Takdir Hidupku Menikah Karena Perjodohan

Takdir Hidupku Menikah Karena Perjodohan
Terlalu Cemburu


__ADS_3

Happy ReadingšŸ¤—


Kini Adrian,Istrinya juga Tante Zaskia sudah duduk bersama dimeja makan.Saat ini Raina melalukan hal yang sangat lama ini Rindukan yaitu melayani Adrian makan mulai dari mengambilkan Nasi serta lauknya juga menuangkan air minum untuk suaminya,setelah selesai Rainapun duduk disamping Adrian yang berhadapan dengan tempat Tante Zaskia.


Lama hening,Tante sebenarnya sedari tadi memperhatian Pasutri dihadapannya itu Ia tersenyum senamg melihat perhatian Raina kepada Adrian,lalu dia terbuat terkekeh karena melihat Raina tiba-tiba Gugup saat Adrian tersenyum. setelah mengucapkan Terima kasih kepada Raina."Lucu sekali mereka".gumam Tante Zaskia.


Taklama setelah menyelesaikan Sarapannya Adrian pamit untuk berangkat kekantor kepada Tante Zaskia dan Istrinya.


"Tante Adrian udah selesai makannya,Adrian berangkat kekantor dulu ya".pamit Adrian mencium punggung tangan Tante Zaskia.kemudian Tante Zaskia pergi kekamarnya meninggalkan kedua pasutri itu.


"Rai aku mau berangkat kekantor ya".pamit Adrian lalu Raina mencium punggung tangannya,Ragu-ragu Adrian kemudian mencium kening Raina yang seketika membuat Pipi Raina merona dan deg-deggan.


"Emm....Mas nanti Mas makan siang dimana".tanya Raina ragu.


"Paling juga dikantin atau nyuruh Rio buat beli makanan diluar nanti,Kenapa?".jawab Adrian lalu bertanya balik.


"Emm....apa Mas mau aku masakin makan siang dari sini nanti aku anterin kekantor mumpung aku lagi ambil Cuti ".ucap Raina kemudian Dia menggigit jarinya gugup menyadari kesalahan ucapannya, Ehh ...atau gini aja aku kirim pakek Ojek Online ya Mas buat anterin kesana".Ralat Raina Ia takut Adrian akan Malu kalau Dia sendiri yang datang kekantor.


"Kenapa gitu?Emang kenapa kalau kamu sendiri yang anterin kekantor terus kita makan siang bareng diruangan aku".tanya Adrian menyadari kegugupan Raina.


"Hah....beneran Mas aku boleh anterin makan siang kekantor nanti?M...Mass gak malu kalau aku kesana Mas?dan aku juga salah satu karyawan dikantor Cabangnya kamu,terus nanti kalau ada yang ngomong yang jelek tentang Mas gara-gara aju gi-gimana Mas?"ucap Raina,


Ia tau diluar sana banyak orang yang membicarakannya menuduh kalau dirinya yang menggoda Adrian hingga Dia bisa menjadi Istri Adrian.


Adrian tak mengindahkan ucapan tanpa aba-aba Adrian mencium Bibir pink Raina sontak membuat sang empunya bibir terkejut.


"Cup"


"Udah ya pokoknya nanti kamu anterin makan siang buat kita makan sama",aku tunggu,dan kamu gak usah dengerin semua omongan orang lain, Oke?"tanya Adrian tersenyum.


"Ii-iiya Mas,ka-kalau gitu aku kedapur dulu ya Mas,Mas Hati-hati".ucap Raina menunduk dan berlari untuk menutupi kegugupannya.membuat Adrian tertawa melihat kelakuan menggemaskan Raina.


Didapur


Raina segera menuangkan Air minum kedalam gelas dan langsung meminumnya sekali tandas lalu Ia memegangi dadanya yang kini kembali berdetak lebih kencang setiap berada didekat Adrian dan mendapatkan perlakuan manis dari suaminya itu.

__ADS_1


"Huh.....Tenang Rai,tadi Mas Adrian cuma gitu aja lo udah Baper gini,Tap-tapi Mas Adrian tadi Ci-cium bibir aku".gumam Raina memegangi Bibirnya.


"Ii-ini nyata kan?ini bukan mimpi kan,Mas Adrian tadi nyium aku,tapi aku harus sadar kalau Mas Adrian akan segera menceraikan aku,kenapa Mas Adrian semakin membuat aku berharap sama kamu Mas,apa boleh aku kali ini egois melupakan kalau Wanita itu ada diantara kita,Kamu milikkukan Mas? tapi kenapa rasanya sulit sekali untuk aku ada dihatimu".gumam Raina dalam hati.


Aku cemburu dan iri sama Dia yang berhasil ada dihatimu Mass,kenapa bukan aku aja yang kamu cintai, kenapa Dia?,lalu aku harus apa kalau kenyataannya memang udah gak mungkin aku merebut kamu dari wanita itu,aku ingin kamu bahagia Mas,meskipun pada akhirnya memang harus aku yang terluka".batin Raina.


Siang hari


Kini Raina tampak bingung melihat membolak balikkan badannya didepan cermin,memastikan kalau disudah terlihat lebih baik dihadapan Adrian nanti,setelah Yakin, Raina segera keluar dari kamar menuju meja makan mengambil Kotak makan yang berisi Makanan yang Ia masak sendiri untuk suaminya.


