Takdir Hidupku Menikah Karena Perjodohan

Takdir Hidupku Menikah Karena Perjodohan
Pernah kah Kau Mencintaiku?


__ADS_3

Happy Reading πŸ€—


Setelah selesai Sholat Tahajud Adrian kembali merebahkan tubuhnya disamping Raina yang masih tidur Ia pun kembali memeluk tubuh Raina erat ada beberapa kecupan hangat Ia daratkan dipuncak kepala dan kening Raina sesekali Ia menciumi Bibir Ranum Raina, tampak Raina menggeliat karena merasa ada yang mengusik tidurnya namun kemudian Raina kembali lelap dalam tidurnya. Adrian terkekeh melihat raut wajah Raina yang tampak sangat imut itu.


"Ya Allah tetapkanlah Ia bersama ku,tumbuhkan lah Rasa Cinta dihatinya untukku Jangan pisahkan dia dari ku". Ucap Adrian pelan masih memeluk Raina erat lalu kembali tertidur.


🌻🌻🌻🌻🌻


..........................................................................................................................


Pagi hari 🌺


Sinar matahari terbit telah masuk kedalam sela-sela jendela kamar Adrian dan Raina,karena tadi setelah sholat berjama'ah mereka tidur kembali.


Tak lama Raina terbangun Ia terkejut merasakan tangan Adrian memeluk Pinggang nya dari belakang, Ia pun Melepaskan tangan itu tapi bukan nya lepas Adrian malah semakin mempererat pelukan nya, Raina membalikkan badannya menghadap Adrian betapa terkejutnya dia saat melihat Adrian Ternyata sudah bangun dari tadi dan dengan sadarnya memeluk tubuhnya bahkan Adrian menatap nya dari tadi.


"Kenapa raut wajah mu seperti itu melihat saya? Apa kamu tidak suka saya memeluk kamu?".tanya Adrian pelan Namun masih bisa didengar oleh Raina.


"Ti-tidak bukan seperti itu tuan, emmh... maksudku Mas, aku hanya ingin bangun untuk memasak sarapan". Jawab Raina.


"Oke sana pergi".ucap Adrian ketus.


"Baiklah Mas".ucap Raina.


"Pernah kah kau mencintaiku?".Tanya Adrian saat Raina sudah beranjak dari kasur.


"Kenapa Mas nanya gitu?".Tanya balik Raina.


"Emmh...Tidak lupakan saja".jawab Adrian sedikit kecewa.


"Jawabannya pernah dulu".Jawab Raina.


"Lalu sekarang?".tanya Adrian senang sekaligus penasaran.


"Emmh... aku tidak tau Mas".jawab Raina karena Ia memang tidak tau apakah Ia masih mencintai Adrian atau tidak.

__ADS_1


"Oh ya sudah lah sana aku juga harus mandi dan berangkat bekerja".ucap Adrian.


"I-iya Mas".jawab dan segera mengambil pakaian ganti dan masuk ke kamar mandi.


"Hemmhh..... tidak apa-apa kalau memang kamu sudah tidak mencintaiku aku, akan ku buat kau mencintaiku".gumam Adrian dengan senyuman smirk nya.


Setelah satu jam akhirnya Adrian sudah siap dengan pakaian kantornya sedangkan Raina ada didapur bawah sedang menata makanan dimeja makan.


"Emm.. Mas Adrian udah selesai gak ya?aku liat kekamar aja kalau gitu".Pikir Raina lalu menaiki tangga dan masuk kekamarnya,


Lalu melihat Adrian sedang memasang dasi dileher nya, melihat itu Raina menghampiri Adrian dan membantu memasangkan dasinya.


Setelah Selesai kemudian Adrian merapatkan tubuhnya dengan Raina hingga membuat tak ada jarak diantara mereka dan,,,,


Cup


Adrian mencium kening Raina.


Hal itu membuat Jantung Raina berdegup kencang tak seperti biasanya,karena malu bercampur gugup Raina menundukkan wajahnya yang sudah memerah itu.


"Ti-tidak Mas, bukan begitu tapi-".jawab Raina terpotong oleh ucapan Adrian.


"Raina aku ini suami apa saya tidak berhak atas kamu? Asal kamu tau kamu itu milik saya jadi saya berhak atas semua yang ada pada dirimu, walaupun kamu tidak mencintai ku tapi Aku-".Jawab Adrian lirih Ia kecewa karena sepertinya tidak ada harapan lagi untuk nya dihati Raina.Namun Ia tidak akan menyerah sampai Ia berhasil membuat Raina mencintainya lagi walau bagaimana pun caranya.


