
"Aku akan selalu berusaha untuk mendapatkan mu walau pun harus meresahkan mu, Maafkan aku karna aku melakukan ini untuk kebaikan mu"
---------------------------------------------
Maureen tidak memikirkan mawar misterius itu lagi karna masalah mawar sudah ia serahkan sepenuhnya kepada Ezra. Maureen pun tidur dengan perasaan tenang.
Matahari pun menampakkan sinarnya di iringi dengan kokokan ayam yang membangunkan semua orang termasuk Maureen. Maureen pun yang mendengar suara alarmnya bebunyi pun bangun dan segera bersiap-siap ke kampus. Setelah bersiap siap Maureen pun turun ke bawah.
"Hai adikku tersayang, kok tumben bangun pagi?" tanya Kevin
"Yee emang biasanya Reren bangun pagi kali tapi turunnya aja yang lambat" jawab Maureen sambil memakan rotinya
"Ya ya lo ratunya yang lebih tua kalah ajalah"
"Gitulah baru jadi abang yang baik"
Tiba-tiba bel rumah pun berbunyi. Bi siti pun membukanya dan menghampiri Maureen
"Non ini ada paket buat non" ucap bi siti
"Oh iya makasih ya bik" jawab Maureen
"Ya non " Balas bi siti
"Ekhmm cieee yang dapat paket, paling-paling dari Ezra" goda Kevin
"Gak ada pengirimnya bang" jawab Maureen
"Masa gak ada" ucap Kevin sambil melihat kotak tersebut.
"Eh iya ren gak ada abang buka aja ya takutnya ada bom" jawab Kevin setelahnya
Kevin pun membukanya dan melihat isinya.
"Dek boneka warna biru" ucap Kevin
"Eh kok pengirimnya tau ya adek suka warna biru?"
"Lu kan sering pakai baju biru, tas biru, sepatu biru, anting-anting biru sampai muka lu biru"
"Yah kalau muka gue biru berarti gue abis kena tabok orang dong bang"
"Tul, eh dek ada suratnya"
Kevin pun membuka suratnya
Sebiru langit, seluas samudra, seindah bunga cintaku padamu. Tapi aku hanya bisa melihatmu dari jauh andai kamu jadi milikku aku akan membahagiakan mu. ~ADS
"Pengirimnya ADS? "
"Apa kemarin DAS sekarang ADS ? "
"Emang kenapa sama DAS?"
__ADS_1
"Kemarin tu Reren dapat kiriman bunga mawar warna merah kesukaan Reren dan pengirimnya DAS dan sekarang dapat boneka warna biru pengirimnya ADS"
"Kayaknya ini penggemar rahasia Reren deh, Reren udah bilang sama Ezra? "
"Udah, kata Ezra nanti di selidiki sama detektif pribadinya"
"Abang bakalan bantu Ezra dan juga masih ada Verrel"
"Bang cukup kalian bertiga aja yang tau kalau sempat banyak yang tau nanti heboh"
"Ya abang tau, Yaudah gih berangkat ke kampus"
"Eh bang Bunda ama Ayah belum pulang ya? "
"Belum mungkin siang"
"Bang nebeng dong"
"Gak gak, adek kan punya mobil sendiri 2 lagi
"Abang 3"
"Bilang aja hemat bensin"
"Tau saja anda"
"Cerdik buruk "
Mereka pun masuk kemobil Ferari milik Kevin. Kevin mengendarainya dalam kecepatan sedang.
Kevin adalah ketua geng PCP. PCP adalah geng mafia termisteri, karna mereka bukan menyeludupkan narkoba atau sejenisnya tetapi membantu orang yang sedang dalam kesusahan. Banyak orang yang terbantu dengan adanya geng PCP.
Kevin dan Maureen pun tiba di kampus.
"Makasih yaa abang ku paling ganteng and jomblo"
"Wah mentang mentang lu dah pacaran lu ngeledek abang lu sendiri"
"Bomat, yaudah Reren masuk dulu ya Assalamualaikum bang Kevin"
"Waalaikumsallam Maureen"
Kevin pun melanjutkan perjalanannya untuk ke kantor. Di perjalanan Kevin menelpon sekretarisnya dan juga sebagai wakil ketua dari gengnya
Dion:"Ya pak ada apa? "
Kevin:"Suruh PCP bekerja sama dengan geng Black Swan punya Ezra dan geng Blood punya ya Verrel untuk mencari informasi tentang pengangum Rasahasia Maureen"
Dion:"Baik pak"
Kevin pun menutup telfon dan langsung ke kantor.
**Kampus**
__ADS_1
Ezra saat ini sesang duduk di kantin. Ia merasa ponselnya berbunyi dan mengangkatnya
Ezra:"Ada perkembangan apa? "
Aldi:"Gini Zra, geng PCP punyanya abang Maureen atau kevin dan geng Blood punya Verrel bergabung sama kita untyk menyelesaikan masalah ini"
Ezra:"Yaudah terima aja kan mereka punya niat bantuin kita"
Aldi:"Satu lagi, ada seseorang yang ngalangin kami untuk menyeliki kasus ini tetapi dari dalam bukan luar"
Ezra:"Sepertinya penggemar Maureen ini sudah bekerja sama dengan seseorang yang pintar dalam masalah teknologi atau gadget"
Aldi:" Terus gimana ni? "
Ezra:"Lakukan pencarian terus, kan mereka gak tau kalau geng Black Swan sudah bergabung dengan PCP dan Blood"
Aldi:"Oke pencarian akan gue lanjutin"
Ezra pun menutup telponnya dan menemukan Maureen sedang memanggilnya
"Vian" sapa Maureen
"Hai rerenku ayo duduk"
Maureen pun duduk dan langsung bercerita kejadian tadi pagi
"Zra tadi aku dapat kiriman lagi, boneka besar berwarna biru dan pengirimnya bukan DAS lagi tapi ADS"
"Apa ADS? "
"Iya"
"Yaudah kamu fokus kuliah dulu nanti masalah ini bakalan aku beresin sama Aldi"
"Yaudah aku masuk kelas dulu ya"
"Ya belajat rajin-rajin biar jadi lulus sama aku"
"Yes My Senior, I Love You My Senior"
"Love You Too My Juniors"
Maureen pun pergi ke kelasnya.
Ini gak bisa di biarkan kalau semakin di biarkan Maureen gak bakalan tenang dan takutnya si pengirim ngancam Maureen buat putus sama gue dan Maureen nurutin aja. Gak bakalan hidup bagi orang yang mengganggu ketenangan orang yang gue cinta. batin Ezra
Dion Calvino Pramura
---------------------------------------------
Jangan lupa like, comment, vote dan tambahkan ke Favorit ya readers biar gak ketinggalan update dari Author ππ
__ADS_1
Maaf kalau banyak Typo π
ig: rhmsyfitri_