Terjerat Cinta Segitiga

Terjerat Cinta Segitiga
Persiapan


__ADS_3

"Bye semua, semoga kalian tetap sehat dan ingat aku walau aku jauh dari kalian."


---------------------------------------------


Pagi hari ini Bella, Laura, Jessy sedang di rumah Maureen karena tadi malam Maureen mengajak mereka sarapan di rumah Maureen lalu jalan-jalan berlima.


"Jadi bener lo mau pindah reen?" tanya Bella memastikan


"Ya, aku udah kirim e-mailnya besok tinggal berangkat deh" jawab Maureen


"Gue pengen juga S2 di London kayak kalian berdua tapi, gue S2nya malah di paksa di LA itu pun gak beasiswa kayak kalian berdua" jawab Laura


"Bagus dong di LA" ucap Maira


"Gue mah S2 di New york, gue di situ di paksa. Padahal gue mau di London kayak kalian" ucap Bella


"Ya terima aja lah, New york kan kampusnya bagus-bagus" ucap Maureen


"Aku sih di Singapore aja S2nya" ucap Jessy


"Gue penasaran sama lu Jes, lu ambil jurusan apasih?" tanya Laura


"Aku ambil jurusan Bisnis" jawab Jessy


"Owhh, Lu mau lanjutin perusahaan papa lu ya?" tanya Bella


"Gak, Aku mau jadi sekretaris abangku" jawab Jessy


"Ohh" jawab Bella dan Laura


"Jadi lu udah ngasih tau Ezra reen?" tanya Laura


"Udah gue kasih tau sih tadi malam" ucap Maureen


"Trus apa responnya?" tanya Laura


"Ya, dia bilang hati-hati dan harus tetap setia itu aja"


"Itu aja? gak romantis banget sepupu aku menyesal aku punya sepupu macem dia" ucap Jessy


"Namanya Ezra, gak ada romantis-romantisnya gak kayak kak Verrel" ucap Maira


"Yeee itu mah sama aja kali Mai" ucap Jessy


"Emang sih Verrel itu agak gak peka, tapi dia orangnya romantis bangett" ucap Maira


"Serah kamu lah" ucap Jessy


Saat ini Laura, Bella dan Jessy sedang tertawa keras di dalam hati. Karena ada sesuatu yang mereka sembunyikan dari Maira dan Maureen.


🍃Flasback on 🍃


Saat ini di Cafe X ada 8 orang yang sedang duduk menghadap ke jendela. Orang-orang itu adalah Ezra, Verrel, Kevin, Erdin, Kevan, Laura, Bella, dan Jessy

__ADS_1


"Zra, lu ngapain nyuruh kita ngumpul di cafe tiba-tiba?" tanya Kevan


"Udah gitu ganggu orang pacaran lagi" ucap Erdin


"Yaelah din, di otak lu cuman ada pacaran aja apa? Ini gawat darurat lebih dari pada pacaran" balas Ezra


"Kenapa Blue Black nyerang Angsa Hitam?" tanya Kevan


"Dalvin sama Angga kabur?" tanya Erdin


"Adik gue di teror lagi?" tanya Kevin


"Hah Maureen di teror?" tanya Bella


"Kapan bang?" tanya Laura


"Kalian lupa ingatan? Yang Maureen sering dapat paket misterius yang kalian bilang dari penggemarnya, itu tu dari Dalvin sama Angga" balas Kevin


"Ohhh" ucap mereka berdua


"Bukann itu masalahnya" ucap Verrel


"Terus?" tanya Kevan


"Maureen sama Maira kan mau ke London buat ngejar S2 mereka..." ucap Ezra


"Terus kalian mau bikin pesta perpisahan tapi mereka gak boleh tau biar kalian di bilang romantis?" tanya Kevin


"Vin, IQ lu berapa?" tanya Verrel


"Pantaslah" ucap mereka semua


"Kenapa?"


"Pantaslah kalau abang pintar bikin strategi" jawab Erdin


"Sebenarnya yang di bilang bang Kevin tadi ide bagus, tapi rencana gue sebenarnya gak kayak gitu. Gue mau bikin pesta Ultah buat Maureen. Maureen kan besok ultah, seklian aja bikin pesta perpisahan buat mereka" ucap Ezra


"Strategi?" tanya Erdin


"Udah gue siapin" ucap Ezra


"IQ lu berapa?" tanya Erdin


"195, kenapa?" tanya Ezra


"Kalah lu bang" ucap Kevan


"Eh selo lah" ucap Kevin


"Jadi, rencananya?"


"Gini, Jessy, Laura, dan Bella ngalihkan perhatian Maureen sama Maira kalian ajak kemana pun mereka, terus gue, bang Verrel, bang Kevin, Erdin, sama Kevan nyiapin semua yang perlu kita siapin dalam pesta" ucap Ezra

__ADS_1


"Setuju" ucap semua orang


🍃Flasback off🍃


"Bang Kevin mau kemana pagi-pagi sarapan dulu sini" ucap Maureen yang melihat abang kesayangannya itu buru-buru mau pergi


"Aa.. abang mau ke kantor reen" ucap Kevin


"Mana ada orang di kantor, jelas ini hari sabtu. Kan kantor abang libur" ucap Maureen


Mati gue! apa yang mau gue bilang sama Maureen, aduh Vin lu bodoh amat sih Maureen kan IQnya lebih tinggi pada lu pasti kalau di bohongin susah batin Kevin


"Ada berkas yang belum di tanda tanginin reen" jawab Kevin


"Abang kan biasanya kalau hari libur tanda tangan berkas di rumah bukan di kantor" ucap Maureen


Dek otak lu terbuat dari apa sih pinter banget batin Kevin


Tiba-tiba Dion datang menyelamatkan. Sebelumnya Kevin tau bahwa adik semata wayangnya itu susah di bohongin, sebab itu lah Kevin lebih dulu menelpon Dion.


"Kita berangkat Yon?" tanya Kevin mengalihkan topik


"Baik pak" ucap Dion. Mereka berdua pun langsung pergi keluar rumah.


Kevin pun ke gedung XX untuk menyiapkan segala kebutuhan untuk pesta, sementara Bella, Laura, dan Jessy mengajak Maureen dan Maira ka Mall.


**Di gedung XX**


"Lama banget sih lu Vin" ucap Verrel


"Lua tau sendiri Maureen susah di kibulin" ucap Kevin


"Salah lu lah, 1 keluarga punya IQ tinggi. Apa lagi adik lu IQnya lebih tinggi dari lu, kan susah di kibulin" ucap Verrel


"Udah ceramahnya? gue mau bantu Ezra sama yang lainnya ngedekor. Gue pergi dulu men" ucap Kevin langsung pergi


"Cih.. dasar sahabat laknat" ucap Verrel lalu menyusul Kevin


.


.


.


.


.


.


Bersambung...


ig: @rhmsyfitri_

__ADS_1


Maaf kalau banyak Typo 🙏🙏


Mohon bantuan like, comment, vote, tip dan jangan lupa tambahkan ke favorit readers semua😊😊


__ADS_2