Takdir Hidupku Menikah Karena Perjodohan

Takdir Hidupku Menikah Karena Perjodohan
Video Call bersamamu


__ADS_3

Happy Reading ๐Ÿค—


"Sebenarnya Aku pengen ikut Mas, kamu mana perginya sama sekretaris perempuannya aja lagi, Huffttt......".ucap Raina dalam hati.


Waktu berjalan begitu cepat yang mana Hari berganti hari dan bulan berganti, Raina hanya melewati Hari-hari dengan bekerja setiap hari, dan saat Weekend Ia selalu mengunjungi rumah Icha dan Ridho. terkadang ia menginap dirumah orang tuanya. dan sesekali berkunjung ke rumah Anna dan Reza.


Sudah satu bulan ini Adrian pergi yang katanya hanya 5hari tapi belum juga kembali,


setiap hari Raina sangat merindukan Adrian, Ia selalu menunggu telpon dari Adrian karena jika menghubungi duluan Ia takut akan mengganggu pekerjaan suaminya.


"Mas aku Rindu banget sama kamu, sudah bertahun-tahun kamu meninggalkan ku dulu, jangan tinggalkan aku lagi".gumam Hari menatap wajah suaminya disebuah Pigura foto disalah satu foto-foto Adrian dikamarnya. dengan berurai air mata.


Bagi Raina kini sudah cukup Ia berdiam diri menunggu telpon dari suaminya itu yang mungkin tidak akan Ia dapatkan.


Malam hari


Raina pun langsung mengambil Ponselnya lalu mengirim satu pesan ke suaminya.


Raina Send: Mas?


apa boleh aku nelpon kamu?

__ADS_1


boleh ya Mas?aku Merindukanmu.


Raina terkejut saat pesannya langsung dibaca oleh Adrian dan mendapat Panggilan VideoCall dari suaminya. Ia pun langsung berlari ke depan cermin untuk merapikan penampilan dan wajahnya๐Ÿ˜‚.


Suamiku VideoCall:


Adrian: Assalamualaikum?


Raina: Waalaikum salam Mas, (menatap wajah yang


sangat Ia Rindukan selama satu bulan ini).


Adrian: Gimana kabarnya kamu Rai?


Adrian: Alhamdulillah kabarku baik, kayaknya ada yang sedang merindukankan ku nih?.(menaik turunkan kedua alisnya menggoda Raina).


Raina: Huwaaa..... Aku sangat merindukanmu Mas, kenapa kamu gak pernah menghubungi aku, udah satu bulan kamu ninggalin aku tanpa kabar sama sekali, meskipun kamu benci dan gak pernah menganggap aku ada tapi aku tetap istri kamu Mas".jawab Raina menangis, tanpa disadari Raina baru saja mengeluarkan semua keluh kesahnya selama ini.


Namun detik berikutnya Ia sadar bahwa dirinya baru saja keceplosan, Ia spontan menggigit bibirnya sendiri, Ia takut Adrian akan memarahinya karena sudah lancang memarahi suaminya itu.


Raina: "Emm......Ma-maaf ya Mas aku....Ma-maksud aku nggak gitu, Aku emang kangen sama kamu ta-tapi aku sadar aku bukan siapa-siapa kamu, jadi aku gak boleh kangen sama kamu, Ma-maafin aku ya Mas".ucap Raina menunduk didepan Ponselnya Ia takut untuk menatap wajah tampan suami yang sangat Ia rindukan.

__ADS_1


Suamiku: Hahaha......kata siapa gak boleh? boleh kok, Maaf ya aku lambat pulang soalnya tertanya aku sendiri yang harus nanganin Semua proyek disini.


Raina: "Hemm.... iya gak apa-apa kok Mas, asal Mas jaga kesehatan ya disana, dan Emm....... jadi aku bolehkan Kangen sama kamu? gak apa-apa kok kalau Mas gak kangen sama aku, aku udah senang udah dibolehin kangen sama Mas,Makasih ya Mas".ucap Raina tersenyum manis.


Suamiku: Hem... iya sama-sama,


Dan percakapan mereka pun terus berlangsung cukup lama hingga tak terasa Raina menguap karena mengantuk tapi Rasanya tidak rela jika Ia harus berpisah lagi dengan suaminya.


.


.


.


.


.


.


.

__ADS_1


Assalamualaikum Readersss ๐Ÿ™๐Ÿ™๐Ÿค—Terima kasih buat kalian yang masih bertahan disini dan selalu nungguin Update Cerita ini. Jangan lupa Vote,Like&Koment ya Readerss biar aku lebih semangat buat update cerita ini tiap hari ๐Ÿค—๐Ÿ™


__ADS_2