Takdir Hidupku Menikah Karena Perjodohan

Takdir Hidupku Menikah Karena Perjodohan
Kau Belum Sembuh


__ADS_3

"Mas......Ya Allah Mas.... kamu kedinginan". ucap Raina Khawatir.


Tanpa menunggu lama Raina Langsung memeluk tubuh Adrian dengan Kepala Adrian ada diatas dadanya. Ia Tidak perduli Kalau besok Adrian akan marah padanya karena sudah lancang memeluk Adrian.


Dalam Keluhnya Adrian tampak lega karena sekarang dia sudah tidak terlalu dingin seperti sebelumnya dalam pelukan hangat Raina.


Waktu Subuh


..........................................................................................................................


Sayup-sayup Raina mendengar suara Adzan subuh berkumandang, Raina segera bangun dari tidur dengan hati-hati Raina melepaskan pelukannya pada Adrian.


takut Adrian terbangun dari ditidurnya.


Setelah mandi dan menunaikan Sholat subuhnya kin Raina berdo'a kepada Allah Swt.


"Ya Allah sembuhkan suami hamba, karena hamba tidak tega melihat suami hamba sakit seperti semalam, Ya allah entah sudah keberapa kalinya Hamba memohon agar engkau mempersatukan Hamba dengannya, hanya sangat Mencintainya karenamu Ya allah setelah sekian lama semenjak dia meninggalkanku aku selalu menunggunya namun dia sekalipun tidak pernah datang menemuiku, tapi disaat aku mulai menyerah dan tidak menunggunya lagi engkau mempertemukanku dengannya lagi dalam pernikahan ini.


Setelah selesai berdo'a Raina pun membereskan perlengkapan sholatnya dan kembali memeriksa keadaan Adrian. tapi ternyata Adrian masih terlihat lemas meskipun demamnya sudah mulai turun.


Didapur


Setelah menelpon Dokter untuk datang kerumahnya Raina pergi kedapur untuk membuatkan bubur untuk Adrian setelah semua sudah Selesai,


Tak berapa lama Dokter pun datang dan langsung memeriksa Adrian, setelah selesai Dokter memberikan Obat dan vitamin untuk berikan pada Adrian.


Setelah kepergian Dokter Raina membawakan bubur yg Ia buatkan untuk Adrian tadi berniat ingin Adrian mau sarapan bubur buatannya lalu meminum obat yang dokter berikan tadi,


Setelah sampai didepan Adrian yang masih tiduran diranjang Raina sangat gugup takut, takut Adrian tidak mau makan bubur buatannya bahkan Adrian memarahinya. melihat kegugupan Raina Adrian pun bertanya pada Istrinya itu" Kenapa masih disana?".ucap tanya Adrian penasaran.

__ADS_1


"Ti-tidak apa Mas, aku tadi bikin bubur buat kamu apa kamu mau makan?".tanya Raina dengan tersenyum untuk menutupi kegugupannya. namun Ia harus menelan kekecewaannya karena Adrian menggelengkan kepalanya menolak, Raina menundukkan wajahnya kecewa karena menganggap Rian tidak sudi memakan Bubur buatannya itu.


"Emmh....tapi Mas tetap harus Makan biar cepat sembuh, ya udah kalau gitu apa aku boleh bantu Mas duduk?biar Mas bisa makan sendiri".ucap Raina.


Setelah selesai membantu Adrian Duduk, Raina akan beranjak meninggalkan Adrian keluar agar Adrian bisa lebih leluasa makan tanpa merasa terganggu dengan keberadaannya. tapi sebelum Raina beranjak dari duduknya tiba-tiba tangannya ditahan oleh Adrian.


"Emm...kenapa Mas?". tanya Raina penasaran.


"Mau kemana?". tanya Adrian lemas.


"A-aku mau kebawah dulu Mas,biar Mas makannya gak terganggu kalau ada aku disini".jawab Raina jujur.


"Siapa bilang aku terganggu?tolong suapi aku".pinta Adrian.


Mendengar jawaban Adrian, Raina hanya diam menatap wajah suaminya dan berharap ini bukan mimpinya dipagi hari.


"Eee....bukan gitu maksud aku Mas, iya aku mau nyuapin kamu dan merawat kamu sampek sembuh".ucap Raina dengan senang dan mulai menyuapi Adrian. setelah suapan pertama Adrian merebut Sendok itu dan berniat ingin menyuapi Raina, tapi Raina tidak mau.


"Aku tau kamu pasti belum makan, sekarang kamu juga harus makan".ucap Adrian lalu menyendokkan bubur itu dan mengarahkannya ke depan mulut Raina.


"Tapi Mas-".ucap Raina terpotong oleh Adrian.


"Kenapa lagi, kamu pasti jijikkan makan pakek sendok bekas aku".ucap Adrian kembali kecewa.


Mendengar ucapan Adrian dengan senang hati Raina langsung melahap bubur disendok yang masih didepan mulutnya.


Adrian yang tadinya kecewa langsung tersenyum senang melihat Raina langsung melahap bubur disendok yang dia pegang tanpa rasa jijik dan risih sekalipun.


Kemudian mereka pun jadi saling menyuapi bergantian dengan sangat Senang.

__ADS_1


Setelah menyuapi dan meminumkan obat Adrian Rainapun pergi ke bawah untuk mencuci piring bekas makan mereka. kemudian dia kembali lagi kekamarnya.


"Raina apa hari ini kamu mau berangkat kerja?".tanya Adrian.


"Nggak Mas aku mau jagain kamu biar kamu gak sendirian disini, apa boleh?".tanya Raina Ragu takut Adrian tidak membolehkannya menjaga Adrian.


"Iya gak apa-apa, Kesini".jawab Adrian menepuk sisi Disebelahnya memberi isyarat pada Raina.


Raina mengerti apa yang maksud Adrian pun menurutinya.


"Biarkan aku memelukmu".ucap Adrian memeluk Raina erat sesekali mengecup Rambut Raina.


.


.


.


.


.


.


.


.


Happy Reading All 🤗😍

__ADS_1


__ADS_2