
Tak terasa satu minggu sudah berlalu, kini adalah pernikahan Ridho dan icha. semua orang nampak bahagia atas mereka berdua. tak terkecuali ridho dan icha namun kebahagiaan mereka bukanlah karena perasaan cinta.
icha bahagia dengan pernikahannya karena ia bersyukur bisa mengabulkan permintaan terakhir dari mendiang ayah dan bunda dulu, yang telah mewasiatkan perjodohannya dengan ridho.
tapi ia percaya bahwa cinta akan tumbuh dengan sendirinya seiring berjalannya waktu.......karena dia ingin pernikahan nya ini adalah untuk pertama dan terakhir dihidupnya.
Ridho pun terlihat bahagia apakah karena ia bisa menyelamatkan posisinya sebagai ahli waris tunggal dari keluarga irsyad atau karena ia sudah mulai menyukai icha entahlah.
icha yang sudah terlihat sangat anggun mengenakan gaun pengantin berwarna putih yang terdapat aksesoris2 yang sangat indah dan dengan make up yang tidak terlalu tebal namun tetap terlihat sangat cantik hingga membuat semua orang disekitarnya terpesona dan pangling saat menatapnya.
"wahhh.......icha kamu cantik banget, aku yakin pasti si ridho langsung jatuh cinta liat wajah cantik kamu,dan selamat atas pernikahan mu,oh ya cha aku udah menyerahkan surat izin buat kamu sama aku ke dosen kita kemarin selama 3 minggu, jadi kamu tinggal menikmati aja hari2 pengantin baru sama ridho ya dan aku juga rencana mau pergi Honeymoon sama mas reza".ucap ana.
"ah.....apaan sih na, kamu bisa aja".ucap icha memalingkan wajahnya karena pipinya sudah memerah bak buah tomat itu karena malu. makasih ya an......oh ya emang kapan kalian berangkat? ".tanya icha.
"kalau kata mas reza sih lusa cha".jawab ana yang hanya dijawab anggukan beberapa kali oleh icha.
Tak lama kemudian terdengar suara ucapan
"Sah"
"Sah"
dari lantai bawah sana.
__ADS_1
"Alhamdulillah"
"mempelai wanitanya bisa dibawa kesini bu".ucap penghulu yang dibalas anggukan oleh mamanya ana, mama riska segera menemui icha dikamar pengantin.
"Icha,ayo turun, Nak ijab qobulnya sudah selesai dan sekarang kamu sudah menyandang status sebagai istri sah dari Ridho, selamat ya nak, mama yakin pasti ayah dan bundamu sudah sangat merasa lega disana".ucap mama riska sambil memeluk dan mencium kening anak angkat yang tidak lain adalah keponakannya tersebut. seketika suasana haru menyelimuti mereka.
"Selamat ya cha".ucap ana sambil memeluk icha sahabatnya itu.
"ya udah yuk mah kita bawa icha sekarang untuk menemui sang pangeran".ucap ana yang mama geleng2 kepala dan tersenyum mendengar ucapan anak nya itu.
"ya udah yuk".ucap mama riska segera membawa icha pergi menemui suaminya ridho.
semua yang ada disana menatap dan memperhatikannya tanpa berkedip.
"Subhanallah diakah istriku, bidadari yang yang sangat aku cintai dimimpiku ternyata benar2 dia Ya allah".ucap ridho tersenyum menyambut kedatangan icha yang sudah sah menjadi istrinya itu.
Setelah sampai penghulupun menyuruh keduanya untuk saling bertukar cincin. setelah selesai ichapun mencium tangan ridho yang menyandang status sebagai suami itu.
dan disusul oleh ridho yang membaca do'a mendaratkan ciuman dikening icha cukup lama,
seketika ichapun memejamkan matanya ia sejenak ia merasakan ketenangan
dalam hatinya.
__ADS_1
semua orang yang melihat adegan itu langsung bertepuk tangan ada juga terharu, sadar akan suasana tersebut ridho dan icha langsung menjauhkan dan saling memalingkan wajah mereka masing2.
Tak lama kemudian setelah acara akad, acara resepsi pun dimulai yang hanya dihadiri oleh keluarga terdekat ridho dan icha saja yang datang untuk memberikan selamat dan do'a atas pernikahan mereka.karena memang itu adalah permintaan dari mereka sendiri agar tidak ada yang tau tentang pernikahan mereka hanya karena perjodohan. jadi mereka memutuskan untuk melaksanakan semua acara pernikahan mereka adakan dirumah keluarga ridho.
dua jam kemudian acara resepsi pun selesai dan semua tamu pun sudah pulang, keluarga ridho pun sudah kembali ke kamar mereka masing begitu juga dengan icha dan ridho yang sudah berada dikamar yang akan mereka tempati bersama yaitu kamar icha.
setelah sampai didalam kamar icha pun langsung menuju kekamar mandi untuk membersihkan tubuhnya sedangkan ridho tengah membaringkan tubuh dikasur empuk icha.
Tak butuh waktu lama ichapun keluar dari kamar mandi dengan pakaian yang lengkap dan segera bersiap2 untuk sholat isya' berjama'ah dengan ridho.
"kamu sudah selesai mandinya? ya udah kalau gitu tunggu saya mau mandi dulu".ucap ridho yang hanya dibalas anggukan oleh icha.
Tak lama kemudian ridho pun sudah selesai mandi dan segera mengenakan pakaian alat sholatnya yang sebelumnya sudah disiapkan oleh icha.
mereka melaksanakan sholat berjama'ah untuk pertama kalinya, setelah selesai sholat dan berdo'a ichapun mencium punggung tangan ridho suaminya itu dan dibalas dengan sebuah kecupan dikeningnya oleh ridho.
kemudian ketika beranjak dari dudukny untuk menyimpan semua alat sholatnya tiba2 icha tanpa sengaja menginjak rok mukenahnya sehingga ia tidak sengaja menabrak tubuh ridho yang sedang duduk berhadapan dengannya, ridho yang terkejut membuat tubuh kehilangan keseimbangan dan akhirnya icha jatuh dengan posisi menindih tubuh ridho refleks membuat kedua bibir mereka menempel yang icha tidak sengaja mencium bibir ridho.
ridho sontak membelalak kan matanya terkejut saat merasa bibir dicium oleh icha.
deg.. deg.. deg.. deg..
suara jantung mereka berdetak kencang tak karuan saat kedua mata mereka saling bertatapan, kedua mendengar suara detak jamtung mereka satu sama lain.
__ADS_1
"Ya allah kenapa engkau membuat hamba merasakan hal nikmat secepat ini dengan bidadari yang baru saja aku nikahi padahal aku tau bahwa dia belum siap untuk melakukannya bersamaku karena memang belum ada rasa cinta untuk aku dihatinya". gumam ridho dalam hati.