Takdir Hidupku Menikah Karena Perjodohan

Takdir Hidupku Menikah Karena Perjodohan
Wanita yang dicintaimu


__ADS_3

Happy Reading😇


Dikantor


Setelah selesai makan Raina pun membuatkan Kopi hangat untuk Adrian dipantry yang ada didalam Ruangan Adrian juga.


Tak lama Raina membawa Kopi hangat buatannya untuk Adrian, Dari jarak yang sedikit jauh Raina melihat ada seorang wanita tengah berbicara dengan Adrian mereka tampak sangat akrab,sesekali Raina melihat Adrian dan wanita itu tertawa bersama, terasa nyeri dihati Raina melihat mereka berdua,


Raina pun terus berjalan menghampiri Suaminya dan wanita itu, saat sudah ada didepan mereka tepatnya disamping Adrian, Raina pun bisa melihat dengan jelas siapa wanita itu,


Degh.....Seketika Nyali nya menciut, Raina ingat kalau wanita itu adalah wanita yang bersama suaminya difoto kiriman itu saat Adrian ada diBandung waktu itu,


"Ya Allah Dia Wanita yang dicintai suamiku". aku harus apa Ya Allah".


"Eh...Ray, Makasih ya Kopinya".sambut Adrian saat Raina baru datang dan duduk disampingnya. lalu menyesap kopi hangat buatan istrinya itu. sambil tangannya memeluk pinggang istrinya itu.


"Sama-sama Mas".jawab Raina tersenyum menutupi kegugupannya melihat wanita itu.


Wanita yang dilihatnya itu pun tampak melihat sedikit sinis,dan tersenyum ejekan menatap Raina yang ada didepannya.


"Oh iya Rai kenalin ini Wulan temen waktu kuliah dulu udah lama kita gak ketemu, tapi Mas baru ketemu dia waktu Mas dibandung kemarin, dia juga udah tau kamu istriku".ucap Adrian santai tangan kirinya memeluk pinggang Raina dengan tangan kanan mengusap-usap Rambut indah Raina.


Deggh...."Jadi benar apa yang ada difoto itu, kamu memang bersama wanita itu disana".batin Raina berusaha menahan sesak didadanya.


"Iya Mas,Raina Mbak".jawab Raina tersenyum mengulurkan tangannya untuk bersalaman dengan Wulan. lalu disambut oleh Wulan,sambil menyebutkan namanya. "Wulan".ucap Wulan sambil tersenyum yang terlihat dipaksakan.


"Oh iya udah mau Sore juga nih kayaknya kita pulang aja yuk Rai".ajak Adrian menggenggam tangan Raina kemudian beranjak bangun dari duduknya.


"Oh iya Dri' kalau gitu aku pulang duluan ya".pamit Wulan berlalu meninggalkan ruangan Adrian.


Wajah Raina tampak murung setelah melihat kedekatan Adrian dan Wulan, sekuat tenaga Ia menahan Rasa Cemburunya dari Adrian.


Melihat Raina yang tampak melamun membuat Adrian heran dan penasaran melihat raut wajahnya yang tiba'-tiba berubah.


"Hey Rai kok melamun gitu?kenapa?".tanya Adrian pada Raina.

__ADS_1


Raina menggelangkan kepalanya"Em...gak kenapa-kenapa kok Mas".jawab Raina tersenyum menutupi kesedihannya. Adrian diam belum percaya dengan jawaban Istrinya, pasalnya Raina tidak mungkin melamun seperti itu kalau memang tidak kenapa-kenapa.


Dikediaman Asyarif


Tak lama sepasan pasutri itu sampai dirumah mereka.


Setelah masuk kedalam mereka disambut oleh Tante Zaskia yang sedang menonton Sinetron favoritnya diruang Tv.


"Assalamualaikum Tante".ucap kedua bersamaan,lalu mencium punggung tangan Tante nya.


"Waalaikum Salam Nak".jawab Tante Zaskia.


Kalian Mandi gih sana udah mau Maghrib terus habis sholat kita makan malam bersama,Tante udah masakin makanan yang enak".ucap Tante Zaskia yang dijawab Iya oleh mereka.


Malam hari


Raina terus menatap Wajah Adrian yang kini sudah terlelap sambil memeluk pinggang Raina. Ada kesedihan dimatanya yang tetesan air mata terus mengalir dikelopak mata Raina.


