
Flashback On
"Ahhhh......Dasarrrrrr......., Aku nggak terima dengan semua ini....kenapa semua Rencanaku bisa gagal padahal aku sudah bekerja sama dengan Aldo untuk mendekati Icha supaya Icha jadi cinta sama Aldo dan Ridho akan menceraikan dia Hehhhh.......... tapi semua nya sekarang gagal,,,,,,, Awas kamu Icha aku akan segera menyingkirkan kamu dari dunia ini dan aku akan memiliki Ridho selamanya". ucap Nila tersenyum sinis.
Didepan Kampus
Ada sebuah mobil terlihat sedang mengawasi seorang wanita yang akan menyebrang dijalan bersama dengan seorang teman nya, ya. wanita itu adalah Nila yang tengah mengawasi Icha dan Ana yang akan menyebrang jalan menuju tempat Ridho dan Reza yang sudah menunggu mereka.
Dan detik kemudian Nila melajukan mobilnya dengan kecepatan diatas normal dan menabrak Icha, setelah itu dia langsung pergi meninggalkan jalanan itu.
disaat yang sama Ridho, Reza, dan Ana langsung menghampiri Icha yang sudah tak sadarkan diri dengan darah yang tak henti-henti nya mengalir dari sekujur tubuh nya.
"Icha bangun cha bangun sayang aku mohon.......". ucap Ridho yang tengah menangis histeris dengan kepala Icha berada dipangkuannya.
"Mas ayo kita segera bawa Icha ke Rumah Sakit". ucap Reza yang hanya dibalas anggukan oleh Ridho. setelah Ridho menggendong Icha dan memasukkan nya ke mobil Mereka segera menuju Ke Rumah Sakit terdekat.
__ADS_1
DiRumah Sakit Icha langsung ditangani diruang IGD Karena Memang harus segera mendapatkan pertolongan.
Papa mama nya Ana dan orang tua Ridho sudah sampai dirumah sakit, mereka langsung menghampiri Reza yang sedang berusaha menenangkan Ana yang menangis sangat histeris melihat keadaan Icha yang terlihat belum sadarkan diri.
bagaimana tidak hanya Icha lah selalu ada disamping nya, Icha bukan hanya sahabat bagi Ana tapi Icha sudah lebih seperti saudara kandung nya sendiri, meskipun Semenjak Hamil Ana berpindah Rumah dengan Reza dari Kediaman Irsyad untuk menjalani hidup mandiri Dikeluarga kecil nya itu.
"Icha bangun cha hiks.....hiks..... hiks.... , Ya allah aku mohon selamatkan Icha Ya Robb Hanya dia lah sahabat dan saudara ku satu-satunya, Aku mohon hiks.... hiks..... hiks..... ". ucap Ana disela2 tangisnya.
"Sayang kamu harus sabar ya, kamu jangan kyak gini kasian anak kita". ucap Reza pada Ana istrinya tak ingin melepaskan pelukan istri yang terus menangis.
"yang dikatakan Reza itu benar nak kamu juga harus memperhatikan kandungan kamu, lebih baik kamu doa'in Icha semoga dia baik2 saja dalam keadaan tenang bukan dengan menangis seperti ini". ucap Ibu Nita menimpali. dan hanya dibalas anggukan oleh Ana.
Ridho yang sedari menunggu pun langsung mendekat.
"Dokter bagaimana keadaan Istri saya dok?".Tanya Ridho.
__ADS_1
"Alhamdulillah keadaan Istri bapak sekarang sudah berhasil melewati masa kritis nya, dan sekarang Istri bapak sudah dipindahkan diruang rawat inap sesuai keinginan bapak". jawab dokter.
"Alhamdulillah, terima kasih dokter". ucap mereka secara bersamaan.
"Apa saya sudah bisa menemui Istri saya?". Tanya Ridho.
"Tentu saja bisa pak, tapi untuk saat ini dikarenakan kondisi Ibu Icha yg belum sadar dan masih lemah hanya satu orang yang boleh masuk secara bergantian". Jawab dokter.
"Baik dokter, Terima kasih atas bantuan nya dokter".
"Sama2 pak Ridho sudah tugas saya, kalau begitu saya permisi dulu". ucap dokter dan dibalas anggukan oleh Ridho.
Kini Ridho sudah berada didalam kamar Rawat Inap Icha, setelah sepakat untuk bergantian nanti dengan keluarga nya,
Ridho menatap nanar Istrinya yg sedang terbaling lemah dan masih belum sadarkan diri diatas brankar rumah sakit .
__ADS_1
"Sayang maafkan aku karena belum bisa menjagamu dengan baik, aku mohon bangunlah sayang aku rindu suara mu, aku mohon sadarlah sayang aku sangat mencintaimu maafkan aku karena telah mencintaimu meskipun aku tau kalau kamu mungkin tidak mencintaiku, tapi aku mohon izinkan aku untuk bisa melihat mu bahagia dengan orang yang kamu cintai selama ini meskipun bukan bersamaku hiks.... hiks...".ucap Ridho memegang tangan Icha, menundukkan wajah nya ditangan Icha, semua do'a tak henti2 nya diucapkan dari mulut Ridho, bahkan air matanya pun tak ada henti nya terus mengalir diwajah nya yg tampan, hati nya begitu sakit dan terluka melihat Istri yg sangat ia cintai tengah terluka dihadapan sendiri.
Hayy Readers 🤗😍😍aku kembali lagi, jangan bosan2 ya baca cerita ini, dan jangan lupa Like, Vote&koment ya readers biar aku jadi semangat ngelanjutin cerita ini 🤗😍😍🤗