Tanah Bekas Kuburan

Tanah Bekas Kuburan
Persiapan Ritual


__ADS_3

sementara itu, nenek dukun yang sudah dua hari ada di kantor Bos Amel sedang melakukan sebuah ritual. Ritual itu dilakukan untuk masuk ke dalam alam demit yang sudah mengganggu aktivitas kerja karyawan pabrik. Di sebuah meja kecil sudah disediakan oleh bos Amel segala persyaratan yang diinginkan sang dukun. Mulai dari ayam cemani, daging babi, bunga tujuh rupa dan minyak lestari.


"Nek, apakah persyaratannya sudah lengkap?" tanya bos amel pada nenek itu.


" Ya, Sepertinya bahan bahannya sudah lengkap" Aku akan,melakukan ritual malam ini di dalam ruangan mu," Oh ya, kalau kau tidak takut, kau bisa ikut melakukan ritual bersamaku" ucap sang nenek tua pada bos amel.


"Ehm, apakah gak bahaya nek?" Kata beberapa karyawanku, aku pernah keturunan saat aku berada di belakang pabrik" Aku tak mau kesurupan untuk kedua kalinya" Jawab Amel pada sang nenek tua


" Kau tak perlu cemas, nanti kalau ada apa-apa dengan mu, aku akan membantumu" ucap sang nenek tua pada bos Amel.

__ADS_1


"Ehm, baiklah kalau begitu, sekarang aku akan mempersiapkan diri" Hari ini aku akan memulangkan seluruh karyawan pabrik agar kita bisa berkonsultasi membasmi demit yang mengganggu kami nek" ujar bos Amel


Setelah berkata demikian pada sang nenek tua, bos Amel segera memberi pengumuman pada seluruh karyawannya melalui pengeras suara yang sudah tersedia di dalam pabrik.


" Pengumuman, hari ini seluruh karyawan pabrik dipulangkan lebih awal dari biasanya karena di dalam pabrik akan dilakukan pembersihan spiritual" Semoga acara pembersihan spiritual ini berhasil" Selamat berlibur" ucap bos Amel pada seluruh karyawannya.


"Ayo Santo, kita pulang" Sepertinya bos amel, dan nenek tua itu sedang melakukan sebuah tindakan yang mengusir demit yang ada di dalam pabrik" Truz bagaimana dengan Ustad Janu?" Kata Ratna dia akan membawa Ustad Janu ke pabrik, apakah tidak bersentuhan dengan nenek itu?" tanya Jupri penasaran.


Dengan menggelar nafas panjang, Santo berkata

__ADS_1


" Biarlah, Ratna membawa Ustad Janu dengan sembunyi-sembunyi kok, jadi tenang saja, kau tak perlu kawatir" Justru jika Ustad Janu datang, dia akan tahu siapa nenek itu sebenarnya nya, apakah memang benar-benar membantu bos Amel, atau hanya memanfaatkannya" Jawab Santo santai


"Iya benar, aku juga akan kerumah Ratih lebih awal" Aku sangat penasaran dengan nenek tua itu, apakah dia benar benar nenek yang tinggal di rumah Ratih atau tidak" Kalau emang benar, pastinya sore ini sang nenek tak mungkin ada di rumah karena siang ini sampai malam nanti pastinya sang nenek masih melakukan ritual di pabrik ini"ucap Jupri pada Santo


"Oh ya, apa ke rumah Ratih aku antar saja?" Aku kawatir dengan kamu, soalnya kau sakit saat baru pulang dari rumah Ratih" ucap Santo pada Jupri


"Yaudah boleh, kau boleh antar aku ke rumah Ratih" Jawab Jupri santai


Mereka berdua akhirnya pulang lebih awal ke rumah masing-masing, Santo yang berencana akan mengantar Jupri ke rumah Ratih langsung menelepon istrinya dan mengatakan dia akan pulang agak malam hari ini dengan alasan yang sama yaitu mengantar Jupri ke rumah teman nya, dan istrinya mengizinkan.

__ADS_1


__ADS_2