Takdir Cinta CEO

Takdir Cinta CEO
Part 19 - CINTA ITU MASIH ADA (2)


__ADS_3

'Siapa sih cewek yang di taksir Adryan sampai playboy cap kecoak itu jadi bucin setelah mati, gak biasanya dia tunduk dan mati-matian ngejar cewek kayak gini, semoga bukan Dinda, gue gak mau mereka bertengkar hanya karena memperebutkan wanita dan gue tau Arya masih sangat mencintai Dinda' pikir Danu.


Danu perjalanan memasuki kantor yang Arya pimpin, ia langsung ke lantai tiga dimana ruangan sahabatnya itu berada dengan memakai lift. Danu memasuki benda kotak itu, sesampai di lantai yang ia tuju, Danu berjalan kearah ruangan Arya dan melihat Adryan yang sedang ngobrol dengan Dinda. Mereka sangat asyik mengobrol sehingga tidak menyadari kedatangan Danu.


'Ya Tuhan... ternyata memang Dinda yang ditaksir Adryan, ini benar-benar bisa perang dunia ke tiga nih, kayak nya gue harus pisahin mereka dulu sebelum Arya lihat' ucap Danu dalam hati lalu menepuk keningnya pelan dan membuang nafasnya kasar.


Danu melangkah ke arah meja kerja Dinda dan menghampiri Adryan.


"Pagi Dinda" sapa Danu


"Pagi juga Mas Danu" ucap Dinda dengan senyum manisnya yang melihat Danu sudah berada di sebelah kanannya.


"Yan, hari ada metting dengan klien besar dari Singapura, kita janji ke mereka pukul 10.00 di restoran X, kita harus cepat takut nya telat" ucap Danu.


"Apa sih lu Dan, ganggu aja, apa gak bisa di ganti besok aja pertemuannya?" ucap Adryan kesal, karena Danu mengganggunya yang sedang asyik mengobrol dengan Dinda, apa lagi dia masih sangat rindu pada wanita itu dan belum puas memandangi wajah cantiknya.


"Sorry bro, kali ini gak bisa, kita udah dua kali loh rubah jadwal pertemuannya, emang lu rela proyek besar kayak gini lepas gitu aja, apa lagi kita udah nunggu kerjasama dengan mereka selama satu tahun" jelas Danu.

__ADS_1


Adryan memandang Danu dengan tatapan tak suka dan berpikir sejenak "Ya udah, gue ikut" ucap Adryan


'huuf... untung Adryan mau pergi dari sini, gue takut kalau Arya ampe keluar ruangannya lalu liat Adryan dan Dinda lagi ngobrol kayak gini, mereka bisa berantem lagi" pikir Danu.


"Ayo Yan, nanti kita telat, lu kan harus ganti baju dulu, gak mungkin pake baju kayak gini ketemu klien, iya kan ?" ucap Danu lagi.


'Apa-apa sih Danu, gangguin gue aja, gue kan masih kangen banget sama Dinda, udah hampir satu bulan gue gak ketemu pujaan hati gue, baru sebentar ketemu malah disuruh pergi sama kakek lampir cerewet ini, kesel banget gue' seru Adryan dalam hati.


"Iya cerewet, dasar tukang ganggu kesenangan aja lu" gerutu Adryan kesal.


"Temui dulu kliennya mas, kapan-kapan kita kan bisa ketemu dan ngobrol lagi" ucap Dinda yang tersenyum geli melihat tingkah kekanakan Adryan.


"Kita pergi dulu ya Din" ucap Danu yang menarik tangan Adryan karena pria itu belum beranjak juga dari tempatnya berdiri.


"Bye... Dinda cantik" ucap Adryan melampaikan tangan pada gadis cantik itu lalu mengikuti Danu yang menarik nya dengan paksa.


Dinda hanya tersenyum menanggapi tingkat Adryan.

__ADS_1


******


Belum lama Danu dan Adryan pergi dari meja kerja Dinda, Arya pun keluar dari ruang kerjanya.


"Yang, kayaknya abang lupa bawa berkas kontrak perusahaan kita dengan PT. Tirta Jaya deh, kemarin abang bawa ke apartemen, kamu tolong ambilkan ya, cari di ruang kerja abang, pas masuk apartemen pintu sebelah kiri, ada map berwarna kuning di atas mejanya, ambil dan ke kantor ya" ucap Arya santai karena tidak mengetahui kedatangan Adryan dan Danu.


"Baik bang, tapi..." ucap Dinda yang langsung dipotong Arya.


"Nanti alamat dan kode apartemennya abang WhatsApp ke kamu aja ya, tadi abang dah telpon pak Puji sopir kantor buat antar kamu, kamu hati-hati" potong Arya sebelum Dinda menyelesaikan pertanyaannya.


"Iya bang, kalau gitu aku langsung berangkat aja ya" pamit Dinda.


Dinda berdiri dari kursi kerjanya lalu mengambil tasnya yang ada di dalam laci meja dan berjalan ke arahnya lift.


Bersambung...


Mohon bantuannya untuk author ya... mohon like, comen di setiap episodenya dan pencet tombol favorit ♥️, terimakasih 🙏

__ADS_1


__ADS_2