
Bosan banget, pergi kemana ya enaknya? tapi kalau pergi sendiri gak seru. Ajak Maira, dia baru aja nikah, ajak Laura, dia pasti lagi ngedate sama Kevan, ajak Jessy, dia lagi jalan sama Mervin. Ajak Bella aja lah. Telpon Bella dulu biar dia tau batin Maureen.
Tut.. tut.. tut..
Bella:" Ya Reen?"
Maureen:"Bel pergi ke Mall yuk, gue suntuk ni"
Bella:"Pas banget, gue lagi ada di Mall. Lo kesini sekarang deh, nanti gue share lock"
Maureen:"Oke"
Sambungan telpon antara Maureen dan Bella oun terputus. Maureen melempar ponselnya ke ranjang dan segera bersiap. 15 menit kemudian Maureen siap. Maureen ke garasi untuk mengambil mobilnya. Setelah mengeluarkan mobil bermerk LaFerrari, Maureen pun segera menancapkan gas dengan kecepatan sedang.
10 menit perjalanan, akhirnya Maureen sampai di tempat tujuan. Maureen pun turun dari mobilnya dan langsung mencari Bella.
"Hai Bel, tumben ada di toko pakaian cowok?" tanya Maureen yang saat ini telah menemukan Bella
"Gue mau beliin baju buat Erdin, lu beliin juga deh buat Ezra" jawab Bella sambil terus memilih baju
"Tapi gue gak tau ukurannya Bel" jawab Maureen jujur.
"Ya ampun Maureen! lo udah lama pacaran sama pak Presdir Ezra, tapi lo gak tau ukurannya? Wah! parah lo Reen"
"Bener! rupanya Maureen dan Bella" ucap Dalvin yang baru saja tiba di hadapan mereka.
"Pas ni Reen, tubuh Dalvin sama Ezra kan sama lo cocokin aja, eh Btw gue ke toilet dulu ya, kalian jangan kemana-mana" ucap Bella
"Oke, hati-hati Bel" jawab Maureen. "Vin, batuin gue ya" ucap Maureen memohon
"Yaudah". Maureen pun mulai mengambil beberapa baju dan menempelkannya ke tubuh Dalvin.
"Maureen!!" teriak seseorang dari arah pintu.
"Ezra!" kaget Maureen.
Flasback on 🍃
"Di, habis ini kegiatan gue apa lagi?" tanya Ezra yang saat ini sedang berada di cafe salah satu Mall.
"Gak ada Zra, lu free" jawab Aldi. "Oh ya Zra, itu bukannya Maureen ya? kok sama Dalvin lagi?"
"Kurang ajar!!" ucap Ezra langsung mengambil langkah besar ke toko pakaian cowok tersebut.
"Maureen!!" teriak Ezra
__ADS_1
Flasback off🍃
"Ngapain kamu berduaan sama Dalvin lagi?" ucap Ezra dengan menekankan kata 'lagi'
"Lagi? maksud Vian?" ucap Maureen mencoba mamahami.
"Mulai sekarang gak usah panggil gue Vian, gue bukan Vian lo yang dulu" tegas Ezra
"Maksud kamu apa Vian?"
"Udah gue bilang, jangan panggil gue Vian!"
"Eh, selo men, Maureen cewek. Lu gak boleh kasar sama dia" ucap Dalvin menengahi
"Apa urusan lu Vin?! jangan ikut campur!" ucap Ezra sambil menatap tajam ke Dalvin. "Maureen! udah berapa kali kamu jalan berdua bareng dia?!" bentak Ezra
"Berdua? aku gak pernah jalan berdua sama Dalvin" ucap Maureen
"Jangan bohong lu, gue gak suka cewek pembohong, dan lu Vin. Katanya lu mau jadi teman gue, tapi apa? Belum jadi temen aja lu udah nikung gue, gimana kalau jadi temen?" ucap Ezra dengan suara sinis
"Men, lu salah paham sama gue dan Maureen. Kita cuman gak sengaja ketemu doang. Lagian kita gak berdua, kita sama Bella"
"Jangan banyak bacod lu Vin!" ucap Ezra. "Maureen Hazel Malikh, mulai sekarang gue, Ezra Alvian Syahab resmi PUTUS dari lo" tegas Ezra lalu pergi
"Zra dengarin penjelasan gue dulu Zra" ucap Maureen sambil menahan tangisnya.