Setelah pamit pada Tante Zaskia Raina pun menunggu didepan Rumah Taxi Online yang sudah Ia pesan terlebih dahulu. taklama kemudian Taxi pun datang, kemudian Taina masuk kedalam Taxi.


30 menit kemudian Raina sampai dikantor Adrian. Kantor tempatnya melamar pekerjaannya dulu agar dia bisa selalu bisa bertemu atau setidaknya bisa melihat Adrian. namun entah kenapa saat itu Raina seperti melihat kebencian untuk didalam sikap Adrian yang mungkin saja membuat Dia diterima bekerja tapi ditempatkan dikantor cabang Perusahaan Diana Groups.


"Assalamualaikum kak,apa Pak Adrian ada disini,saya ingin bertemu dengan beliau".tanya Raina pada Resepsionis dilobi.


"Pak Adrian ada diruangannya, Bu Raina Mari saya antar".jawab Resepsion tadi.kemudian diangguki oleh Raina.


Dilantai 12


"Huft.....kok aku jadi gugup gini ya".gumam Raina. setelah sudah menguasai kegugupannya akhirnya Raina melangkahkan kakinya masuk kedalam Ruangan suaminya. setelah sebelumnya mengetuk pintu dan disahuti "Masuk" dari dalam.


"Assalamualaikum Mas".ucap Raina mencium punggung tangan Adrian lalu dibalas Adrian mengecup keningnya.yang seperti biasa akan membuat Raina Deg-deggan dan wajahnya seketika merona merah.


"Kamu bawa makanan apa Rai?Waahh...kayaknya enak nih Mas jadi gak sabar pengen makan Rai".tanya Adrian.


"Hehe....Mas bisa aja,semoga suka ya".jawab Raina tersenyum manis.


"Ya udah kita makan sekarang aja yuk".ajak Adrian menggenggam tangan Raina menuju sofa.


"Emm.....Rai Mas pengen makan disuapin sama kamu,Boleh?".tanya Adrian manja.


"Beneran Ma?Ii-iiya Mas boleh kok,aku mau nyuapin kamu".jawab Raina gugup pasalnya baru pertamakali ini Adrian bersikap manja padanya.


Rainapun segera menyuapi Adrian nasi beserta lauknya menggunakan sendok,lalu disambut gembira oleh Adrian.

__ADS_1


Kemudian Adrian mengambil alih sendoknya lalu menyuapi Raina yang awalnya menolak tapi setelah melihat tatapan memelas Adrian, Rainapun menerima suapan itu dengan senang hati. Ini kedua kali mereka makan sepiring dan sesendok berdua. akhirnya mereka pun makan sambil saling menyuapi satu sama lain hingga semua makanan nya habis tak tersisa.


"Aku kira gak akan bisa kayak gini lagi bareng kamu Mas, andai aku bisa selamannya hidup sama kamu aku akan menjadi perempuan paling beruntung didunia ini Mas".batin Raina menatap haru Wajah suami didepannya.


.....................................................................................................


"Sayang aku pengen mangga muda".ucap Icha manja pada Ridho.


Kini mereka sedang duduk berdampingan dengan disofa sambil menonton Tv.


Ya,Ridho kini memutuskan untuk bekerja dari rumah, sedangkan semua urusan dikantor sudah dihandle oleh Sekretaris Ali, Asisten sekaligus Sekertarisnya itu. karena mengingat usia kandungan Icha sudah memasuki bulan ke sembilan kehamilannya.


Mereka berdua juga kompak untuk tidak melakukan Usg untuk melihat jenis kelamin anaknya, biarlah menjadi Surprise untuk mereka berdua.


"Oke sayang yuk kita beli ke supermarket sekarang".jawab Ridho menggenggam tangan Icha.


"Aku gak mau mangga yang dibeli Mass.....".tolak Icha.


"Terus kita mau dapat dari mana kalo gak beli sayang".tanya Ridho mencium pipi Icha gemas dengan sikap manjanya.


"Aku mau mangga muda dipohon Bu Rini itu Sayang pasti rasanya seger banget deh".jawab Icha membayangkan Segarnya Mangga muda itu.


"Ya allah sayang kan sama aja,kenapa mesti minta kesana?kan sama-sama mangga muda".ucap Ridho jengah.


"Iya Mas tapi aku mau mangga muda itu".jawab Icha tetap kekeh dengan ngidamnya.


"Hemm....emannya sayang gak bosen makan mangga muda terus tiap hari?".tanya Ridho Ia khawatir akan mempengaruhi asam lambung istrinya sebab tiap hari selalu makan Mangga mudanya.


"Nggak Mas, ayolah Mas.....Ya aku pengen banget".Rayu Icha memeluk Lengan Ridho sambil mrnciumi Pipi Ridho.


"Tapi sayang-".


"Cup".Icha mengecup bibir Ridho membuat suaminya itu tidak jadi meneruskan kata-katanya.


"Ya udah,Iya iya Mas minta dulu ke Bu Rini,mau ikut?".tanya Ridho pun menyerah dan akan mengambilkan Mangga muda yang Icha nya Mau, lalu diangguki oleh Icha.

__ADS_1


__ADS_2