
Seiring berjalannya Waktu hubungan Ridho dan Icha semakin dekat namun Ridho masih belum mengungkapkan perasaan nya kepada Icha padahal usia pernikahan mereka sr
sudah hampir satu. Itu membuat Icha semakin yakin bahwa Ridho masih bersamanya hanya karena perasaan kasihan padanya bukan karena perasaan cinta.
Icha pun berpikir kalau dia akan menunggu waktu yang tepat untuk melepaskan suami yang sudah sangat dicintainya itu agar Ridho bisa kembali bersama dengan wanita yang diyakini olehnya dicintai oleh suaminya meskipun hati sangat tidak rela untuk melepaskannya.
..........................................................................................................................
Dikampus
"Mas aku masuk dulu ya, kamu hati-hati ya nyetirnya jangan ngebut". pamit Icha sambil mencium tangan Ridho.
"Iya sayang kamu juga ya, yang semangat ya belajarnya biar cepat diwisuda". Jawab Ridho mencium kening Icha.
Ridho memang sangat mencintai Icha tapi dia enggan mengungkapkannya langsung melalui ucapan kepada Icha.
Dia hanya menganggapkannya melalui perlakuan dan perhatiannya pada Icha.
"Iya mas Do'ain ya semoga skripsiku DiACC biar bisa ikut Wisuda 5 bulan lagi". ucap Icha sambil menahan sesak didadanya.
"Amiin............". ucap Ridho dan Icha bersamaan.
Setelah Icha sudah masuk kedalm kampusnya Ridho segera menghidupkan mesin mobil mewahnya itu dan menuju kekantornya.
Saat Icha sampai dia segera pergi ketaman didekat kampusnya karena dosen pembimbing nya belum datang.
dan disanalah Icha kini menumpahkan air matanya yang sedari tadi ia tahan didepan Ridho,
Icha sangat sedih karena setelah ia wisuda Icha akan meminta pisah dengan Ridho karena selama ini ia berpikir kalau dia hanya menyusahkan dan menjadi beban untuk Ridho dan keluarganya, dan ia sadar bahwa selama ini hanya menjadi penghalang diantara Ridho dan Nila.
hiks.... hiks...... hiks.... hiks.....
__ADS_1
"Ya allah Apakah merelakan suami yang sangat aku cintai bersama dengan kekasih yang sangat dia cintai.
hiks.... hiks..... hiks..... sejujurnya aku tidak rela melepaskannya Mas Ridho Ya allah aku sangat mencintainya hiks.....hiks..... hiks........ Cukup Icha kamu gak boleh egois ini semua demi kebahagiaan suami kamu harus rela melihat suamimu bahagia meskipun itu bukan bersamamu", ucap Icha pada dirinya sendiri.
Disaat Icha isak tangis Icha mulai mereda ada seseorang datang menghapirinya dia adalah Aldo.
"Hay Icha kamu apa kabar udah lama banget kita gak ketemu". ucap Aldo. Aldo adalah Mantan pacar Icha diwaktu Smk yang masih mencintainya, hubungan mereka berakhir karena tak direstui oleh alm. orang tua Icha.
"Hay kamu Aldo kan? Alhamdulillah kabarku baik kabar kamu gimana, kamu kok bisa ada disini". tanya Icha.
"Iya Alhamdulillah baik juga, aku cuma adek aku kuliah disini".Jawab Aldo.
"Oh ya? semester berapa kok aku gak tau ya. tanya Icha lagi.
"Iya sekarang udah semester 8 tinggal nunggu diAcc aja skripsi ku, kalau kamu kuliah disini juga ya, wah bagus dong kalau gitu kan aku bisa ketemu kamu setiap hari sambil nganter jemput adek aku". Jawab Ridho cengengesan.
mereka pun terus berbincang satu sama lain saling bercerita tentang kehidupan dari dulu sampai sekarang.
"Ya allah 1cha kamu kemana aja sih dari tadi aku cariin kemana2 eh ternyata ada disini sama........ Lo Aldo kan". tanya Ana.
"Iya2 maaf ya bumil udah bikin capek, jadi kasian sama calon keponakan ku ini". ucap Icha sambil mengelus-elus perut Ana yang sedang hamil muda mudah yakni 1 Bulan.
"What lo hamil Ana dihamilin ama anak siapa lo Ya allah Na gak nyangka gue.........". ucap Aldo terpotong oleh Jawaban Ana.
"Sembarangan aja lo kalo ngomong gua ya anak suami gue lah dasar lo". jawab Ana kesal.
"Hah....... jadi lo udah merried Na, kapan lo kok gak ngundang gue sih Na?". tanya Aldo lagi.
"Biasa aja keles, gue udah lama yang nikah lagian bukan cuma gue aja yang udah nikah icha juga udah nikah kok ditahun yang sama ama gue". Jawab Ana yang sukses membuat Aldo terkejut dan tidak petcaya.
"Serius Cha?".tanya Aldo tak lerpercaya. dan dibalas anggukan senyuman ole icha.
__ADS_1
Deggg.......
Hati Aldo bagaikan dihunus pedang yang sangat tajam hingga membuatnya dadanya terasa sesak ketikan mengetahui kenyataan bahwa sahabat dan sekaligus mantan kekasihnya itu sudah menjadi milik orang lain.
Aldo hanya melongo pura-pura ngambek didepan kedua sahabatnya itu.
"Kok lo berdua jahat banget sih nikah gak bilang2 dan gak ada yang ngundang gue juga lagi, emang gue udah gak dianggap lagi sama kalian". ucap Aldo mengerucutkan bibirnya.
"Yaelah bambang lo ngapa sih lebay banget kayak gitu, gimana kita mau ngundang lo coba orang lo waktu itu kan masih ada dikanada lagian kita itu niakah karena perjodohan".jawab Ana.
"Hah, terus dijodohin sama anak siapa lo kok udah langsung hamil aja".
"gue itu dijodohin sama Reza teman Smp kita dulu itu loh".
"Hah, sama si Reza dulu itu, pantesan lo mau dijodohin sama dia orang lo dari udah suka kan sama dia".
"Enak aja lo kalau ngomong, eh tapi bener juga sih kata lo, hehehe......".
"nah lo ketauan kan lo, gak gue sama lo Na.......terus Btw lo dari kapan lo nikah kok udah hamil aja lo".
"Udah juga sih Al sudah hampir setahun".
"Hah? ".
"Lah iya emang udah hampir gue sama Ana nikah malahan selisih nikahannya aku sama cuma satu bulanan aja". jawab Icha menimpali jawaban Ana.
"Hah?". Jawab Aldo terkejut.
"ah ello Al dari ngejwabnya Hah, hah muluk lo".
Hay Readers terimakasih karena sudah mau membaca novel jangan bosan2 ya buat baca ceritaku, jangan lupa mampir ke karyaku yang ke 2 yang berjudul
__ADS_1
"Jodoh ditangan Allah Swt"ya Readers dan jangan lupa buat Vote, like & komentnya ya Readersππππ