
Happy reading readers😍😍😍😍
Pada saat yang bersamaan icha yang tiba2 merasakan firasat yang buruk akan meminum air mineral bersama dengan ana tiba2 botol air mineral yang dipegang oleh icha jatuh dengan kasar ke tanah sehingga botol tersebut pecah dan tak menyisakan air sedikitpun didalamnya akibat tumpah.
Icha yang sedari tadi melamun memikirkan tentang kedua orangtua nya,langsung terkejut dan tersadar dari lamunannya.
Ana yang menyaksikan hal itu sontak kaget dan langsung menanyakan keadaan sahabatnya tersebut.
"Icha kamu nggak apa2 kan???, kamu lagi mikirin apa kok bisa jatuh kayak gitu minumannya" .tanya Ana pada Icha.
Belum sempat icha menjawab pertanyaan Ana, tiba2 Handphone berdering menandakan ada panggilan masuk. saat itu juga icha yang melihat nama yang tertera diHPnya itu adalah nama ayahnya, ia pun langsung menjawab,
"Assalamualaikum, iya ayah ada apa" tanyanya saat menjawab telpon tersebut.
"Waalaikumsalam,maaf saya bukan ayah anda tapi saya orang yang ayah menolong korban yang punya HP ini,karena bapak tersebut mengalami kecelakaan bersama istrinya telah tewas ditempat kejadian. apakah benar anda anak dari korban??". ucap orang yang sedang berbicara ditelepon diseberang sana.
Bagaikan dihantam batu yang sangat besar tepat ditubuh Icha terkejut dan langsung menangis histeris sambil memegang HP ditangan yang tersambung,
Ana yang melihat hal itu langsung kaget dan berusaha menenangkan icha,dan mengambil alih telepon yang masih tersambung, dan langsung bertanya". halo dengan siapa ini,tanya nya dengan nada tinggi.
Kemudian orang yang disebrang sana pun menjelaskan kembali kepada Anna.
Anna yang mendengar hal itu sontak kaget dan langsung menanyakan dimana tempat kejadian tersebut.
setelah mengetahui tempatnya Anna pun langsung membantu icha yang hampir tak sadarkan diri, dan segera membawa Icha bersamanya ke tempat kecelakaan tersebut.
Setelah sampai diTempat Kecelakaan Ana dan Icha langsung menghampiri kerumunan orang2 disebrang jalan sana.
Setelah sampai, betapa terkejutnya ana dan icha saat melihat jasad ibu shila dan bapak andi yang telah terbaring kaku dibawah aspal dipinggir jalan raya tersebut.
__ADS_1
Icha yang melihat jasad kedua orangtua nya disana tak kuasa menahan air yang yang sangat menyesakkan hatinya seketika itu langsung menangis histeris dan tak sadarkan diri disamping jasad kedua orangtua yang telah melahirkan dan membesarkan nya bersimbah darah disekujur tubuh mereka .
Setelah 1 jam tak sadarkan diri, icha akhirnya membuka matanya dan baru menyadari bahwa dirinya sudah berada dirumahnya.
ICHA POV
"Bagaikan mimpi buruk yang mungkin datang disaat aku tidur,
disaat aku mendengar kabar kecelakaan yang dialami kedua orang tuaku,
Aku berharap hanya memang mimpi buruk disaat aku melihat sendiri jasad kedua orang tuaku yang telah melahirkan dan merawatku sampai saat ini,
jasad orang tua yang sangat aku cintai,hanya mereka lah yang slama ini menjadi tujuan hidupku,
dan menjadi semangat hidupku,
Ya allah kenapa engkau begitu cepat mengambil kedua orangtua ku,
Bahkan disaat aku belum sempat membalas semua pengorbanan, kasih sayang, cinta, bahkan bakti ku kepada mereka Ya robb". do'a yang aku sampaikan disela2 tangisan ku yang sangat menyesakkan hatiku".
"Disaat aku bangun dari pingsanku yang cukup lama,
aku pun membuka mataku dan aku langsung menatap atap kamar ku dirumah, sejenak aku merasa lega karena aku menganggap semua yang aku alami ini memang benar2 hanyalah mimpi buruk dari tidur ku ,tak terasa sebuah senyuman pun terukir dibibirku,
Namun senyuman itu tiba memudar disaat aku mendengar sayup2 suara orang2 membaca Surat Yasin dilantai bawah rumah seketika itu pun jantungku berhenti berdetak,
Aku pun segera memakai hijab ku dan melangkahkan kakiku keluar dari kamarku yang telah didesign khusus oleh ayahku bertema kan kartun keroppie favoritku hanya untukku,
Dengan segala rasa penasaran yang amat aku pun masih melangkahkan kaki ku perlahan menuruni tangga menuju lantai bawah rumahku,
__ADS_1
Terlihat semua orang memandangku dengan tatapan prihatin dan berduka disaat sampai dilantai bawah kulihat ana dan kluarganya langsung menghampiriku sambil memelukku dengan deraian air mata yang jatuh bagaikan hujan yang begitu deras dikedua mata mereka.
ana yang tengah memelukku sangat erat lun berkata, "icha kamu harus sabar dan tabah menghadapi semua ujian ini,aku yakin kamu pasti kuat cha, aku janji ,aku akan slalu ada bersamamu disini cha". kedua orangtua ana pun turut mengatakan hal yang sama padaku sambil memelukku juga,
Seketika itu pikiranku kembali kacau aku pun segera mempercepat langkah ku menuju dua sosok yang terlihat tubuhnya sudah ditutupi oleh kain putih,
Dan saat langkahku mulai dekat dengan dua sosok itu seketika langkahku tiba2 melemah dadaku terasa sesak dan tak terasa air bening dari mataku pun menetes tanpa meminta izin dariku terlebih dahulu ,
Disaat aku mulai membuka kain putih dari kedua sosok yang berada dihadapanku saat ini.aku pun langsung menangis histeris didalam pelukan ana sahabat ku.
"Ya allah kenapa kejadian yang aku harap hanya mimpi burukku menjadi kenyataan Ya allah ,lalu harus kemana lagi aku melanjutkan hidupku Ya robb ,karena engkau mengambil alasanku untuk hidup didunia ini Ya allah". ucapku disela2 isakan tangisku,
"Ayah ,bunda kenapa lain pergi tanpa berpamitan dan mengajak untuk ikut bersama kalian?? Ayah, bunda bawa aku ikut bersama kalian icha mohon ayah, bunda.
lalu icha harus bersama siapa untuk hidup didunia bun??"
ucapku sambil menangis disamping jenazah kedua orangtua ku yang telah terbujur kaku, dan akan segera dimakamkan.
"Astaghfirullah icha kamu tidak boleh bicara seperti itu nak, justru karena Allah lebih sayang sama kedua orangtua kamu makanya Allah mengambil mereka secepat ini,
Kamu harus kuat dan mengikhlaskan kepergian kedua orangtua mu, agar mereka bisa pergi dengan tenang nak, kamu harus tetap mejalani hidup ini, karena kami tante,om,dan ana akan selalu ada disamping mu nak". terdengar ucapan tante riska yang sambil memelukku membuat hatiku sedikit lebih tenang.
"Terima kasih tante". ucapku sambil membalas pelukan tante riska.
"Sama2 nak, kamu harus kuat menghadapi semua ujian ini nak,kamu harus tetap semangat ya nak???.ucapnya memberikan semangat untukku sambil tersenyum tipis menutupi kesedihan dimatanya itu ke arah ku.
Terima Kasih Readers😇 Sudah Membaca karya pertamaku😍.
Semoga Kalian Suka Readers😇😍😍.
__ADS_1