Takdir Hidupku Menikah Karena Perjodohan

Takdir Hidupku Menikah Karena Perjodohan
9. Berkenalan dengan nya


__ADS_3

"eh iya benar aku reza, kamu icha kan gak nyangka kalo kita sekarang bakalan jadi saudara ipar".jawab reza sambil tersenyum padanya.


"hah, maksud apa aku gak ngerti,".tanya icha pada reza penasaran.


Melihat suasana yang mulai berbeda ana pun mengalihkan suasana dengan mengajak icha kedapur untuk membuat minuman dan cemilan untuk kami.


"eemm, oh iya cha mendingan sekarang kita kedapur bikin minuman buqt mereka yuk".ajak ana


setelah sampai didapur icha yang tahanlagi dengan rasa penasarannya pun langsung bertanya pada ana.


"ana maksudnya reza itu apa ya kok dia ngomong kayak gitu tadi".tanyanya pada ana.


"sebernanya aku udah lama dijodohin sama reza oleh orang tuaku......dan sekarang aku udah pacaran sama reza makanya tadi dia ngomong kayak ke kamu".jawab ana menjelaskan pada icha,


"apa, kenapa kamu tega sama ngerahasiain itu semua dari aku, na... apa kamu udah gak anggap aku sahabatmu lagi an.......kenapa?? ".ucap icha dengan tatapan kecewa pada ana.


"ng-ngak, bukan gitu maksud aku....... aku minta maaf sama cha, sebenarnya aku mau cerita sama kamu tapi aku masih nunggu waktu yang tepat buat itu semua".ucap ana dengan dengan mata yang berkaca-kaca pada icha.

__ADS_1


icha yang melihat ana yang mulai menangis dihadapannya, ia pun memeluk ana dan mengatakan kalau ia sudah memaafkan ana.


"ana pun menjadi teman dan tersenyum didalam pelukan icha "terima kasih ya cha kamu udah mau maafin aku, ucap ana yang dibalas senyuman oleh icha.


setelah cukup lama, mereka pun melepaskan pelukan nya dan kembali menyiapkan minuman dan cemilan untuk para tamunya.


tak butuh waktu lama, mereka pun berjalan bersama menuju ruang tamu sambil membawa nampan yang berisi minuman dan cemilan di tangannya.


setelah sampai menyajikan nya dimeja untuk para tamunya


"terima kasih ya nak,maaf kami merepotkan kalian. ucap mama ridho.


"sama2 tante, santai aja".jawab ana sambil tersenyum.


"jadi sebenarnya maksud kedatangan kami kesini, karena om ingin melanjutkan rencana om sahabatnya om yaitu alm. andi untuk menjodohkan ridho dengan icha, setelah sebelumnya om telah menjodohkan reza dengan ana nak......." ucap adit papa ridho menjelaskan.


"apa, jawab icha dan ana kaget mendengar penjelasan dari adit.

__ADS_1


"iya nak 2 bulan yang lalu om memang sudah memang merencanaka hal ini dengan alm. ayah mu dan sudah membuat acara makan malam disini untuk mempertemukan kalian,sebelum dia dan bundamu meninggal,".ucap adit kemudian menceritakan semua tentang kejadian 2 bulan yang lalu. kemudian adit bertanya pada icha apakah dia mau menyetui rencana dengan aalm. sahabatnya tersebut.


menndengar hal itu icha pun berpikir sejenak kemudian menyetujui perjodohan dirinya dengan ridho, karena dia mengingat kalau perjodohan ini adalah permintaan terakhir dari ayah dan bundanya maka iapun harus menyetujuinya.


"iya om saya setuju dengan perjodohan ini karena perjodohan ini adalah permintaan terakhir dari ayah dan bunda saya sebelum mereka meninggal". ucap icha setuju, dan menjelaskan alasan ia menyetujui nya.


"Alhamdulillah om senang mendengarnya dan om juga yakin kalau ayah dan bunda mu juga ikut senang melihatnya disana........


kalau begitu om dan tante akan menikahkan kalian seminggu setelah pernikahan ana dan reza satu bulan lagi.". ucap adit pada icha dan ridho.


"apa, kenapa harus secepat itu". ucap ridho dan icha secara bersamaan. yang disambut senyuman oleh semua orang yang ada disana setelah melihat tingkah mereka berdua.


seketika itu mereka pun saling berpandangan dan kemudian saling tertunduk kepalanya karena sama2 malu.


terimakasih kalian sudah membaca karyaku readers 😊


jangan lupa like&koment ya 😍😍😊

__ADS_1


__ADS_2