
"Dinda apa kamu mau jadi pacar Mas ?"ulang Adryan.
"Aaapa Mas ? maaf Mas, aku kaget banget sama ucapan mas tadi" ucap Dinda gugup.
Adryan tersenyum mendengar jawaban Dinda.
"Trus jawaban untuk pertanyaan Mas apa cantik" tanya Adryan lagi.
"Mas Adryan itu baik banget dan aku suka dengan kebaikan Mas, tapi Mas, aku... aku minta maaf banget sama Mas Adryan, aku aku gak bisa terima ungkapan cinta Mas Ryan, Karena aku masih sangat mencintai seseorang dimasa lalu aku Mas, aku belum bisa lupain dia Mas, aku minta maaf Mas" jawab Dinda berat.
Adryan sangat terkejut mendengar ucapan Dinda "Apa Mas kenal dengan orang yang kamu maksud?" tanya Adryan hati-hati.
"Ya, Mas kenal dia" ucap Dinda.
"Apa gak ada sedikit pun kesempatan untuk aku Din ?" ucap Adryan.
"Aku tau Mas, kecewa dengan jawaban aku saat ini, karena aku gak mau Mas lebih kecewa nantinya karena aku masih sangat mencintai dia, aku benar-benar minta maaf Mas, Mas Ryan udah seperti kakak buat aku, aku gak mau kecewain Mas lebih dari ini" ucap Dinda.
"Baik lah Dinda, Mas hormati keputusan kamu, Mas memang sangat mencintai kamu tapi mas gak bisa memaksakan kehendak Mas, tapi Mas mohon satu sama kamu, walaupun kamu menolak cinta Mas, tolong terima dan pakai cincin ini, anggap saja itu pemberian dari seorang kakak pada adiknya" ujar Adryan tulus.
"Tapi Mas aku gak berhak atas cincin itu" tolak Dinda.
"Tolong Dinda, Mas mohon, plis" pinta Adryan lagi.
"Maaf Mas, aku benar-benar gak bisa, terima pemberian Mas Ryan buat aku, aku gak pantes terima itu, itu terlalu mewah buat cewek seperti aku Mas" ucap Dinda.
__ADS_1
Adryan pun mengalah dan menghormati keputusan Dinda.
********
ARYA POV
Arya berjalan keluar restoran setelah meletakkan uang kertas berwarna merah di meja kasir.
'Khaiyang apa benar itu kamu Yang ?, apa benar kamu Udah lupain Abang ? Apa benar Udah gak ada lagi cinta buat abang Yang ? tapi kenapa kamu harus memiliki Adryan ? Abang masih sangat mencintai kamu Yang' ucap Arya dalam hati, ia benar-benar hancur kali ini, ia berjalan dalam diam.
'Ya Tuhan sakit kali rasanya, Khaiyang Abang benar-benar masih sangat mencintai kamu, sebegitu bencikah kamu sama Abang yang ? sehingga kamu gak bisa lihat kesungguhan Abang, Khaiyang' Arya membatin lagi.
Arya berjalan hingga sampai ke parkiran Mall lalu memasuki mobil dan duduk dalam sepi.
********
Yenita sangat tau perasaan adik lelaki satu-satunya itu, pasti sangat hancur melihat gadis yang sangat ia cintai sedang berduaan dengan lelaki lain yang terlihat sedang melamar atau menyatakan cintanya.
Yenita pun memasuki mobil mewah berwarna merah itu.
"Kita balik aja ya kak" ucap Arya tiba-tiba setelah Yenita menutup pintu mobil.
Wanita cantik itu menganggukkan kepalanya mengiyakan.
Arya menghidupkan mesin mobilnya dan meninggalkan parkiran Mall.
__ADS_1
Suasana hening menghiasi perjalanan mereka kali ini. Yenita tak ingin bertanya apapun pada Arya, ia tau kesedihan adik lelakinya itu saat ini.
Sesampai di apartemen Arya memarkir mobilnya masih dalam diam.
Setelah sampai di dalam apartemen, Arya berjalan ke kamarnya.
"Ar" ucap Yenita menghentikan langkah Arya.
"Kakak tau apa yang kau rasakan saat ini, belum tentu yang kita lihat itu seperti yang kamu pikirkan Ar, setiap wanita pasti inginkan ungkapan cinta dari orang yang ia cintai dan mencintainya, bukan hanya dengan sikap saja, setiap wanita menginginkan kepastian, seperti itu juga Khaiyang, jika kamu masih mencintainya ungkapkan jangan hanya diam, Kakak yakin Khaiyang juga masih sangat mencintai kamu, jadi ungkapkan jangan biarkan dia menunggu lagi nanti Khaiyang bisa berpaling pada yang lain karena kamu terlalu lama" nasehat Yenita pada adiknya Arya.
"Hilangkan gengsi kamu, jika kamu gak mau kehilangan Khaiyang" tambah Yenita lalu berjalan masuk ke kamarnya.
**KIRA-KIRA ARYA AKAN LANGSUNG NEMBAK DINDA GAK YA ?...
-
-
-
-
-
HAPPY READING ❤️❤️
__ADS_1
JANGAN LUPA KOMEN DAN KLIK ❤️ DAN 👍 YA, TERIMAKASIH 🙏😘**