
Happy Reading😇
Adrian POV
Aku sangat senang sekali karena Akhirnya Rayna Mencintaiku, "Aku juga cinta kamu sayang".teriakku dalam hati.
Tapi tak ku sangka tiba-tiba dia bilang dia ingin membuat sebuah perjanjian denganku. Perjanjian apalagi sih sayang?apa kamu mau aku janji gak akan pergi ninggalin kamu lagi?Tenang sayang mana mungkin aku mau ninggalin kamu🤔Wanita yang selama ini aku perjuangkan untuk menemani seumur hidupku".batinku ge-er😂.
Namun, aku gak pernah mengira hal ini bisa diterlintas dikepala yg mungil.Dia mengajakku menandatangani surat perjanjian konyol itu. Bagaimana tidak?surat itu berisi tentang jika dalam 7bulan nanti, dia belum bisa membuat aku mencintainya, maka dia akan menggugat cerai aku duluan. What? bahkan baru beberapa menit yang lalu dia bilang mencintai aku, tapi untuk apa sekarang membuat perjanjian itu.
"Come On Rayna, apa kamu mengira aku gak mencintai kamu juga?dan apa selama ini kamu gak merasakan perhatian dan kasih sayang yang aku kasih ke kamu itu karena cinta?kenapa kamu gak mikir untuk apa aku nikahin kamu kalau aku gak mencintai kamu?Karena hutang-hutang ayahnya? heh, itu hanyalah sebuah kebohongan yang memang aku rencanakan bersama papa mertuaku itu(papa Raina).Hutang itu hanyalah kebohongan supaya Raina mau menikah denganku ya semoga dengan tidak terpaksa.
Flashback On
Dirumah keluarga Raina.
"Raina.......".panggil sang papa.
"Iya ada apa?". jawab Raina terlihat keluar dari kamarnya.
"Ada yang mau papa bicarakan sama kamu, duduk dulu".
lalu Raina pun disofa disampingku menghadap ke arah papanya.Sekilas dia melihatku, terlihat ada keterkejutan diwajahnya saat melihatku, apa dia sudah melupakanku? apa dia sudah punya kekasih?
__ADS_1
"Begini Ray.maafkan Papa, Papa sebenarnya selama ini mempunyai hutang yang sangat besar pada perusahaan nak Adrian ini, dan Papa tidak bisa membayarnya.
Nak apa kamu mau membantu papamu ini?".
"Tentu saja pah, apa yang bisa aku bantu buat papa?.
"Papa ingin kamu menikah dengan Nak Adrian Ray?.
"Apa? pasti Papa bercanda kan?ini pasti nggak benar kan pah?.
"Nak Papa mohon hutang Papa sangat banyak pada Perusahaan Diana Group, Papa mu ini sudah tua, Papa nggak aka bisa membayar semua hutang-hutang Papa".
" Hemm....baiklah Raina akan pikirkan dulu, Raina butuh waktu 3 hari, nanti kalau Raina udah punya jawabannya aku akan menemui ada Tuan Adrian".ucap Raina gugup. dan permintaannya aku turuti.
Setelah 3 hari berlalu akhirnya dia mengajakku untuk bertemu disebuah Cafe. sebenarnya aku merasa sangat gugup, karena ini adalah pertemuan yang kedua kalinya setelah 7 tahun lamanya kami tidak bertemu.
Jujur saja aku memanglah laki-laki yang sangat egois, aku tidak peduli dia sedang memiliki kekasih atau tidak, dia mau mencintaiku atau tidak, aku tidak peduli. yang aku mau kamu harus menjadi milikku Raina sayang. mungkin orang lain akan menganggapku Obsesi denganmu, tapi percayalah semua anggapan mereka tidak benar, karena Cintaku ini adalah Cinta sejati.
Flashback Off.
Setelah lama mereka berpelukan, karena Adrian memutuskan untuk tidak pergi kekantor hari ini, Adrian mengajak Raina Rebahan diatas ranjang sambil berpelukan.
