
Dua hari pun telah berlalu begitu cepat dan setiap malamnya hanya ada Raina yang merawat suaminya dengan penuh cinta sampai Adrian sembuh.
Raina sangat mencintai Adrian dia rela mengambil Cuti dikantor tempatnya bekerja agar ia bisa merawat Adrian, tidak ada kata lelah dalam dirinya karena yang terpenting bagi Raina hanyalah kesehatan Adrian..
Meskipun Raina sangat yakin penyebab Adrian menikahinya hanya karena Hutang piutang Ayahnya yang tidak sanggup mereka lunasi. Maka dari itu Ayahnya berniat menikahkan dirinya dengan Adrian sebagai pelunas hutang-hutang Ayahnya, awalnya Raina takut dan sedih atas perbuatan orang tuanya itu, tapi disisi lain Raina senang karena yang akan menjadi suaminya adalah orang yang pernah ia tolak cintanya karena gengsi walau sebenarnya sangat ia cintai dalam diam,
Flashback On
Semenjak kepergian dan menghilangnya Adrian ia selalu berusaha mencari informasi dan kabar tentang Adrian namun hasilnya nihil tak pernah satupun kabar yang ia dapatkan. sejak saat itu ia selalu menunggu Adrian datang menemuinya atau Raina yang bertemu Adrian tapi Itu semua tidak pernah terjadi dan mungkin tidak akan pernah terjadi.
Tapi mungkin Takdir sudah berpihak padanya setelah 7 tahun penantiannya akhirnya ia dipertemukan kembali dengan laki-laki yang ia cinta bahkan menjadi istrinya. hari itu saat pertama kali ia dipertemukan dengan Adrian yang selama ini dia tunggu-tunggu tapi ia harus menelan kekecewaannya karena sikap dan perlakuan yang dingin padanya tidak seperti dulu.
Waktu pun berlalu kini Raina sangat senang karena akhirnya dia lulus menjadi Sarjana Managemant ia berencana akan melamar pekerjaan diperusahaan "Diana Group"yaitu perusahaan Properti yang didirikan oleh Ahmad Adrian Asyarif Laki-laki yang ia cintai.
Raina ingin meminta maaf pada Adrian atas sikapnya dulu dan mengatakan yang sebenarnya yang belum sempat ia jelaskan dulu sebelum Adrian pergi dan menghilang.
Tapi apalah daya Raina harus menelan kekecewaannya karena Adrian tidak mau bertemu dengannya bahkan meskipun Raina diterima bekerja dikantor Adrian tapi Pria itu malah menempatkan dirinya dikantor cabang mungkin memang Adrian sudah terlanjur sangat membencinya hingga tidak mau bertemu ataupun berurusan lagi dengannya.
Hingga suatu hari Ayah Raina memaksa Raina untuk dijodohkan dengan Adrian karena memiliki hutang yang tidak bisa Ia bayar. tapi yang lebih menyakitkan lagi adalah saat Raina bertemu dengan Adrian sikap Adrian sangat berubah, Adrian yang sekarang adalah Adrian yang Ambisius, dan sangat Dingin pada semua orang terutama pada dirinya.
Flashback Off
Pagi ini setelah mandi dan sholat subuh Adrian sudah bersiap-siap, kini Adrian telah Sembuh dan hari ini Ia ingin mengajak Raina jalan-jalan, Ia ingin menggantikan Tiga hari kemarin yang seharusnya menjadi hari kebersamaan mereka berdua tapi tak disangka ternyata Adrian malah Sakit.
Adrian tersenyum menatap Wajah Istrinya yang terlihat menggelia dari Tidur lalu duduk sambil bersandar disandaran ranjang setelah sadar.
"Eunghh......Mas kamu udah bangun, Maafin aku Mas aku udah bangun kesiangan dan gak masakin kamu sarapan".ucap Raina menyesal.
__ADS_1
"Gak apa-apa kok Rai, aku tau kamu pasti kecapean".ucap Adrian tersenyum.
"Tap-tapi kan Mas gak seharusnya aku kayak gini, seharusnya Aku bangun lebih awal biar bisa mas-".ucap Raina terpotong karena kecupan singkat dari Adrian.
"Cup". Adrian mengecup bibir Raina sekilas yang membuat Raina mematung seketika karena ini adalah ciuman pertama bagi Raina.
"Hey..... kok malah ngelamun gitu mau aku cium lagi".goda Adrian karena melihat Raina Diam.
"Hah, Ehh...nggak Mas".ucap Raina Gerogi dan malu.
"Emm.....Mas mau pergi kemana? Mas kan masih sakit".tanya Raina pada Adrian yang kini sedang duduk ditepi Ranjang disampingnya untuk mengalihkan pembicaraan.
"Nih liat, tuh kan aku udah sembuh sekarang dan ini semua berkat, Terima kasih ya kamu udah mau ngerawat aku".ucap Adrian sambil menempelkan tangan Raina didahinya.
"Yah, Mas Adrian udah sembuh sebernarnya Alhamdulillah, tapi kalau Mas Adrian udah sembuh berarti aku gak bisa ada didekat dia lagi, dan aku gak bisa merasakan pelukan Mas Adrian saat aku mau tidur".ucap Raina sedih dalam hati.
"Lho kok malah bengong lagi sih?".Adrian melambaikan tangannya ke depan wajah Raina yang lagi-lagi melamun.
"Ehh.....Oh iya Alhamdulillah kamu udah sembuh".ucap Raina tersenyum.
"Cepat mandi dan siap-siap sana, kamu ikut aku sekarang".ucap Adrian.
"Kemana Mas?".tanya Raina.
"Ada deh, cepat sana siap-siap, aku tunggu diluar".ucap Adrian lalu turun menunggu Raina dibawah.
Dengan memanyunkan bibirnya Raina pun masuk kekamar mandi untuk membersihkan tubuhnya.
__ADS_1
30menit kemudian Raina sudah siap dengan Gamis santai berwarna biru muda bermotif bunga dan Hijab pashmina berwarna senada dengan gamisnya.
.Saat Raina sudah ada didepannya Adrian seketika terpana dengan kecantikan Istrinya,
"Masya allah dia sangat cantik Ya Allah".puji Adrian dalam hati.
"Yuk Mas aku udah siap, Oh iya tapi aku belum masak jadinya kamu belum bisa sarapan deh".ucap Raina kembali merasa bersalah.
"Ya udah gak apa-apa kita sarapan diluar aja habis ini".ucap Adrian lalu membawa Raina pergi bersamanya dengan menggandeng tangan istrinya itu.
.
.
.
.
.
.
.
.
Alhamdulillah episode ini bisa selesai.Happy Reading ya Readerss...... Jangan lupa Like, Vote&koment biar Author makin semangat ngelanjutin cerita ini 🤗😍😘😘😘
__ADS_1