Tanah Bekas Kuburan

Tanah Bekas Kuburan
Jupri terkejut


__ADS_3

Sementara itu ditempat lain, terlihat Jupri lagi tiduran di kasur. Dirinya mulai merasakan rasa capek yang luar biasa. Jupri yang biasanya bergairah mulai loyo kala itu. Bahkan hasrat nya untuk bercinta tak ada lagi untuk wanita lain kecuali hasrat nya dengan Ratih.


"Ada apa denganku?" semenjak pulang dari rumah Ratih tenagaku seketika langsung habis" Rasanya aku ini sudah selesai bercinta dengan sepuluh wanita" Ada apa sih?" ucap Jupri dalam hati. Saat pikirannya buntu untuk berpikir, ibu Jupri teelihat berjalan menuju ke arahnya sambil membawakan satu gelas teh hangat untuk Jupri.


"Nih, nak, minum tehnya dulu" Kau ijin tak masuk kerja sudah berapa hari nak?' Apa perlu ibu antar ke dokter?" tanya ibu Jupri dengan raut wajah sedikit cemas.


"Gak usah bu" Aku hanya kecapekan saja nih" Besok juga uda sembuh" jawab Jupri santai. Saat Jupri merasakan teh hangat yang baru saja dibuatkan oleh ibunya, terdengar ketukan pintu dari luar rumah.


"Permisi, " tok tok tok" terdengar suara wanita sambil mengetuk pintu datang ke rumah Jupri.


"Siapa bu?' tanya Jupri penasaran. Ibu Jupri segera pergi ke ruang tamu untuk membukakan pintu rumah Jupri.


Terlihat sosok wanita hamil besar ditemani suaminya, beserta Santo dan teman pabrik lainnya.

__ADS_1


"Oh, Mery, Santo, ayo masuk" ucap ibu Jupri mempersilahkan mereka untuk masuk ke dalam rumah Jupri.


"Iya bu" jawab mery dan Santo secara bersamaan


Mereka semua akhirnya masuk ke rumah Jupri.


"Bu, Jupri ada?" tanya Santo pada ibu Jupri


"Oh ada, tuh di kamar" ucap ibu Jupri sambil menunjuk ke arah kamar yang tak jauh dari ruang tamu.


"Hei, Jupri, apa kabar?" Apakah kau sudah sembuh?' Wajahmu kok pucat?' tanya Mery penasaran begitu juga dengan Santo


"Iya Jupri, wajahmu pucat" Kau tidak pergi periksa ke dokter?" Sekarang musim batuk pilek sama demam berdarah lo" ujar Santo memperingatkan teman kerjanya itu.

__ADS_1


"Ah, tidak" Aku hanya kecapekan saja kok" Besok juga aku masuk" jawab Jupri santai.


"Iya, aku ngerti, tapi paling tidak, kau periksa dulu ke dokter, jadi ketauan sakitnya apa" Gimana kalau aku bawa periksa sekarang?' Cuaca sekarang panas, kamu terlihat memakai syal tebal sekali dan tidak mengeluarkan keringat" Itu tandanya kamu masih sakit" ucap Santo pada Jupri.


"Oh syal ini, sebentar aku buka saja" jawab Jupri berusaha membuka syal yang sejak tadi menutupi lehernya


Saar Jupri mulai membuka syal lehernya, terlihat jelas di leher Jupri ada bekas cupangan dan gigitan yang berwarna merah dan hal itu membuat Santo dan mery terkejut


"Loh, Jupri, kau habis bercinta dengan wanita kah?" Kok di lehermu ada bekas gigitan seseorang?" Tanya Mery tiba-tiba. Santo yang tak sadar akan adanya bekas merah di leher Jupri juga melihat leher Jupri seperti yang dilakukan oleh Ratih.


"Lah, iya benar Jupri" Selama kau bekerja dengan ku dan selama kau gonta ganti pacar, tak pernah aku melihatmu dicium di bagian lehermu" Ih, kau mulai nakal Jupri" Ledek Santo sambil tersenyum tipis.


"Hus, jangan keras-keras bicaranya,

__ADS_1


"Aku gak mau didengar teman-teman kantor lainnya" Tuh mereka masih diluar bersama ibuku" ucap Jupri pada Santo


"Sial, aku lupa kalau ada bekas gigitan di leherku, mengapa aku buka syal ku di depan Santo dan Mery" guman Jupri dalam hati


__ADS_2