
**Di gedung XX**
"Akhirnya siap semuanya" ucap Kevan senang
"Van, lu telpon Laura. Bilang kita udah siap" ucap Ezra
"Gue gak bawa handpone Zra" jawab Kevan
"Din, lu telpon Bella" ucap Ezra
"Handpone gue lobet Zra" jawab Erdin
"Bermasalah kalian ni. Bang Kevin telpon Jessy lah" ucap Ezra
"Lu kan bisa telpon Jessy kenapa gue?" tanya Kevin heran
"Kalau gue yang nelpon pasti gue kena semprot sama adek lu, Mereka kan lagi belanja di Mall bang" ucap Ezra
"Lu lah Rel telpon Jessy atau yang lain" suruh Kevin
"Alasan gue sama kayak Ezra" ucap Verrel singkat
"Oke gue telpon" ucap Kevin sambil mengambil handponenya dan mengetik nama Jessy
**Di Mall**
Akhirnya Maureen, Maira, Bella, Laura, dan Jessy pun selesai berbelanja di Mall. Tiba-tiba handpone Jessy berbunyi dan tertera nama " Gunung Es".
"Woi, Jes. Gunung es nelpon lu tu" ucap Laura
"Gue baru tau gunug es bisa nelpon" ucap Bella menahan tawa
"Ishh apaaan sih kalian, Reen, Mai aku angkat telpon bentar ya" ucap Jessy dan diangguki oleh Maureen dan yang lain. Jessy pun pergi menjauh dan mengangkat telpon itu
Jessy:" Assalammualaikum, Vin?"
Kevin:"Waalaikumsallam, Nanti ada Ezra, Verrel, Kevin, Gue, sama Erdin yang bakalan jemput kalian"
Jessy:"Lah kenapa kamu yang harus nelpon aku bukan Erdin atau Kevan yng nelpon pacar mereka?"
Kevin:"Ga usah banyak tanya!" ucap Kevin dari seberang sana dan langsung mematikan telpon tanpa mengucapkan salam. Jessy hanya bisa beristiqfar dengan kelakuan Gunung Es satu ini. Jessy pun kembali ke tempat teman temannya
Di tempat teman-temannya Jessy memberi kode kepada Bella dan Laura. Bella dan Laura yang mengerti pun mengangguki.
"Eh.., Reen, Mai kita ke salon yuk" ajak Bella
"Iya udah lama gak kesalon" ucap Laura dan diangguki oleh kedua orang yang mereka tanyai
__ADS_1
Akhirnya mereka pergi kesalon di dekat Mall. 1 jam kemudian mereka pun siap.
"Kalian mau ngajak kami pergi kemana?" tanya Maira
"Iya dandan menor kayak tante-tante" ucap Maureen
"Bukan tante-tante reen tapi kayak Princess yang lagi di jemput sama Prince nya" ucap Jessy
**Di gedung**
"Ciah, CEO tampan kita " ucap Kevan menggoda Ezra
"Bukan CEO Van, tapi Prince" ucap Erdin
"Banyak omong lu pada, emang udah pada siap?" tanya Ezra
"Udah dong " jawab merek berdua
"Yuk berangkat" mereka pun berangkat
Ezra memakai Jas berwarna Maroon yang kancingnya dibiarkan terbuka dipadukan dengan kemeja putih, celana jeans berwarna putih, rambut yang rapi, tangannya menggunakan jam tangan berwarna hitam, tak lupa menyemprotkan parfum agar harum. Agar makin tampan Ezra memadukan stelannya itu dengan sepatu snekers berwarna putih . Dan Ezra juga memakai mobil Lamborgini berwarna hitam metalic.
Kevan juga tak kalah keren. Ia memakai kemeja berwarna hitam dan di lipat sampai ke siku, celana berwarna jeans berwarna hitam, rambut rapi, sepatu snekers berwarna putih, parfum yang harum, juga jam tangan berwarna hitam yang sesuai dengan kulit putihnya. Dan tak lupa mobil Ferari berwarna putih miliknya
Erdin juga begitu ia memakai kemeja berwarna biru di padukan dengan jaket berwarna biru dan putih, celana jeans hitam, rambut rapi, memakai parfum, sepatu berwarna hitam dan putih, tak lupa jam tangan berwarna biru. Semua ini ia padukan dengan mobil ferari kesayangannya yaitu mobil ferari berwarna biru.