"Tapi-apa Mas, Bu-bukan seperti itu Mas tapi aku hanya belum terbiasa aja Mas, Maafin aku ya Mas".jelas Raina.


"Apa kamu menganggapku suamimu?".tanya Adrian.


"iya Mas, kamu suamiku".jawab Raina meyakinkan.


"Terima kasih Raina".Ucap Adrian langsung memeluk Raina.


"Eeh.. Ma-maaf Rai aku gak sengaja".ucap Adrian gugup.


"Gak apa-apa kok Mas aku kan harus terbiasa Mas".jawab Raina.

__ADS_1


"Ehem.... terbiasa apaan? kamu jangan keger-ran dulu ya, saya itu cuma mau bilang kamu gak usah berharap lebih dari saya karena saya gak pernah mau sama kamu dan meskipun kamu menganggap saya suami kamu tapi jangan harap saya akan nganggap kamu istri saya,ngerti!".ucap Adrian.


"Tapi kamu akan selalu jadi bidadari dihati dan hidup ku Rai".Ucap Adrian dalam hati.


Deggh.... Entah kenapa hati Raina terasa sangat sakit mendengar ucapan Adrian, Karena sebenarnya Ia sudah mulai membuka hatinya kembali untuk Adrian saat Adrian menjadi suaminya dan perlakuan manis nya kepada Raina tapi mendengar yang dikatakan Adrian barusan sudah cukup membuatnya untuk menutup kembali hatinya kepada siapapun.


"I-iya Mas".jawab Raina sambil menahan air matanya agar tidak jatuh.


Dimeja Makan


Kini mereka berdua sudah berada dimeja makan untuk sarapan,Karena memang hanya ada mereka berdua yang tinggal dirumah ini kedua Orangtua Adrian sudah meninggal dan semenjak Adrian membeli Rumahnya dia memutuskan untuk tinggal sendirian disana sambil menunggu bertemu Raina Paman dan Bibik Adrian Sudah menetap diBandung mereka merasa bahagia dan bangga kepada Adrian yang sudah bisa hidup mandiri tanpa mereka lagi.


Raina melayani Makan Adrian dengan baik seperti Mengambilkan Nasi dan lauk nya untuk Adrian.


"Emmhh...... Mas Apa Masakanku Enak?".tanya Raina karena melihat Adrian makan nya begitu lahapπŸ˜‚(Ya iya lah Rai kan kamu itu Bidadari Cintanya Adrian Makan Masakan kamu itu udah Seperti mimpi indah bagi Adrian).


"Hemm.... Lumayan ".jawab Adrian. seketika membuat Raina mengerucutkan bibirnya kesalah.


"Padahal aku sudah berusaha masak Seenak mungkin untuk kamu Rian".ucap Raina Lirih.


"Hahaha... Enak banget kok Sayany,Huaaaa.......Aku sangat Rindu dengan panggilan Itu Raina". sorak senang Adrian dalam hati.


"Apa kau bilang barusan?".tanya Adrian menatap tajam Raina.


"Emm.....Rian, kenapa?".tanya balik Raina.


"Namaku Adrian bukan Rian mengerti!".jawab Adrian masih masih menatap tajam Raina.


"I-iya tapi kan dulu itu-".jelas Raina terpotong karena ucapan Adrian.


"Tidak ada tapi-tapi an Adrian yang sekarang adalah seorang pria tampan, mapan dan idaman semua gadis Cantik dan baik, sedangkan Rian hanyalah seorang Cowok yang terlalu baik dan mudah berharap kepada orang lain dan dia bahkan pernah ditolak mentah-mentah oleh seorang cewek yang jelek,tak menarik dan matre dia gengsi menerima Cinta Rian karena Rian hanya dari keluarga yang miskin".ucap Adrian menyindir Raina.


"Siapa bilang kalau cewek itu matre dia tuh cuma gengsi dan ya,kalau emang dia jelek dan menarik kenapa bisa dicintai sama Rian dan bahkan sekarang jadi Istrinya ya kan?".Ucap Raina menaik turunkan kedua alisnya menatap Adrian.


Happy Reading Readers-Readers kuhhh πŸ€—πŸ˜πŸ˜˜

__ADS_1


__ADS_2