
Namaku Ahmad Ridho Al Irsyad........umurku 25th, diusiaku yang masih muda Aku sudah seorang CEO disebuah perusahaan dibidang properti PT.Irsyad Jaya milik keluargaku dikota Z. Karena memang anak tunggal dari keluargaku. papaku bernama Aditya Irsyad dan mamaku bernama Ayu Anita Irsyad. dirumah kami tinggal berenam dengan sepupuku reza karena sejak orang tuanya papa mengangkat reza menjadi saudara angkatku, bi ina Asisten rumah, dan pak anto suaminya bi ina satpam penjaga rumahku.
🌥🌥🌥
dipagi hari
seperti biasanya aku selalu bangun disaat mendengar adzan subuh berkumandang aku segera bangun dari mimpi indahku.
Langsung menuju kamar mandi lalu bersiap2 untuk pergi sholat subuh berjama'ah dimasjid. ketika sudah dari kamar terlihat papa, mama dan reza sudah menungguku dibawah untuk berangkat bersama kemasjid.
tak lama kami sudah datang dari masjid,
setelah sampai dirumah aku pamit kepada papa dan mama untuk pergi ke kamarku, setelah sampai didalam kamar aku pun segera bersiap2 untuk pergi kekantor.
Tepat jam 07.30 aku pun turun kebawah untuk makan bersama keluargaku. kami pun makan bersama selama kami makan hanya suara dentingan sendok dan garpu diantara kami.....tak lama kami selesai makan, akhirnya papa membuka pembicaraan diantara kami". papa memberitahukan tentang rencana perjodohanku dengan anak om andi sahabat papa yang aku kenal.
Seketika itu aku terkejut dan berniat akan menolak perjodohan ini.
" Papa ridho gak setuju dengan perjodohan ini, aku gak mau menikah sama orang yang gk pernah aku kenal pa". tolakku pada papa.
"Ridho awalnya mungkin kamu sama2 gak kenal tapi papa yakin setelah kalian menikah...nanti pasti kalian akan saling mencintai. ucap papa dan mama membujukku".
"Nggak pa, aku tetap gak mau nerima perjodohan ini". tolakku lagi.
"Ridho pokoknya papa gak mau tau......kamu harus menyetujui perjodohan ini....dan menikah dengan icha anak sahabat papa, Tapi kalau kamu tetap gak setuju papa akan mencoret namamu dari daftar pewaris tunggal dari perusahaan papa dan tidak akan menganggap kamu anak papa lagi", ancam papa dengan nada tinggi padaku.
Mendengar semua ancaman papa aku pun pasrah dan terpaksa menerima perjodohan ini.
"Iya pah Ridho mau nerima perjodohan ini, ucapku pasrah .
__ADS_1
"Nah, itu yang mau, kalau gitu ya sudah nanti kamu siap2..... kita akan pergi makan malam kerumah calon mertua mu nanti malam". ucap papa padaku.
Tak terasa malam pun datang, aku dan keluargaku tekah siap untuk pergi ke rumah Om Andi,
Setelah sampai ditengah perjalanan papa menerima telepon kalau om andi dan istrinya sudah meninggal tadi pagi.
"Seketika itu papa shock dan langsung menyuruh ku melajukan mobil yang tengah kemudi agar kami bisa segera sampai kerumah om andi, aku pun menurutinya.......
5 menit kemudian papa kembali menerima telepon kalau grandma ku yang tinggal diluar negeri sedang sakit parah dan mengharuskan kami berangkat kesana malam itu juga.
Lalu aku pun memutar balik mobilku menuju bandara dan membatalkan tujuan kami menuju kerumah Om Andi.
namun, Reza tidak bisa ikut kami karena dia harus menghandle semua pekerjaanku diperusahaan sebagai asisten pribadiku dikantor .
Tak lama kemudian aku, dan kedua orangtuaku telah sampai dilondon dan langsung menuju rumah sakit tempat grandma ku dirawat,
Setelah satu bulan grandma dirawat akhirnya menghembuskan nafas terakhirnya disana, hal itu cukup membuatku keluargaku merasa terpukul karena harus kehilangan grandma untuk selamanya.......tapi kami pun tidak mau terus berlarut dalam kesedihan,
Dan tanpa aku sadari sejak aku bermimpi dimalam itu,......setiap malam gadis yang ada dimimpiku itu
setelah satu bulan kemudian kami memutuskan untuk kembali ke indonesia dan berniat ingin meneruskan perjodohanku dengan anak nya om andi, meskipun om andi dan istrinya sudah lama meninggal.
Setelah 3 hari kami sudah ada diindonesia......malam ini Papa kembali mengajakku dan keluarga untuk pergi mengunjungi rumah alm. om andi,......tak lama kemudian kami telah sampai dirumah tersebut.
Kami pun mengucapkan salam sambil mengetuk pintu rumah tersebut, tak lama kemudian ada seorang gadis berjilbab yang asing bagiku membuka pintu dan keluar untuk menyapa kami.......sambil tersenyum dia langsung mencium punggung tangan kedua orangtuaku dia tampak begitu dekat dengan papa dan mama, apalagi dengan Reza.
"Om Tante apa kabar kok ngabarin ana dulu kalau mau kesini,"tanyanya menyapa papah dan mamah.
"Alhamdulillah nak... kabar Om dan Tante baik....bagaimana dengan kabarmu dan icha,"ucap ayahku pada nya.
__ADS_1
Â
degg....
Â
Seketika aku teringat pada mimpiku akhir2 ini yang selalu bertemu dengan gadis yang bernama Icha.
"Alhamdulillah kabar kami juga baik om".jawabnya lagi. dan mempersilahkan kami masuk dan duduk diruang tamu.
Tak lama ada seseorang yang tiba2 memhampiri diruang tamu". siapa yang datang Anna??".tanyanya pada Anna.
lalu Anna pun menjawab, "kenalin ini Om Adit, Tante Nita, Reza dan Sepupunya", Jawabnya pada gadis itu.
Lalu dia pun langsung mencium tangan Papa, Mama dan tersenyum pada Reza,
sambil memandang wajah kami satu- persatu... seketika pandangan kami bertemu "Kamu" ucap bersamaan dan refleks saling menunjuk tangan kearah masing2 saking kagetnya ternyata dia juga mengalami mimpi sama disetiap tidurnya.
"Lho emang kalian udah saling kenal ". tanya papa penasaran melihat tingkah kami.
"Eng-nggak". Jawab kami terbata-bata kembali bersamaan.
Kami pun salah tingkah satu sama lain. kemudian dia menyapa reza untuk mengalih kan suasana.
"Lho kamu reza kan teman SMA ku dulu??" tanyanya pada Reza,
"Ehh iya, icha kan gak nyangka kita udah mau jadi saudara ipar....."ucap reza sambil tersenyum kearah nya.
"Hah maksud kamu apa aku gak ngerti". tanya nya kembali penasaran.
__ADS_1
Jangan lupa like&koment Ya Readers 😊😊😇😇