Takdir Hidupku Menikah Karena Perjodohan

Takdir Hidupku Menikah Karena Perjodohan
20. andaikan saja?


__ADS_3

Hari pun sudah sore Ridho sudah sampai dirumahnya ia sengaja pulang lebih cepat dari biasa karena ia ingin berterima kasih pada Icha karena sudah membuatkan makan siang kesukaannya.


Sampai didalam Ridho langsung menuju kamarnya untuk menemui Icha, saat masuk kekamarnya Ridho melihat Icha tengah duduk diatas kasur sedang sibuk menuntaskan Tugas skripsinya agar segera agar dia bisa cepat2 diwisudakan menjadi sarjana dan bisa meraih cita2 sejak dulu.


"Assalamualaikum". ucap Ridho yang tidak mendapat jawaban dari sang istri setelah didalam kamar. Ridho berjalan mendekati Icha dan mencium kening istrinya, Icha yang tidakmenyadari kedatangan suaminyapun langsung mengdongakkan wajahnya pada sang suami.


"eh Mas sudah pulang kok,kapan kok Aku gak tau ya?".tanya Icha.


"barusan kok sayang, gimana bisa tau orang istrinya mas kan lagi sibuk banget".Jawab Ridho tersenyum yang sukses membuat pipi Icha memerah seketika karena mendengar ucapan Sayang dari Ridho.


"hmm... Maaf ya Mas Dari tadi aku lagi fokus sama tugas skripsi ku".ucap Icha.


"Gak apa2 kok yang penting kamu harus tetap semangat biar cepat lulus terus nanti nama istrinya Mas jadi dr. Dewi Indah Anisa.pd.".ucap Ridho yang membuat Icha terharu atas dukungan yang seharusnya ia dapat dari alm. orang tuanya kini ia dapat dari suaminya.

__ADS_1


"Makasih ya mas".ucap Icha matanya berkaca-kaca.


"Sama-sama".Jawab Ridho mengusap lembut air mata dipipi Icha. kemudian mata keduanya bertemu dan saling menatap satu sama lain, tak lama keduanya tersadar dan saling tersipu malu. Ridhopun berinisiatif untuk memecahkan suasana dan berkata.


"emm... ya sudah Mas mau mandi dulu".ucapnya dan beranjak pergi dari sana.


"Ya allah andaikan Mas Ridho Mencintaiku sama seperti aku mencintainya Aku akan sangat senang ya allah tapi sepertinya itu hanya akan menjadi mimpiku saja".gumam icha dalam hati.


tak terasa 1jam pun berlalu kini sepasang suami istri sedang menjalankan kewajiban nya beribadah kepada sang ilahi yaitu sholat maghrib berjama'ah, setelah selesai sholat dan berdo'a seperti biasa icha mencium tangan Ridho dan dibalas sebuah kecupan lembut dikeningnya oleh Ridho.


Bluss...


seketika pipi memerah karena malu saat mendengar kembali panggilan sayang dari bisikan Ridho padanya,yang membuat jantung Icha bergemuruh hebat disaat yang sama Ridho yang memeluk erat tubuhnya.

__ADS_1


"i-iya mas sama maaf sudah lancang datang kekantor mas tadi".ucap Icha gugup.


"Iya gak apa2 gak lancang lah dong sayang kan itu kantor suami kamu jadi kamu bebas pergi kesana kapan aja, Justru Mas senang kalau kamu kekantor apalagi ketemu sama Mas".ucap menggoda Icha sambil menaik turunkan kedua alisnya sambil tersenyum.


Icha pun teringat kembali kejadian tadi siang yang membuat ia mengurungkan niatnya untuk memberikan makanan siangnya langsung pada Ridho.


Hatinya sakit dan kembali sesak didadanya saat mengingat kejadian itu yang membuatnya mengira kalau suaminya mencintai wanita lain bukan dirinya. namun ia berusaha menahan air matanya agar tidak jatuh.


padahal itu cuma salah paham kan ya๐Ÿค” Readers๐Ÿ˜„


hay readers terimakasih๐Ÿ™๐Ÿ™๐Ÿ™ sudah berkenan untuk membaca ceritaku love all๐Ÿค—๐Ÿค—


Jangan vote,like&koment ya readers ๐Ÿ˜๐Ÿ˜๐Ÿ˜˜

__ADS_1


.


__ADS_2