
Semingu kemudian Roy masih saja nyaman dengan kepergian dirinya, dia tidak memperdulikan pekerja nya lagi.
Di pecat juga tidak maslah, nggak di pecat lebih bersyukur.
Bosan dengan pergi jalan - jalan mengunjungi berbagai tempat yang begitu indah di kota ini.
Roy memilih diam di kamar Hotel yang dia pesan untuk sepuluh hari.
Masih bermalas - malasan, sudah satu Minggu Roy tidak melihat ponsel miliknya. sejak dia sampai ke kota ini, di memilih mematikan ponselnya meletakan di atas meja Rias di kamar hotel miliknya.
Roy mengaktifkan Ponselnya.
Terlihat foto wallpaper ponsel nya wajah Citra yang tersenyum bahagia saat itu.
Tiba - tiba Roy merasa sedih. hanya mampu menarik sudut bibirnya begitu tipis.
ada kerapuhan yang begitu sangat memprihatinkan Roy.
Nggak lama kemudian muncul banyak panggilan dari Citra, bahkan pesan masuk dari Citra.
Roy melihat panggilan itu tertulis 250 panggilan tidak terjawab.
bahkan 10 pesan masuk ke ponsel Roy, semuanya dari Citra.
Berlahan Roy membuka pesan Citra.
CItra
*Roy, kamu di mana kenapa ponsel mu tidak aktif.
Roy tadi Bang Herman telpon saya kamu katanya tidak masuk kerja, kamu kenapa Roy kamu sakit?
__ADS_1
Roy, balas dong Roy jangan diam saja. please jangan buat kawatir Roy.
Roy aku tahu kamu kecewa dengan semua sikap yang aku lakukan ke kamu, karena aku tidak membela kamu pada saat itu, tapi kamu harus dengar dulu penjelasan dari saya Roy*.
Roy kembali mengingat kejadian itu, di bentak di hajar oleh Abang nya Citra, namun yang di lakukan Citra hanya diam membisu.
' Rasanya tidak ada yang perlu kamu jelaskan lagi Citra ke saya, diam mu itu sudah menjadi jawaban jika kamu tidak mencintai saya.' gumamnya dengan suara yang lirih namun perih
Citra
Roy, aku tahu kamu kecewa ke saya, aku tahu kamu sakit hati, tapi jangan kek begini cara kamu. please mari kita bicarakan semua ini, jangan seperti anak - anak dong, kamu sudah dewasa loh. bahkan lebih tua dari saya.
Roy mulai sadar stelah membaca pesan dari Citra.
memang benar kata Citra diam ku bukan berarti membuat masalah kami akan selesai, yang ada menimbulkan kekacawan yang begitu panjang.
Citra
Kamu tahu Roy, bukan cuman saya yang cemas memikirkan kamu, Bang Herman juga cemas Roy. bahkan beliau merasa bersalah banget telah mukulin kamu tanpa dengar dulu penjelasan dari kamu*.
Ada rasa bersalah yang timbul di hati Roy.
apa yang dia lakukan saat ini adalah suatu kesalahan, lari dati kenyataan.
sebesar apa pun maslah itu harus di selesaikan dengan kepala dingin. bukan dengan kabur meninggalkan maslah itu begitu saja.
Roy mulai merasa malu dengan kedewasaan Citra. bahkan dengan keadaan seperti ini Citra bisa sesantai itu, menyikapi maslah yang terjadi.
nggak salah jabatan sebagai Direktur yang dia sandang selama 4 Tahun ini. membuat kedewasaan Citra terpahat menjadi sempurna.
Usia Citra saat ini masih terbilang muda, sedangkan jabatan itu sudah begitu berat tertimpa di pundaknya.
__ADS_1
semenjak kepulangan Citra dari Eropa menyelesaikan studinya di sana. di saat itu lah jabatan itu di pikul citra.
Citra
Roy, asal kamu tahu diam ku bukan berarti aku tidak perduli sama kamu saat itu, tapi jika aku bersuara, Roy masalah akan semakin panas, Bang Herman akan semakin gila lagi Roy, aku sangat tahu siapa Abang ku Roy, mungkin kamu telah salah menilai sikap ku Roy. tanpa kamu minta pun saya telah menjelaskan semua nya ke Abang saya Roy.
Roy semakin malu ke pada Citra, dia tidak menyakngka citra akan membelanya di hadapan Abangnya walau pada saat itu Dia salah menyangka karena Citra hanya diam membisu saja.
*Saya tahu kamu marah, kecewa bahkan sakit hati, karena telah di maki - maki Abang saya, saya hanya bisa memberi kamu waktu saja untuk menerim semua kenyataan yang terjadi beberapa hari itu, saya harap kepergian mu untuk mencari ketenangan tidak terlalu lama, karena masih banyak yang harus kamu selesaikan Roy, pekerjaan kamu juga sudah kamu tinggalkan. semoga kamu baca pesan saya ini kamu telah menerima semua ini dengan hati yang tenang.
Jika kamu sudah merasa tenang dan baik, kamu boleh menghubungi saya kembali, saya akan menunggu telepon kamu ke saya.
semoga kamu baik - baik saja di sana.
jangan terlalu lama mengurung dirimu Roy. 😊*
Pesan Terakhir yang di kirim oleh Citra tidak lupa Citra memasang emot senyum, yang membuat semangat buat pembacanya.
Roy masih tidak ingin menghubungi Citra, ada kecanggungan dia rasa, mungkin kata - kata yang di kirim Citra lewat pesan itu. membuat Roy merasa malu.
Tiba - tiba Roy merindukan suara tegas dari gadis yang sangat dia cintai itu.
ingin menelpon tapi mengurungkan niatnya
ingin mengirim balasan pesan itu, Roy hanya mengetik kata demi kata tapi menghapusnya lagi.
Roy berusaha mencari kata demi kata yang tepat buat balasan pesan Citra tapi dia tidak menemukan nya.
Roy hanya bisa mengaruk kepalanya dengan kasar, akibat kebodohanbya yang tidak bisa membalas pesan dari citra.
tidak ada keberanian untuk menelpon Citra
__ADS_1
Merasa malau dengan diri sendiri, merasa sudah terlalu konyol dengan apa yang dia lakukan.