Tanah Bekas Kuburan

Tanah Bekas Kuburan
Santo lemas


__ADS_3

Setelah mendapat petunjuk dari demit cebol, ustad Janu segera pergi ke pohon beringin besar yang ada tepat di hadapannya. Pohon itu sangat rindang dan banyak pasang mata yang melihat pergerakan ustad Janu.


Mata itu terlihat nanar dan berlumuran darah. Tampak nya banyak jiwa jiwa penasaran yang tergantung di pohon itu tanpa adanya sanak keluarga yang mengambil nya dan menguburkan nya dengan baik.


Hanya demit cebol yang bisa melihat itu, sementara itu ustad Janu hanya bisa merasakan aura negatif nya saja. Karena butuh energi yang ekstra untuk melihat semua penampakan yang ada.


Pak ustad, jalannya hati - hati, jangan sampai menginjak kepala demit yang sedang tertidur" ucap demit cebol pada ustad Janu.


"Tenanglah demit cebol, walau aku tak bisa melihat penampakan, aku bisa merasakan getaran auranya" Aku tak mau energi ku terkuras hanya gara -gara melihat penampakan buruk yang tak perlu" Cukup kamu saja yang aku lihat karena kamu berguna untukku" ucap ustad Janu pada demit cebol.

__ADS_1


Mendengar ucapan ustad Janu, demit cebol tertawa terbahak bahak karena merasa dirinya sangat berguna untuk manusia." Selama ini, demit cebol tak pernah berinteraksi dengan manusia karena jarang ada manusia yang melewati tempat tinggal nya. Dan kebetulan saja ustad Janu mulai lewat di depan tempat tinggal nya dan kesempatan ini, dia gunakan sebaik-baiknya karena dengan begitu, dirinya tak perlu capek mencari makan lagi.


Saat ustad Janu sampai di bawah pohon beringin, ustad Janu merasakan getaran hebat di tangannya dan hal itu membuat ustad Janu penasaran dan bertanya pada demit cebol.


"Hei, demit cebol, kemana Santo?" Sejak tadi aku tak melihat sosok Santo ada di sini" ujar ustad Janu sambil berusaha mengamati keadaan sekitar. Matanya menoleh ke kanan dan ke kiri melihat setiap penampakan yang ada.


Sementara itu, demit cebol sepertinya melihat sesuatu dan wajah demit cebol seketika terlihat sangat ketakutan.


"Loh, kenapa kau malah naik di pundak ku?" Ada apa sebenarnya?" Kau sedang melihat siapa?" tanya ustad Janu penasaran

__ADS_1


"Ustad, lihatlah" ada demit sundel yang penuh dengan darah sedang memeluk Santo" Tubuh Santo tertutup oleh tubuh demit sundel itu" Sepertinya demit sundel itu memeluk tubuh Santo terus menerus" Jika dibiarkan Santo akan mati" ucap demit cebol begidik ngeri


"Oh, ya, aku sangat takut dengan demit sundel karena aku hanyalah demit rendahan yang sering di buly oleh mereka" Ilmu mereka juga sanga tinggi dan aku pasti tak bisa mengalahkan mereka" ucap demit cebol pada ustad Janu.


Ustad Janu mulai mengusap tubuh demit cebol dan berkata


"Tenanglah demit cebol, kau akan aman bersamaku" Sebaik nya, kau sembunyi saja di balik tubuh ku, dan jangan menampak kan wajahmu" Aku akan mulai konsentrasi untuk melihat penampakan itu" ucap ustad Janu pada demit cebol.


Ustad Janu langsung melafalkan doa doa tertentu untuk melihat penampakan dari demit sundel yang sejak tadi memeluk tubuh Santo yang mulai melemah. Jika ustad Janu tak cepat datang, tubuh Santo akan kehilangan tenaganya dan bisa jadi mengalami kematian, karena sudah sehari semalam Santo pingsan tanpa makan dan minum.

__ADS_1


pengumuman


Teman teman, aku akan membuat cerita lanjutan ke dua lanjutan dari cerita ini dengan judul tumbal tanah kuburan, dan akhir cerita dari kisah ini akan ada di judul kisahku yang baru.. Mungkin lusa akan rilis dan aku akan ngebut nulisnya dan rajin update..aku sangat berterimakasih banyak karena teman teman masih setia dengan ceritaku yang hiatus sangat lama..maap banget..intipin aja ceritanya ya


__ADS_2