"Mas apa aku boleh nanya sesuatu sama kamu?.tanya Raina pada Adrian
__ADS_1
"Ya boleh lah sayang, mau nanyak apa hem...?".jawab
"Se-sekarang gimana hubungan kamu sama Wulan?".
"Hem..? hubungan apa maksudnya?kan aku dari dulu juga Cintanya sama kamu".tanya balik Adrian bingung.
"Mas gak perlu bohong lagi Mas, aku tau kamu mencintai Wulan tapi ak-aku takut kamu nanti akan menjauhi aku lagi, sebenarnya aku gak suka kamu dekat sama dia Mas".ucap Raina jujur.
"Kamu itu bilang apa sih sayang, tau darimana aku cinta sama Wulan".tanya Adrian penasaran.
"Dulu waktu kamu ke Bandung selama 2 bulan aku sering dapat kiriman foto-foto kebersamaan kamu sama dia Mas dari Nomer orang yang gak aku kenal, awalnya aku gak mau percaya tapi saat itu aku sadar pernikahan kita itu seperti apa, jadi aku gak pernah berani tanyain soal itu ke kamu karena aku pikir gak berhak nanyain itu ke kamu karena kamu benci sama ku".jelas Raina.
"Ya allah siapa orang yang udah tega fitnah aku? itu semua gak benar sayang, oh iya mana fotonya sayang kamu masih nyimpan? aku mau lihat".pinta Adrian.dan diangguki oleh Raina lalu mengambil Ponselnya dan menunjukkan semua foto itu pada suaminya.
"Nomer ini pasti yang udah mata-matain aku selama disana, awas saja aku akan segera menemukan siapa dalang dari semua ini", dengar sayang ini semua gak seperti yang kamu pikirkan, aku sama Wulan emang gaka pernah ada hubungan apa-apa dia cuma teman dari masa kuliah aku dulu, dan waktu aku dibandung kebetulan aku emang gak sengaja ketemu sama dia disana lalu kami cuma pergi makan siang bareng aja dan yang kita bicarakan cuma soal kerjaan aja gak ada yang lain".jelas Adrian, ia tidak mau kesalah pahaman ini terus berlanjut.
"Jad-jadi ini semua gak benar? dan kamu beneran gak punya hubungan apa-apa sama Wulan?".tanya Raina terkejut, lalu dibalas anggukan oleh Adrian.
"Tapi bukannya tadi kamu mau diajak ketemu sama Mamahnya dan bilang kalau kalian akan menikah?".
"Iya tadi aku memang mau ikut sama dia, tapi bukan ke rumah sakit melainkan aku memasukkan dia kepenjara karena aku sudah tau semua akal busuknya, dia lah orang yang selama ini bekerja sama dengan Rival bisnisku, dan dia juga yang waktu itu ingin menjebakku dengan memasukkan obat perangsang kedalam minumanku".jelas Adrian membuat Raina terkejut setengah mati menutup mulutnya sendiri, ia tidak menyangka kalau Wulan bisa sejahat itu pada suaminya.
"Jadi apa kamu sekarang udah percaya sama aku sayang?".ucapnya sambil memeluk Raina menjadikan lengannya sebagai bantalan untuk kepala Raina.
__ADS_1
"Iya Mas, Aku senang banget ternyata kamu masih mencintai aku sama seperti dulu, aku selalu takut kalau kamu udah nggak cinta sama aku sampai aku membuat surat perjanjian itu, aku gak mau kamu merasa gak nyaman kalau aku terus ada disamping kamu, karena aku mau kamu hidup bahagia dengan wanita yang kamu inginkan dan kamu cintai, meskipun nantinya aku harus ninggalin kamu tapi aku akan ikut senang melihat kamu bahagia sama orang yang kamu cinta".ucap Raina membalas pelukan Adrian erat.
Semoga Suka💞