Tanah Bekas Kuburan

Tanah Bekas Kuburan
foto kakek buyut


__ADS_3

Sementara itu di tempat lain, Santo mulai mencari foto kakek buyut nya yang entah dimana dia meletakkan nya. Di dalam rumah nya, Santo mulai membuka almari nya dan dirinya tak menemukan satu foto milik kakek buyutnya


"Kemana aku harus mencari?" Siap" ujar Santo dengan nada sedikit keras.


Istri Santo yang saat itu sedang tertidur mulai bangun dan penasaran dengan apa yang dilakukan oleh Santo.


"Mas, ada apa malam malam kau membongkar lemari kita?" emang kau hendak mencari apa?" tanya istri Santo penasaran


"Hem, dik, aku sedang mencari foto kakek buyut ku" Sepertinya foto keluarga ku pernah aku letakkan di almari ini, tapi kemana ya?" tanya Santo penasaran


"Oh, foto keluarga itu?" tuh aku letakkan di lemari dapur" Ku kira sudah tak berguna lagi" ujar istri Santo santai.


"Loh, kenapa kau letakkan di lemari dapur?" Ujar Santo sambil tergesa gesa pergi menuju ke ruang dapur yang ada dibelakang rumahnya


Santo segera membuka lemari dapur miliknya dan di bawah tumpukan piring fan garpu, ada beberapa foto yang usang dan hampir saja robek di letakkan di sana.

__ADS_1


"Nah, ini dia" ujar Santo tersenyum kegirangan.


Melihar tingkah Santo, istri Santo berkata


"Untung saja tidak aku buang mas, kemarin rencana, foto usang itu mau aku bakar karena banyak kecoak sembunyi di bingkai foto itu" ujar istri Santo.


"yaudah, aku keluar dulu ya?" aku mau pergi ke rumah ustad Janu sekarang juga" ujar Santo dengan nada penuh semangat


Loh mas, ini udah malam, lihat udah jam 9 lewat, apakah kau nekat mau pergi keluar rumah?" tanya istri Santo berusaha mencegah Santo agar suaminya itu tidak keluar rumah malam-malam.


"Aku berbuat seperti ini, untuk kebahagiaan kita nantinya" Kau mau kita terus begini tanpa anak sampai kita tua nanti?" ucap Santo pada istrinya.


"Iya dah mas, kalau begitu, hati hati di jalan"


"Oh ya, apakah kau akan pulang ke rumah malam ini?" atau mau menginap di rumah ustad Janu?" tanya istrinya.

__ADS_1


"Dik, tutup saja pintu rumah kita" Sepertinya aku tak pulang malam ini" Besok pagi baru aku pulang" ucap Santo sambil mencium kening istrinya


Istri Santo akhirnya mulai menutup pintu rumah mereka, dan terlihat Santo pergi meninggalkan rumah itu dengan mengendarai sepeda motor nya yang lawas


Di dalam perjalanan, Santo melewati rumah Ratih. Pintu rumah Ratih tertutup rapat dan seperti tidak berpenghuni.


Ular besar yang sempat di temuinya di pohon dekat rumah Ratih masih tetap ada di sana. Santo melirik ke arah ular itu dan tampak mata ular itu menatap wajah Santo


Karena tak ingin ada masalah, Santo segera memalingkan mukanya dan mempercepat laju sepeda motor nya.


Saat Santo menambah kecepatan sepeda motornya, tak terasa, di belakang sepeda motor Santo, terlihat sosok bayangan hitam yang mengikuti perjalanan Santo.


Tubuh Santo terasa merinding kala sosok bayangan hitam berada di belakangnya.


"Hem, ada apa ini?" mengapa bulu kuduk ku jadi merinding begini?" tadi, aku tak merasakan apa apa?" mengapa baru terasa sekarang?" mana rumah ustad Janu masih jauh lagi, dasar sial bener aku hari ini" gumam Santo dalam hati.

__ADS_1


Santo mulai melihat ke arah kanan dan kiri jalanan. Tampak suasana sepi mencegam dan gelap. Hanya lampu motor nya saja yang tampak masih menyala. Lampu penerangan jalan tak terlalu terang sehingga jalanan masih terasa gelap sekali.


__ADS_2