
Tepat pukul 17.00 di Bandara John F Kennedy, Daren turun dari privat jet nya. Ia disambut hangat oleh para wartawan yg siap meliput kepulangan sang CEO termuda di Asia itu. Daren yg saat ini berusia 28tahun sudah menjabat sebagai CEO menggantikan sang papa.
Para wartawan dan pengunjung di bandara tersebut tak mengalihkan pandangan mereka saat Daren turun dari privat jet nya, sosok pria tampan, gagah, dan berwibawa yg mempunyai rahang kokoh, badan gagah dengan tinggi 180cm, alis tebal, bibir sexy dan tentunya idaman semua wanita. Namun siapa sangka ternyata ia juga sosok yg dingin dan tak segan² jika orang² tercintanya di ganggu.
Daren mempunyai asisten yg bernama Ricardo De Vaio, biasa dipanggil Rico oleh Daren. Rico merupakan orang kepercayaan Daren, ia mengikuti Daren sudah 5 tahun lamanya. Rico juga merupakan sahabat Daren waktu Kuliah sampai ia menjadi CEO di perusahaan Austin.corp
Begitu ia sampai, semua bodyguard nya mengamankan Daren dari kejaran para wartawan dan fans fanatic dari seorang Daren Caldwell Austin.
" Selamat datang kembali tuan muda, mari silahkan " sapa Rico sang asisten kepercayaan Daren sembari membuka pintu mobil
" Hmmmm " jawab Daren sambil menganggukkan kepalanya
Perjalanan dari bandara menuju Mansion Keluarga Austin menempuh waktu sekitar 1 jam 30 menit. Di dalam mobil suasana hening, Daren menyandarkan kepalanya sambil memejamkan mata. Ia sangat lelah karena saat di dalam private jet nya tak bisa tidur.
Beberapa waktu, tibalah Daren di Mansion Keluarga Austin. Didepan mansion sudah ada Papa dan Mama, tak ketinggalan para pelayan pun juga menyambut kepulangan sang tuan muda di keluarga Austin.
__ADS_1
" Selamat datang kembali tuan muda " sapa para pelayan serentak sedangkan Daren hanya membalas dengan anggukan kepala
" Selamat datang kembali kesayangan mama, mama rindu sekali sama anak mama yg tampan ini " sapa mama Bella pada anak tercintanya sambil memeluk Daren
" Trimakasih ma, Daren juga merindukan mama " jawab Daren sambil membalas pelukan sang mama tercinta yg sudah 2 tahun ini dia rindukan
" Ehmm ehmm, jadi cuma rindu sama mama doang nih. Sama papa enggak, nasib nasib " goda papa David, papa Daren
" Aku juga rindu pada papa " balas Daren sambil memeluk papa nya
" Yasudah ayo masuk dulu nak, istirahatlah di kamarmu. Kamu pasti capek habis melakukan perjalanan jauh, nanti mama panggil kalau sudah waktunya makan malam " mama Bella
" Baiklah ma, Daren langsung ke kamar ya ma. Capek banget pengen langsung istirahat " Daren
" Oke sayang " mama Bella
__ADS_1
Daren langsung pergi ke kamar yg sudah 2tahun ini tak ditempatinya, sesampainya di kamar ia langsung membersihkan diri. 30 menit kemudian, Setelah selesai membersihkan diri, ia langsung merebahkan badannya yg terasa lelah dan tertidur.
Daren terbangun pukul 18.30, ia langsung menuju kamar mandi untuk membersihkan diri. Setelah selesai membersihkan diri, ia langsung menuju meja makan untuk makan malam bersama papa dan mama nya.
" Kau sudah bangun nak, baru aja mama mau membangunkan mu tapi kau sudah bangun duluan " mama Bella
" Sudah ma " balas Daren sambil tersenyum
" Yasudah, mama akan panggil papa mu dulu lalu kita makan malam " mama Bella
Daren hanya menganggukan kepala sambil tersenyum.
Setelah semua berkumpul, acara makan malam pun dimulai. 30 menit kemudian, makan malam selesai. Daren langsung beranjak menuju kamarnya dan melanjutkan kembali tidurnya karena tubuhnya masih lelah
jangan lupa like, vote dan komen ya. maaf kalau banyak typo
__ADS_1