Takdir Hidupku Menikah Karena Perjodohan

Takdir Hidupku Menikah Karena Perjodohan
Sadar


__ADS_3

Setelah menundukkan kepalanya ditangan Icha sambil menangis, detik berikut nya Ridho merasa ada suara yg yg sangat pelan bahkan hampir tak terdengar. namun masih bisa didengar oleh pendengaran Ridho. memanggil namanya,


"Mas Ridho....... ". panggil Icha lirih. dengan jari-jari tangan nya bergerak pelan.


Sayang....,ma-maaf maksud ku Icha kamu sudah sadar?". Tanya Ridho dengan mata yg berbinar-binar sangat senang.


"Iya mas". Jawab Icha.


"Alhamdulillah Ya allah Terima kasih Icha", ucap Ridho tersenyum senang sambil mencium tangan dan beralih ke kening Icha, Ridho pun segera memanggil dokter untuk memeriksa kembali keadaan Icha.


setelah memeriksa dan memastikan kalau keadaanku sudah mulai membaik dokterpun keluar dari kamar rawat inap Icha.


Kini hanya ada sepasang suami istri yang tengah bergelut dengan pikiran nya masih karena merasa gugup dan lain2 yaitu Ridho dan Icha.

__ADS_1


Ya, itu mungkin dikarenakan diruangan itu hanya ada mereka berdua saja, sedangkan kedua orangtua Ridho, Reza dan Anna sedang pulang kerumah untuk mengambil baju2 untuk ganti Ridho dan setelah tau Icha sudah sadar.


"emm.... Mas".ucap Icha memecahkan keheningan diantara mereka berdua.


"ii-iya Icha kenapa". Jawab Ridho dengan nada Khawatir.


"aku haus mas". Jawab Icha. lalu dengan sigap Ridho membantu Icha meminum Air.


"Terima kasih ya Mas dan maaf karena udah ngerepotin Mas".ucap Icha pada Ridho.


"gak apa2 Mas kejadian itu bukan salah Mas Ridho, itu semua adalah takdir dari Allah SWT. ucap Icha.


"Mmm...Mas maaf karena aku tadi udah dengar semua ucapan Mas Ridho". ucap Icha Gugup dan takut Ridho akan marah padanya.

__ADS_1


"aa-apa jadi tadi kamu sudah mendengar semua yg aku katakan?". ucap Ridho kecewa, Jadi apa keputusanmu sekarang? Jujur saat ini hati ku sudah berkata lain dengan yang aku katakan tadi, aku tidak bisa melepaskan mu meskipun aku tau kalau mungkin kamu tidak memiliki perasaan apa2 padaku, tapi tolong berikan aku waktu untuk bersamamu sekali saja untuk membuatmu mencintaiku juga seperti aku mencintaimu. tapi jika memang kamu menginginkan aku untuk melepaskanmu aku akan rela melakukan itu". jelas Ridho panjang lebar sambil berusaha menahan rasa sesak didadanya memang bibir mengatakan hal itu tapi tatapan nya pada Icha seolah mengatakan bahwa "Jangan tinggalkan aku mohon aku sangat mencintaimu".


"Mas Ridho apa benar yang kamu katakan barusan kepadaku". tanya Icha memandang wajah suami yang masih memegang tangan nya itu.


"Iya Icha dan aku Insya allah akan menerima apapun keputusan mu". Jawab Ridho menundukkan wajah nya, ia takut kalau ia masih menatap wajah istrinya itu akan membuat nya merubah keputusan nya dengan tidak akan melepaskan nya.


"Mas aku... sebenarnya juga mencintai mu..... sangat mencintaimu Mas, selama ini aku hanya takut untuk mempertahankan hatiku aku takut akan nanti rasanya akan lebih sakit kalau kamu nanti akan menceraikan ku dan menikah dengan wanita yang kamu cintai Mas". ucap Icha tampak tersenyum malu namun hati nya sangat senang dan lega mengetahui kalau Cintanya selama ini pada Ridho bukan lah bertepuk sebelah tangan. Ridho juga mencintai nya yang dulu bagaikan mimpi bahkan untuk membayangkan nya saja.


"aa-apa? apa aku tidak salah dengar, apa aku tidak sedang bermimpi? kamu juga mencintai ku Icha?". tanya Ridho untuk memastikan bahwa itu benar. dan dijawab anggukan oleh Icha.


"Alhamdulillah Ya allah terima kasih Icha". ucap Ridho sangat senang langsung mencium tangan Icha, lalu menghujani wajah Icha dan ciuman itupun berakhir lama dibibir Icha saking senang nya Ridho.


Assalamualaikum Readers,aku kembali lagi nih 😍😍

__ADS_1


Terima kasih atas kunjungan kalian diKaryaku 🤗😍


Jangan Like, Vote&koment ya Readers supaya aku makin semangat nerusin 😍😍🤗🤗


__ADS_2