TEENAGE GIRL.

TEENAGE GIRL.
chapte 24 : menghilang?


__ADS_3

Abigail menyentak kedua tangannya agar terlepas, mereka telah sampai di mansion ayah nya yang dulu ia tempati bersama ibunya juga, suasana sangat sepi, sunyi, dan hampa, tidak ada hal spesial yang akan menarik Abigail untuk betah tinggal disini, karena kedua orangtua nya pun sudah memiliki keluarga masing-masing.


Abigail tidak memperdulikan kehadiran ayahnya yang masih terdiam marah, Abigail berlari ke kamar nya untuk menumpahkan segala sesuatu yang ingin ia tangiskan.


Semuanya terlalu tiba-tiba untuk Abigail, Abigail begitu kesal dengan orang-orang egois yang mengelilingi nya, dia sangat tidak peduli dengan apa yang akan dilakukan ayahnya setelah ini.


“Hubby kok engga ngejar bubu sih tadi.. ” racau Abigail menelungkupkan wajahnya pada kepala guling yang ia peluk erat, abigail tak berani tengkurap, karena takut membuat janin nya tertekan didalam sana.


“Pokoknya bubu harus cari jalan biar bisa sama hubby lagi! ” lanjut Abigail, hingga kantuk menyerang dirinya yang terus saja menangis hingga ber jam-jam.


••••••

__ADS_1


Alex menghempaskan dirinya diatas kursi kerja yang berada di kamarnya, Abigail dan Abigail, nama itu tak pernah lepas dari bayang-bayang Alex, Alex bingung harus melakukan apa, yang pastinya Alex sudah berbicara kepada bawahan nya untuk tetap memantau group my hero yang di dirikan ayahnya sedari dulu.


My hero adalah perusahaan dibidang teknologi, yang sudah berkembang pesat, seharusnya Alex lah yang mengurusnya, namun ia terlalu sibuk untuk mengerjakan perusahaan nya sendiri, hingga Alex lah yang meminta agar roy menjaga dan merawat nya.


Ditengah-tengah lamunan Alex, ponsel nya berdering, Alex langsung mengambil ponsel itu untuk berada di genggaman nya, ia sedikit terkejut saat nomor asing masuk menelfon nya, jarinya bergerak untuk mengangkat, walau teras berat.


“Halo tuan. ” sapa pria di sebrang sana, Alex masih mengatupkan bibirnya, namun pada akhirnya ia membalas sapaan pria itu, karena alex ingat, nomor ponsel nya hanya diketahui oleh kerabat terdekat saja.


“Ya? ”


“Ada apa troy? ” tanya Alex sedikit khawatir dengan nada troy yang tidak seperti biasanya.

__ADS_1


“apakah tuan, tahu dimana keberadaan nyonya jesse? ” tanya troy cemas, Alex langsung bangkit dari duduknya, ia berjalan cepat mengambil kunci mobil untuk kembali berpetualang membelah jalanan.


“Apa maksudmu troy? kita harus bertemu sekarang. ” balas Alex cepat, langsung mematikan ponsel nya, dan menyalakan pelacak agar mudah mengetahui keberadaan troy dengan mudah.


Newyork - 00:36 am.


Alex menatap tajam troy yang tampak sekali kelelahan, sudah seharian ini ia mencari keberadaan Jesse, setelah dua hari yang lalu Jesse menghilang menghindarinya, bahkan troy sendiri juga sudah mendatangi agensi modelling tempat jesse bekerja, namun pihak agensi mengatakan, bahwa Jesse sudah keluar dari agensi tersebut.


“kalian, memiliki hubungan? ” tanya alex tak percaya, ia sungguh terkejut setelah menilai sikap troy yang kelimpungan seperti ini.


Troy tidak menjawab, ia hanya mengangguk dengan lemah, Alex mengusap wajahnya gusar, kalau seperti ini jadinya, perceraian pasti akan semakin rumit nantinya, hingga akhirnya membuat hubungan nya dengan Abigail, juga ikut terhambat dan akan semakin sulit.

__ADS_1


“Lebih baik, kau istirahatkan dulu tubuhmu troy, saya yang akan mencari Jesse nantinya. ” ujar Alex bangun dari duduknya, diikuti troy yang juga ikut bangkit, “Perempuan itu memang sulit dimengerti. ” lanjut Alex menepuk bahu troy mainly.


Troy menghembuskan nafasnya pasrah, ia tersenyum tipis membalas sikap Alex yang menurutnya sungguh dewasa dalam situasi seperti ini, ia kira Alex akan marah bahkan sampai memukuli nya, namun yang terjadi justeru sebaliknya.


__ADS_2