
"Santo, gimana ini, lihatlah Ratna" Gara-gara kamu ajak ke sini, dia jadi hampir gila" Kalau sampai ada apa-apa dengan Ratna, aku akan menuntut mu" ucap Dian pada Santo.
"Yah, Dian, jangan begitu" Ini adalah sebuah kecelakaan" ucap Santo mencoba menenangkan teman kerjanya itu.
"Iya, kalau Ratna kenapa-napa gimana?" Kamu mau tanggung jawab?" Dia belum menikah lo" ucap Dian pada Santo
"Walah, kalau Ratna mau aku jadikan istri kedua ya ayo" ucap Santo kesal.
"Weh, kau ini disaat genting selalu berbicara begitu" Ayo bagaimana ini, apa kita bawa Ratna ke puskesmas dekat pabrik?" Sepertinya Ratna syok" ucap Dian.
"Baiklah kalau begitu" Jawab Santo pendek.
Santo akhirnya menggendong tubuh Ratna dan membawa nya ke puskesmas sesuai permintaan Dian.
__ADS_1
Sampai di Puskesmas, Ratna disambut oleh beberapa perawat yang bekerja di puskesmas itu. Raut wajah Ratna sedikit tenang ketika salah satu perawat mulai memberikan segelas air teh untuk menambah tenaga Ratna yang masih lemah.
"Ada apa mbak? Setelah saya periksa, keadaan mbak Ratna baik-baik saja" hanya perlu istirahat sebentar saja"Sepertinya mbak Ratna hanya kecapekan saja"ucap salah satu dokter jaga di puskesmas itu.
"Oh yaudah kalau begitu" Terimakasih dokter"ucap Santo pada dokter itu
"Iya, sama sama" jawab sang dokter pendek. Setelah melakukan pemeriksaan yang menyeluruh pada Ratna, sang dokter segera pergi meninggalkan Ratna dan mulai memeriksa pasiennya yang lain.
"Bagaimana Ratna?" Kau sudah baikan" tanya Santo pelan
"Oh iya tunggu sebentar" jawab Santo sambil merogoh kantong nya.
"Ini ponsel mu" ucap Santo pendek
__ADS_1
Dengan sedikit ragu, Ratna segera membuka ponsel miliknya. Dalam pikiran Ratna, masih ada foto wanita kuntilanak itu di ponsel nya karena dirinya ingat betul jika tadi, dirinya tak sempat menghapus nya.
Satu persatu, Ratna mulai membuka foto batu nisan itu, dan foto yang terakhir, terlihat gelap dan tak ada gambar wanita kuntilanak dalam foto itu.
"Loh, tadi gambar wanita kuntilanak itu ada di sini?" Kenapa sekarang jadi gambar gelap tanpa ada wanita itu lagi?" Santo, foto wanita kuntilanak tadi belum kamu hapus kan?" tanya Ratna pada Santo
"Ratna, aku tak sempat melihat isi ponsel mu" Bukankah ponsel mu kamu kasih kode masuk?" Aku tak mungkin bisa membuka ponsel mu" ucap Santo kesal
"Hem, iya sih, kalau begitu aku jadi penasaran" Apa benar ada wanita kuntilanak seperti yang aku lihat dalam gambar?" ucap Ratna sambil berusaha membuka lagi foto foto yang berhasil di jepret nya.
Santo, besok kita kerumah ustad Janu ya?" Aku ingin memberitahu padanya mengenai hal ini" ucap Ratna pada Santo
Santo yang saat itu juga sedang galau, mengiyakan ajakan ratna karena dirinya juga sedang membutuhkan bantuan spiritual mengingat istrinya tak kunjung memiliki anak darinya.
__ADS_1
"Ya, baiklah kalau begitu, aku akan antar kamu ke rumah ustad Janu" Oh ya Dian harus ikut juga" Karena kalau hanya bersamaku, takut ada gosip menyebar tentang kita Rat" ucap Santo pada Ratna
"Ya, tenang, Dian selalu mau aku ajak" Jadi kamu tenang saja" ucap Ratna sambil melirik ke arah Dian yang saat itu sedang meminum jus apel