"Lepas" ucap Ezra dingin.
"Tapi Zra..."
"Lepas!!" bentak Ezra dan juga menyentakkan tangan Maureen dengan keras hingga Maureen tak dapat menahan keseimbangan tubuhnya. Maureen pun jatuh. Dengan sigap Dalvin membantu Maureen berdiri.
"Vin, Ezra Vin" isak Maureen
"Udah Reen, lo gak boleh tagisin orang kayak Ezra itu. Dia gak pantes buat lo" ucap Dalvin
"Tapi Vin.. hiks" isak Maureen
"Kalau lo emang mau dapetin dia balik, lo harus berusaha jelasin apa yang terjadi sama dia, lo harus berusaha agar dia percaya dan mau balikan lagi sama lo" jelas Dalvin
"Maureen, kamu kenapa?" tanya Bella yang baru saja datang
"Lo kok baru datang Bel, emang toiletnya jauh banget ya?" tanya Dalvin
"Ya enggak, tadi gue ketemu sama temen gue. Dia ngajak gue cerita, ya gue cerita sama dia sampai gue lupa, gue kesini sama kalian" jawab Bella
__ADS_1
"Lama banget sih, gara-gara lo lama datang gue di putusin sama Ezra" ucap Maureen masih dengan deraian air mata
"What!!!! Ezra mutusin lo, Emang bener ni anak gak punya otak apa yak!" marah Bella. "Eh btw kenapa jadi salah gue?" tanya Bella heran
"Tadi waktu lo ke toilet, gue sama Maureen lagi milih baju buat Ezra, jadi Maureen cocokin baju sama gue, trus tiba-tiba Ezra datang dengan marah-marah gue juga gak tau kenapa. Trus dia nuduh gue sama Maureen sering jalan berdua. Tanpa ngedengar penjelasan Maureen, tu si kutu kumpret langsung pergi" jelas Dalvin
"Ni anak bener-bener ga ada akhlak ya!" ucap Bella mulai tersulut emosi
"Trus gimana Bel, Ezra udah gak percaya sama gue" ucap Maureen yang kelihatan pasrah.
"Lo harus coba ngejar cintanya Ezra, dapatin kepercayaan dia lagi. Lo harus bangkit Reen!" semangat Bella
"Makasih Bel, makasih Vin" sahut Maurewn sambil menghapus air matanya.
"Sama-sama" jawab mereka beriringan
-----
"Ezra Sialan! beraninya lu nyakitin adik kesayangan gue! gue gak bakalan diam lu giniin adik gue. Liat aja pembalasan gue Ezra" teriak Kevin sambil membanting apapun yang ia lihat. Kevin meraih telpon kantor yang ada di mejanya dan menekan salah satu tombol.
"Panggil Dion keruangan saya!" ucap Kevin dengan nada tak bersahabat
"Baik Presdir" jawab orang yang di sebrang.
Tak lama ada suara ketukan di pintu. Kevin pun segera mengijinkannya masuk.
"Ada apa Presdir memanggil saya?" tanya Dion
"Kumpul kan semua bukti yang telah saya suruh kamu ambil. Dalam waktu 10 menit bukti itu sudah harus ada di tangan saya. Dan pastikan jangan sampai Angsa Hitam dan The Blood tau tentang itu"
"Baik Presdir, akan saya laksanakan" jawab Dion kemudian pergi
"Lu gak akan lolos dari gue Ezra Alvian Syahab!!" teriak Kevin.
.
.
.
.
.
Bersambung....
__ADS_1