Sedari tadi Raina tampak sedih dan gelisah memikirkan rumah tangga nya bersama Adrian. Awalnya Raina tidak terlalu mempercayai foto-foto kiriman Suaminya bersama wanita itu.


"Aku sangat mencintai kamu Mas, aku gak mau kehilangan kamu lagi, apa kali ini aku boleh egois ingin bersama terus dan selamanya sama kamu?"batin Raina tangannya terangkat mengelus rahang Adrian lembut,aku terlalu mencintaimu hingga aku takut kalau suatu saat nanti kamu bilang akan menikahi Dia.


Aku gak akan sanggup kalau ada yang kedua,tapi aku selalu sama kamu Mas,hiks.....hiks....".gumam Raina kembali terisak.


Tak ada kantuk sama sekali dalam dirinya, tepat pukul setengah tiga malam Raina pun memutuskan untuk mengambil Wudhu, Ia ingin mencurahkan kesedihannya kepada Allah swt dengan sholat tahajud.


"Ya allah wanita itu datang,wanita yang dicintai oleh suamiku,aku harus apa Ya allah, mungkin terlihat egois kalau aku takut kehilangannya, tapi aku selalu ingin terus bersamanya Ya allah, berikanlah aku petunjuk,apa yang harus aku lalukan untuk mempertahankan rumah tanggaku ini".Isak Raina dalam doanya.


Setelah membereskan mukenah dan sajadahnya, Raina merebahkan tubuhnya disamping Adrian, berusaha memejemkan matanya lalu tidur didalam pelukan Adrian suaminya.


"Jangan tinggalin aku lagi ya Mas".ucap Raina lirih lalu mencium kening Adrian sebelum kembali memejamkn matanya didalam pelukan suaminya.


Pagi hari


Kini Raina, Adrian,dan Tante Zaskia makan bersama dimeja makan, Masa cuti Raina telah habis, Ia harus bekerja kembali dikantor cabang milik suaminya sendiri.

__ADS_1


Setelah selesai sarapan Adrian dan Raipun pamit akan berangkat kekantor masing-masing. mereka berangkat naik mobil bersama,sebenarnya Raina sudah menolak saat Adrian ingin mengantarnya karena jarak dari kantor pusat Diana Group lumayan jauh ke kantor cabang,Raina tidak mau Adrian datang terlambat nantinya, tapi bukan Adrian kalau tidak keras kepala. akhirnya Raina pun mau berangkat bersama Adrian.


Dikantor cabang Diana Groupe


Raina tampak melamun ditempat kerjanya,Ia masih kepikiran tentang nasibnya, Namun sangat senang dengan perlakuan Romantis Adrian tadi,sebelum keluar moil Raina berpamitan kepada Adrian lalu mencium punggung tangannya, tapi tak disangka Adrian tiba-tiba mencium kening Raina membuat Jantung Raina berdetak 2kali lebih cepat dari biasa.


Seketika Raina tersenyum sendiri mengingat hal itu.


"Dorr".Linda mengagetkan lamunan Raina.


"Lo kenapa kok begong begitu Ray?".tanya Linda.


"Eh....Linda aku kaget tau".jawab Raina.


"Ada apa Lin?".Raina.


"Itu Lo barusan dipanggil Pak Herman disuruh keruangannya".jelas Linda.


"Hah.....kenapa ya?perasaan gue gak ada kesalahan apa-apa deh?".gumam Raina.


"Tau dah tuh,udah buruan sana ntar jadi berabe lo bikin dia nunggu lama".jawab Linda mengedikkan bahu nya.


"Ya udah deh gue kesana sekarang,Doa'in gue ya semoga gue dipanggil karena gaji gue mau dinaikin".pinta Raina.


"Enak banget lo ding, tapi iya dah Amin jangan lupa traktirannya Woyy".pekik Linda pada Raina yang sudah beranjak pergi.


Diruangan Pak Herman


"Tokk tokk tokk Assalamualaikum pak"ucap Raina mengetjuk pintu Ruangan pak Herman.


"Waalaikum salam Rai Masuk".jawab pak herman.


"Barusan Kata Linda Anda manggil Saya pak? Kalau boleh tau ada apa ya pak?".tanya Raina Sopan.


Hayy Readerrss Marhaban Ya Ramadhan ya semua🤗😍

__ADS_1


__ADS_2