Takdir Hidupku Menikah Karena Perjodohan

Takdir Hidupku Menikah Karena Perjodohan
Belum Sembuh 2


__ADS_3

"Nggak Mas aku mau jagain kamu biar kamu gak sendirian disini, apa boleh?".tanya Raina Ragu takut Adrian tidak membolehkannya menjaga Adrian.


"Iya gak apa-apa, Kesini".jawab Adrian menepuk sisi Disebelahnya memberi isyarat pada Raina.


Raina mengerti apa yang maksud Adrian pun menurutinya.


"Biarkan aku memelukmu".ucap Adrian memeluk Raina erat sesekali mengecup Rambut Raina.


Raina merasa sangat senang karena bisa merasakan pelukan hangat dari suaminya, Ia berpikir ini semua hanyalah mimpi indah yang Ia harap tidak mau terbangun dari mimpinya ini.


Tak lama Raina mendengar suara nafas halus Adriana yang mengartikan kalau suaminya itu sudah Tidur lagi sambil memeluk tubuh dirinya, Raina pun mendongakkan wajahnya hingga Ia bisa dengan jelas melihat Wajah Polos suaminya Yang sudah menuju ke alam mimpinya.


Raina tersenyum, kemudian dengan hati-hati Ia mencium kening Adrian agar sang empunya kening tidak terusik tidurnya.


"Cepat sembuh ya Mas, aku lebih suka kamu yang cerewet kayak biasanya daripada kamu lemes kayak gini, Ya meskipun aku tau kamu benci sama aku tapi aku gak suka ngeliat kamu kayak gini".ucap Raina menatap Wajah Adrian Yang sedang tidur.


Raina pun kembali memeluk tubuh Adrian erat dengan membenamkan wajahnya didada bidang Suaminya.


"Gak apa-apa ya Mas aku meluk kamu".gumam Raina.


Setelah agak lama Raina bangun Pelan-pelan melepaskan pelukannya dengan Adrian lalu turun kebawah, Bagaimana pun Dia harus Bersih-bersih rumah, dan memasak makan siang seperti yang biasanya Ia lakukan setiap hari.


Pukul 12.30


Akhirnya semua pekerjaan rumah Raina selesai Dia juga sudah menata Hidangan untuk Makan Siangnya bersama Adrian dimeja makan.

__ADS_1


"Semoga Mas Adrian suka sama menu masakan aku kali ini Amin.......".gumam Raina.


Dikamar


Adrian sudah terbangun dari tidurnya Ia pun meraba tempat Disebelahnya, namun tak menemukan Raina.


"Raina kemana ya?kok gak ada?".gumam Adrian.


"Pasti Dia Ilfiell sama aku karena aku lemah kayak gini".ucap Adrian tersenyum miris.


Tak ingin ambil pusing Adrian pun bangun menuju kamar mandi untuk membuang hajatnya, Ia pun berjalan pelan karena kepala masih merasa pusing dan lemas.


Setelah selesai memasak Anna pergi menuju kamarnya dan Adrian dengan membawa baskom berisi air hangat dengan handuk kecil berniat ingin melihat keadaan Adrian dan membasuh tubuh Suaminya karena dalam keadaan lemas Adrian belum bisa mandi.


Sampai didalam kamar Raina terkejut melihat Adrian yang sedang berjalan Pelan-pelan dari kamar mandi, Raina langsung membantu Suaminya.


"Kamu kenapa Raina?".tanya Adrian.


Seketika Raina mendadak Kikuk tak harus berbicara apa Ia takut nanti Adrian akan memarahinya karena mau berbuat lancang, ya meskipun pada suaminya sendiri.


"Emm..........Gini Mas aku tadi udah bawa Air hangat sama handuk buat bersihin badan kamu, Apa kamu mau?, Ya karena kan kamu masih belum boleh mandi Mas".ucap Raina Alasan.


"Oh ya sudah, sekarang kesiniin aku mau membasuh badanku sekarang".Suruh Adrian.


"Iya Mas". jawab Raina berjalan menuju Suaminya.

__ADS_1


Saat Adrian mau mengambil Handuk yang sudah dicelupkan dibaskom itu Ia merasa tidak akan mampu mengelap tubuhnya sendiri karena badannya masih terasa lemas. Adrian berpikir mau Meminta bantuan Raina tapi Dia pesimis akan hal itu. "Cintaku saja dulu ditolak mentah-mentah sama dia apalagi untuk membasuh badanku pasti tidak akan mau dia". pikir Adrian.


"Tidak jadi, aku tidak mau membasuh badanku, lagipula aku tidak bisa melakukannya sendiri, kamu bawa lagi saja ke bawah".ucap Adrian.


"Kalau gitu, Apa aku boleh bantumu Mas membasuh badan kamu?".tanya Adrian.


"Aa-aku janji bakalan Pelan-pelan ngusapnya, dan kalau perlu aku akan tutup mataku dan akan deket2 sama kamu".alasan Raina lagi.


"Duuhh kacau, pasti Mas Adrian gak bakal mau, dan Marah sama aku, gimana ini".sesal Raina panik dalam hati.


"Serius kamu mau bantu?".tanya Adrian tidak yakin.


"Ii-iya, kalau boleh, tap-tapi kalau gak boleh gak apa-apa kok Mas, Maaf aku udah lancang".ucap Raina Insecure.


"Ya sudah cepat Lap badanku, gak apa-apa".perintah Adrian. didalam hati Adrian bersorak senang Karena kembali merasa diperhatikan lagi oleh Raina.


"Iya Mas". jawab Raina.


Raina pun mengusap dan membasuh badan suaminya lembut dengan penuh kasih sayang tanpa ada rasa jijik sekalipun, Ia juga menepati janjinya untuk menjaga jarak dan menutup matanya agar tidak melihat Tubuh indah milik suaminya yang seharus juga menjadi miliknya sebagai seorang istri.


Karena merasa gemas dengan cara Raina menutup mata sambil mengusap lembut tubuhnya Adrian berinisiatif untuk mengerjai Raina dengan mengecupi kening dan Rambut Raina Pelan-pelan tanpa sepengetahuan RainaπŸ˜‚πŸ˜‚.


Hay Readersss Semua maaf banget Author lama banget UpnyaπŸ™πŸ™πŸ™πŸ€—Tapi insya allah Author usahain buat cepat-cepat πŸ€—πŸ˜


Jangan lupa tetap bantu Vote, Like&komentnya ya Readerss biar aku jadi makin semangat buat Rajin Upnya πŸ€—πŸ˜˜πŸ˜˜πŸ˜˜

__ADS_1


Oh iya Kalau boleh Yukk Follow


IG Ku: @Aril_anisaπŸ€—


__ADS_2