
HAPPY READING ♥️♥️
'Apa yang di lakuin bang Arya sama mbak Lania tadi, sampai kerah bajunya ada bekas lipstik ? Apa di antara mereka memang ada hubungan ? Tapi bang Arya bilang dia masih cinta aku, apa aku yang terlalu ke ge er an ?' ucap Dinda dalam hati, gadis itu menahan tangisnya.
"Ar siapa cewek tadi ? sombong kali ku liat, mentel pula, tak ada senyum sikit pun dan tegur orang, kesal kali aku liat tampangnya" ucap Yenita.
Arya tersenyum mendengar ocehan kakaknya "Biarkan saja lah kak, gak usah peduliin dia" ujar Arya.
"Tapi Khaiyang bilang dia teman dekat kau Ar, benar ?" tanya Yenita penasaran.
"Ya gak lah, mana ada, dia itu cuma putri salah satu kolega bisnis aku, itu aja kak, tak ada lah kak teman dekat" jawab Arya.
'Dasar pembohong, kalau cuma teman dekat, kenapa di kerah kemeja abang ada bekas lipstik' ucap Dinda lagi dalam hati. Lalu melihat Arya dengan sudut matanya.
Dinda tak tahan lagi menahan air matanya yang akan jatuh, ia benar-benar cemburu.
"Kak aku ke toilet dulu ya" bisik Dinda dengan suara yang serak menahan tangisnya.
Yenita memandang gadis manis yang ada di samping kanannya, lalu menganggukan kepala mengiyakan.
Dinda berjalan keluar ruang kerja Arya dengan terburu-buru, ia ingin cepat-cepat sampai toilet, air matanya tak bisa di bendung lagi, gadis itu benar-benar kecewa dengan kelakuan Arya.
Sesampai di toilet, ia langsung menguncinya, air matanya deras keluar membasahi pipinya.
'Aku aja yang bodoh, masih aja percaya dengan kata-kata manisnya bang Arya, padahal semua itu bohong, dia ada hubungan dengan mbak Lania, itu buktinya ada bekas lipstik di kerah kemeja bang Arya" ucapnya dengan air mata yang deras mengalir di pipinya.
'Dasar Hrithik Roshan KW menyebalkan, pembohong, kata masih cinta aku tapi kenapa...' tangis Dinda pecah, ia menutup mulutnya dengan tangan kanannya agar tak terdengar oleh orang diluar.
Setelah Dinda pergi Yenita pun melihat bekas lipstik yang menempel di kerah kemeja Arya. Wanita itu berjalan mendekati Arya lalu memegang kerah baju Arya yang ada lipstik itu.
__ADS_1
'Benar bekas lipstik, semoga Khaiyang tidak liat tadi' batin Yenita.
"Kenapa kerah baju kau Ar, sampai ada bekas lipstiknya ?" tanya Yenita.
"Ha... apa kak ? bekas lipstik ?" ujar Arya. "Aku gak tau bajuku ada lipstik ?" tambah Arya.
"Ngapain kau tadi sama cewek mentel itu ?" tuduh Yenita.
"Tak ada ngapa-ngapain kak, sumpah" ucap Arya menyakinkan kakaknya. "Tadi pas kakak agak lama pergi ada yang datang trus dia peluk aku dari belakang, aku kita Khaiyang, jadi ku biarkan dia peluk aku, pas aku balik badan tuk liat siapa ternyata Lania, mungkin ini lipstiknya yang nempel, tapi aku berani sumpah, gak ada apa-apa" jelas Arya panjang lebar.
"Ya lah Ar, kakak percaya kau, tapi kalau orang lain yang liat bekas lipstik ini di pasti mikir kau abis ngapa-ngapain" ucap Yenita lagi.
"Dah siap kerja kau Ar ? kalau udah kita pulang, tukar baju kau tu, tak enak kali kakak liatnya, kau ada simpan baju ganti kan" ucap Yenita lagi.
"Ada kak, ya udah aku ganti dulu" ucap Arya lalu pergi ke ruang yang ada di sebelah lemari berkasnya, disana ada ruangan yang di gunakan untuk istirahat oleh Arya dan ada baju Arya juga, untuk mengganti baju jika tak sempat pulang saat kerjaannya banyak, Dinda pun sebagai sekretarisnya tau ruangan itu.
Dinda masuk ruangan dengan memaksakan senyum dibibirnya tetapi matanya sebab seperti orang habis menangis.
'*Kenapa Khaiyang ? apa dia habis menangis ? tapi kenapa ? apa dia liat bekas lipstik yang ada di baju Arya, lalu mikir yang macam-macam' pikir Yenita melihat mata sembab Dinda.
"Yang*, kita pulang yuk" ajak Yenita, dia tau Dinda tak akan konsentrasi dengan pekerjaan sekarang.
"Aku tanya bang Arya dulu ya kak, apa masih ada pekerjaan yang harus aku selesaikan lagi apa gak" ucap Dinda masih dengan senyum yang ia buat-buat.
"Udah, tadi kak tanya kata Arya tak ada lagi, bentar lagi kita pulang, diantar Arya" ucap Yenita.
"Aku pulang sendiri aja kak pake ojek atau taksi online, gak enak repotin bang Arya terus" ujar Dinda.
"Abang gak ngerasa di repotin kok, malah seneng bisa antar jemput kamu" ucap Arya keluar dari ruangan istirahatnya setelah berganti baju.
__ADS_1
Dinda menatapnya sinis 'Dasar Hrithik Roshan KW pembohong, hebat banget aktingnya, tadi mesra-mesraan sama mbak Lania, sekarang rayu aku dekat kak Yen, dasar menyebalkan' Dinda membatin.
"Gak usah terimakasih, aku pulang sendiri aja" ucap Dinda.
"Ayo lah Yang, kita pulang sama-sama aja, masak kakak biarkan kamu pulang sendiri, mau ya" ujar Yenita.
"Ayo Ar, kita pulang" perintah Yenita lalu mengandeng tangan Dinda dan keluar ruang kerja Arya.
Arya mengikuti dua wanita itu dari belakang, Arya binggung dengan sikap Dinda kali ini. 'Kenapa Khaiyang ? kenapa sikapnya dingin lagi ke aku nya ?' tanya Arya dalam hati.
.
.
.
.
.
.
.
.
**BERSAMBUNG...
JANGAN LUPA TINGGALKAN JEJAKNYA YA DENGAN MENEKAN TOMBOL FAVORIT DAN LIKE JUGA KOMENTAR AGAR THOR LEBIH SEMANGAT LAGI, TERIMAKASIH 🙏❤️**
__ADS_1