Kevin yang malas hanya tampil seadanya. Ia malas bertemu dengan Jessy. Saat ini Kevin memakai kaos oblong berwarna merah di padukan dengan jaket berwarna hitam, yang hany ia sisir dan tidak di kasih pomade atau selainnya membuat rambutnya agak kurang rapi, tak lupa jam tangan berwarna hitam kesukaannya dan untuk celana ia memakai celana berwarna hitam yang koyak di bagian lututnya, juga sepatu berwarna hitam dan putih yang membuat dia yang tinggi menjadi tampan walau hanya asal dalam style. Ia memakai mobil Ferari berwarna merah.
Akhirnya mereka sampai di tempat salon oara gadis. Para gadis itu keluar dan melongo melihat orang di sekitar berkumpul karena ada 5 cowok berdiri seperti seorang pangeran menunggu putrinya. Mereka lebih melihat ke Kevin yang dandannya biasa saja.
Ketika para gadis itu keluar semua orang juga melongo melihat Maureen dkk yang sangat cantik.
Maureen memakai gaun selutut berwarna senada dengan jas milik Ezra, lengannya hanya sesiku dengan rempel yang indah di tubuh Maureen, tak lupa dengan make up dari salon juga rambutnya yang di bikin sedemikian rupa membuatnya tampak elegan. Maureen juga memakai hils berwarna senada dengan dressnya dan tas selempang berwarna hitam.
Maira memakai dress semata kaki dan di belah di bagian samping selutut dengan warna senada dengan jas milik Verrel dengan kerlip yang cantik. Tidak lupa rambutnya yang juga di buat sangat indah. Maira juga memakai hils berwarna hitam dan tas berwarna putih. Juga make up yang ia gunakan membuat Verrel terkesima terhadap Maira.
Bella juga tak kalah dari kedua sahabatnya itu. Ia memakai gaun selutut dengan warna senada dengan kemeja Erdin. Rambut yang gerai dan hils berwarna biru serta make up dari salon membuatnya sangat cantik.
Laura juga tak kalah cantik. Ia memakai gaun selutut berwarna senada dengan kemeja milik Kevan yaitu hitam. Rambut yang di kuncir satu keatas, hils berwarna senada dan make up membuat Laura menjadi sangat cantik.
Jessy memakai dress selutut berwarna merah senada dengan kaos milik Kevin dengan kerlip yang indah seperti dress Maira.
Jessy memakai hils senada dengan gaunnya dan juga make up yang membuat Kevin melongo melihat cantiknya Jessy.
5 pangeran tampan pun membukakan pintunya untuk para putri hati mereka. Kevin membuka dengan malas mobilnya karena ia harus lagi-lagi semobil dengan Jessy
**Mobil Ezra**
__ADS_1
"Princess ku cantik banget" ucap Ezra mendekatkan wajahnya
"Makasih prince ku juga tampan" ucap Maureen tersenyum manis. Ezra pun semakin mendekatkan wajahnya ke wajah Maureen.
Ezra mau ngapain yah? aduh liat muka dia dari dekat kayak gini hati aku jadi lari maraton. Kalau di lihat dari dekat Ezra ganteng banget batin Maureen
"Hei, kamu jangan mikir macam-macam aku cuman mau pasangin kamu belt pengaman" ucap Ezra lalu mencubit hidung Maureen
"Ih kamu apaan sih?" ucap Maureen malu dan yakin mungkin sekarang pipinya sudah seperti udang rebus
"Aku tutup mata kamu dulu"
"Kenapa?"
"Kejutan baby"
Ezra pun menutup mata Maureen dengan kain yang ia bawa. Lalu ia melajukan mobil dengan perlahan agar Maureen tidak kaget karena tak nampak jalan. Mobil di belakang Ezra pun mengikuti Ezra dari belakang.
.
.
.
.
.
.
Bersambung.....
ig: @rhmsyfitri_
Maaf kalau banyak Typo atau kata-katanya gak nyambung๐
Mohon bantuan like, comment, vote, tip, dan tambahkan ke favorit biar gak ketinggalan updatenya ya๐
Marhaban yaa Ramandhan
Mohon Maaf Lahir dan Batin ๐
Selamat menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadhan bagi yang merayakan ya๐
Semangat terus ya walau di bulan ramadhan ini gak kayak ramadhan tahun dulu karena ramadhan tahun ini kita mendapatkan ujian dari allah yaitu adanya virus covid-19. Author berharap semuanya bisa bersabar dengan virus mematikan yang satu ini ya ๐
Mohon Maaf Lahir dan Batin kalau author banyak salah ya readers ๐๐
__ADS_1