TEENAGE GIRL.

TEENAGE GIRL.
chapte 25 : terpejam erat


__ADS_3

Sudah dua hari lamanya alex dan abigail tidak bertemu, mereka benar-benar dipisahkan tanpa kabar samasekali, roy begitu menjaga ketat abigail didalam kamarnya, entah sudah berapa kali roy membujuk abigail agar keluar untuk berkumpul dengannya, namun anaknya itu hanya terdiam dan lebih memilih untuk makan di kamarnya, sendirian.


Alex sedang sibuk-sibuk nya dalam bekerja, ia juga harus mencari jesse yang hilang tanpa kabar, sedangkan abigail hanya bisa menunggu kedatangan alex di kamarnya, dengan penuh pengharapan, abigail mendelik tak suka saat mendengar roy berniat ingin menjodohkannya dengan salah satu pria rekan kerjanya.


Abigail menolak mentah-mentah ajakan itu karena nama alex lah yang sudah terpatri jelas di dalam lubuk hatinya, abigail tidak ingin terus menyelami luka hatinya hingga membuat sang anak menjadi ikut merasakannya, abigail selalu mengonsumsi makanan dengan banyak nya gizi yang seimbang.


Hari ini adalah hari sabtu, biasanya alex selalu mengajak nya pergi keluar, namun saat ini ia tidak bisa berbuat apa-apa, selain harus berdiam diri dirumah, ingin sekali ia menghubungi alex, namun ponsel serta barang-barang nya yang lain tertinggal dirumah alex, kekasihnya.


“Noona! ” seru seorang perempuan yang mengetuk pintu kamar abigail.


abigail berjalan dengan malas kearah pintu itu, ia masih mau meladeni para pelayan itu untuk menghargainya, bagaimanapun mereka hanya mengikuti printah ayahnya.

__ADS_1


“Apa? ada apa? ” tanya abigail dengan mata yang masih mengantuk, pelayan itu menggenggam sekotak paperbag, lalu menyerahkannya pada abigail.


“Tuan menyuruhmu untuk berganti pakaian, hari ini akan ada tamu yang datang untuk makan siang noona.. ” ujar pelayan itu sopan, abigail langsung menegang seketika, paperbag sudah beralih di genggaman tangannya.


Abigail yakin kalau ini adalah akal-akalan ayahnya untuk mempertemukan abigail dengan rekan kerja nya itu, abigail tidak sudi untuk menemuinya, abigail harus pergi secepat mungkin untuk bertemu dengan alex, abigail akan bertemu dengan alex, abigail hanya menginginkan alex.


“Kalau semuanya dikunci, berarti abi enggak bisa kemana-mana dong! ” tekan abigail menaruh jarinya di dagu.


“Tapi kalau semisal semuanya di tutup, kenapa bisa ada cahaya matahari yang masuk. padahal kan jendela abi warna nya hitam pekat. ” pikir abigail melirik bayangan cahaya yang terpantul di ubin keramik kamarnya, matanya mengikuti arah cahaya itu, darimana cahaya itu berasal.


Ia segera mengganti pakaian nya dengan setelan olahraga, agar mempermudah gerakan untuk kabur dari rumah, abigal sungguh tak rela jika berlama-lama tidak bertemu dengan Alex.

__ADS_1


--


Abigail mengikatkan tali dari tiang ranjang nya yang menjulang tinggi, lalu tali panjang itu, ia turunkan beserta dirinya yang turun dari tebing kamar nya dengan hati-hati, kamar nya terletak di lantai dua, terbilang tinggi dan juga menyeramkan, namun entah bagaimana terjadinya, ia sangat berani untuk lari dari kawasan mansion sang ayah yang banyak menyimpan kenangan-kenangan ini.


Hanya tinggal beberapa jinjit lagi, abigail akan menapakkan kakinya diatas trotoar belakang halaman rumahnya, tidak ada penjaga disekitar, memudahkan nya dalam aksi melarikan diri.


“Pasti bisa, huuhhh, sebentar lagii,, yang sabar yang sayangg, nanti kita ketemu papah!! ” celoteh abigail dengan nafas yang terengah-engah.


Entah bagaimana jadinya, tali itu sudah mulai sobek sebagian, membuat tubuh abigail menjadi terjengkit kaget, dan terjomplang sekilas. ia semakin mempercepat gapaian kakinya pada tebing yang masih setinggi dua kali lipat badannya itu, abigail terus fokus pada jinjitannya, hingga tanpa sadar bahwa tali itu dalam sekejap bisa membunuhnya.


Keringat bercucuran dari pelipis Abigail, ia sudah sangat lelah, kalau kondisinya sedang tidak berbadan dua, mungkin akan memudahkan aksinya.

__ADS_1


“Akhh!! ”


Tubuh abigail langsung terjun diikuti angin, tali yang membawanya untuk turun sudah terjatuh duluan diatas trotoar, abigail berteriak hanya sekilas, karena selebihnya kesadarannya langsung menghilang dengan kedua mata yang terpejam erat.


__ADS_2