Takdir Cinta CEO
Part 33 - SULIT JUJUR


__ADS_3

"Kak... Aku pamit pulang dulu ya" ucap Dinda.


"Kok cepat kali pulangnya Yang ?" tanya Yenita masih belum mau melepaskan Dinda, masih banyak yang ingin ia bicarakan dengan gadis manis itu. Ia benar-benar rindu pada Dinda.


"Udah hampir jam 11 malam kak sayang, besok kita kan bisa ketemu dan ngobrol lagi" ucap Dinda sambil tersenyum manis pada wanita di depannya.


Terlihat wajah kecewa Yenita, tapi ia tak bisa memaksa Khaiyang tuk tetap berada di apartemen itu, ia juga tau gadis manis itu pasti lelah seharian berkerja.


"Nginap disini aja Yang" seru Arya dari ruang tamu sambil melirik Dinda dengan ujung matanya lalu tersenyum nakal.


Dinda cuma tersenyum lalu mengelengkan kepalanya.


"Itu maunya Kau Ar... Iya lah Arya, kau antar Khaiyang sampai rumah ya" perintah Yenita pada Arya.


"Kak aku pergi dulu ya" ucap Dinda lalu memeluk Yenita dan mencium pipi kanan dan kiri wanita cantik itu.


"Hati-hati ya" ucap Yenita.


Dinda berjalan kearah pintu keluar apartemen Arya.


"Kakak kok di peluk trus di cium lagi, Abang mau juga" ucap Arya menggoda.


"maunya" ucap Dinda lalu memajukan bibir bawahnya pada Arya dan keluar dari apartemen milik lelaki tampan itu.


Arya mengambil kunci mobilnya yang ada di atas meja dekat pintu keluar lalu berjalan keluar dari apartemennya mengikuti gadis manis yang ada di depannya.


Arya mempercepat langkahnya, agar sejajar dengan Khaiyang.


"Kenapa gak mau nginap aja sih Yang ?" tanya Arya.

__ADS_1


Lelaki itu masih berharap.


"Ya gak mungkin dong bang" jawab Dinda singkat.


"Kenapa gak mungkin ? kan kita gak cuma berdua, ada kak Yen juga, kak Yenita pasti rindu banget sama kamu, kalian dah lama gak ketemu" ucap Arya panjang lebar.


Dinda hanya tersenyum "Besok kan bisa ketemu juga Abang" jawab Dinda singkat.


Sesampai di basement mereka berjalan ke arah mobil mewah milik Arya. Arya membuka pintu mobilnya untuk Dinda setelah gadis manis itu masuk, ia pun menutup pintu itu dan berjalan ke arah pintu mobil dibagian kemudi.


Arya masuk kedalam mobilnya lalu menghidupkan mesin mobil itu. Lelaki itu melajukan mobilnya, terlihat kekecewaan dari raut wajah lelaki tampan itu. Suasana dalam mobil sunyi tak ada obrolan hanya suara musik yang terdengar.


Didekat tempat kost Dinda Arya melihat sebuah mobil 'itu mobil Adryan kan ? ngapain dia malam-malam disini ?'ucap Arya dalam hati.


"Itu mobil Adryan kan Yang ?" tanya Arya pada Dinda menunjuk pada mobil berwarna hitam yang terpakir di depan tempat kost Dinda.


Dinda mengikuti arah telunjuk Arya "hmm... aku rasa iya bang" jawab Dinda acuh.


"Mungkin main ke kosannya Mas Bayu, Bang" jawab Dinda.


"Modus" seru Arya kesal dan menghentikan mobilnya di depan gerbang tempat kos Dinda.


"Siapa yang Modus Bang ?" tanya Dinda.


"Adryan" seru Arya singkat dengan sorot mata yang tak bisa di artikan.


"Masih sih Mas Rian Modus ? dia mang sering maen ke kosan Mas Bayu kok Bang, mungkin memang ada urusan penting yang harus omongin kali bang, Mang kenapa sih ?" tanya Dinda.


"Gak kenapa-kenapa, Abang gak suka aja, Dia dekatin kamu" jawab Arya jujur.

__ADS_1


"Kenapa gak suka ?" tanya Dinda lagi.


"Ha... Yaaa... gak suka aja" jawab Arya.


'Dasar Hrithik Roshan KW gengsian, bilang aja cemburu, susah banget sih, kalau masih cinta ucapin dong, makan tuh gengsi Lo bang' Dinda membatin, ia kesal dengan sikap Arya.


"Cemburu ?"goda Dinda.


"Ng... gak, siapa yang cemburu ?, biasa aja kok" ucap Arya masih dengan gengsinya yang masih di junjung tinggi.


'Oh ****, Ayo lah Arya... susah banget sih lu jujur dan buang rasa gengsi lu jauh-jauh' Arya merutuki sifat gengsi nya.


"Ohw, biasa aja yah ?... Oke, kalau gitu tolong buka pintu mobilnya Abang, masih Abang kunci, ini gak bisa di buka, aku mau turun" ucap Dinda dengan suara yang dibuat-buat seperti mengejek.


Arya membuka kunci pintu mobilnya. "Makasih udah mau antar aku, Abang hati-hati di jalan ya" ucap Dinda.


"Iya... sama-sama... kamu langsung masuk kamar ya, jangan begadang, besok pagi-pagi kerja" ucap Arya.


"Ya" jawab Dinda singkat. Gadis itu benar-benar kesal melihat sikap Arya.


Setelah Arya melajukan mobilnya, meninggalkan tempat kost Dinda, gadis manis itu pun langsung masuk kamar.


Adryan memperhatikan Arya dan Dinda dari depan kamar kost Bayu. Lelaki tampan itu pun terbakar cemburu.


'Sesak banget dada gue liat ada laki-laki yang dekat dengan gadis yang gue cinta... gue gak bisa lama-lama lagi, sepertinya Arya juga menyukai Dinda, gue gak mau dia merebut Dinda dari gue, gue harus nyatain cinta gue ke Dinda secepatnya' ucap Adryan dalam hati.


**Bersambung...


HAPPY READING ♥️❤️

__ADS_1


JANGAN LUPA TINGGALKAN JEJAKNYA YA DENGAN MENEKAN TOMBOL FAVORIT DAN LIKE JUGA KOMENTAR YANG MEMBANGUN AGAR THOR TAMBAH SEMANGAT LAGI, TERIMAKASIH 🙏🙏**


__ADS_2